MODUL 8
A. Kompetensi Dasar
3.8 Mengevaluasi Perangkat Eksternal / Peripheral
4.8 Merangkai perangkat eksternal dengan consule unit
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.8.1 Menganalisis kebutuhan
perangkat periferal tambahan dalam sistem minimal komputer.
3.8.2 Menerapkan perangkat periferal
tambahan dalam sistem minimal komputer.
3.8.3 Memilih perangkat-perangkat
periferal tambahan dalam sistem minimal komputer
4.8.1 Merancang kebutuhan
perangkat-perangkat periferal tambahan dalam sistem minimal komputer.
4.8.2 Memasang perangkat-perangkat periferal
tambahan dalam sistem minimal komputer.
4.8.3 Mengetes perangkat-perangkat periferal
tambahan dalam sistem minimal komputer
C. Kegiatan Pembelajaran
· Mengamati untuk
mengidentifikasi dan merumuskan masalah tentang Perangkat Eksternal /
Peripheral
· Mengumpulkan data tentang
Perangkat Eksternal / Peripheral
· Mengolah data tentang Perangkat
Eksternal / Peripheral
· Mengomunikasikan tentang
Perangkat Eksternal / Peripheral
D. Mengumpulkan Informasi
1. Pengertian Sistem Komputer Minimal (mikrokontroller)
Mikrokontroler adalah
sebuah sistem komputer fungsional dalam sebuah chip. Di dalamnya terkandung
sebuah inti prosesor, memori (sejumlah kecil RAM, memori program, atau
keduanya), dan perlengkapan input dan output.

Mikrokonktroler
digunakan dalam produk dan alat yang dikendalikan secara automatis, seperti
sistem kontrol mesin, remote controls, mesin kantor, peralatan rumah tangga,
alat berat, dan mainan. Dengan mengurangi ukuran, biaya, dan konsumsi tenaga
dibandingkan dengan mendesain menggunakan mikroprosesor memori, dan alat input
output yang terpisah, kehadiran mikrokontroler membuat kontrol elektrik untuk
berbagai proses menjadi lebih ekonomis. Penggunaan mikrokontroler, sebagai
berikut :
· Sistem elektronik akan menjadi
lebih ringkas
· Rancang bangun sistem
elektronik akan lebih cepat karena sebagian besar dari sistem adalah perangkat
lunak yang mudah dimodifikasi
· Pencarian gangguan lebih mudah
ditelusuri karena sistemnya yang kompak
Sebuah
mikrokontroler dapat berfungsi, maka mikrokontroler tersebut memerlukan
komponen eksternal yang kemudian disebut dengan sistem minimum. Untuk membuat
sistem minimal paling tidak dibutuhkan sistem clock dan reset, walaupun pada
beberapa mikrokontroler sudah menyediakan sistem clock internal, sehingga tanpa
rangkaian eksternal pun mikrokontroler sudah beroperasi.
Untuk merancang
sebuah sistem berbasis mikrokontroler, kita memerlukan perangkat keras dan perangkat
lunak, yaitu:
· Sistem minimal mikrokontroler
· Software pemrograman dan
kompiler, serta downloader
Yang dimaksud
dengan sistem minimal adalah sebuah rangkaian mikrokontroler yang sudah dapat
digunakan untuk menjalankan sebuah aplikasi. Sebuah IC mikrokontroler tidakakan
berarti bila hanya berdiri sendiri. Pada dasarnya sebuah sistem minimal
mikrokontroler AVR memiliki prinsip yang sama, yang terdiri dari 4 bagian,
yaitu :
· Prosesor, yaitu mikrokontroler
itu sendiri
· Rangkaian reset agar
mikrokontroler dapat menjalankan program mulai dari awal
· Rangkaian clock, yang digunakan
untuk memberi detak pada CPU
· Rangkaian catu daya, yang
digunakan untuk memberi sumberdaya.
Fungsi bagian bagian sistem komputer minimal
· Pemroses (processor)
Berfungsi mengendalikan operasi komputer & melakukan
fungsi pemrosesan data
· Memori utama
Berfungsi menyimpan data & program. Biasanya volatile
: tidak dapat mempertahankan data & program yang disimpan bila
sumber daya energi (listrik) dihentikan.
· Perangkat masukan dan
keluaran
Berfungsi memindahkan data antara komputer &
lingkungan eksternal yaitu : perangkat penyimpan sekunder, perangkat
komunikasi, terminal, dsb.
· Interkoneksi antarkomponen
(bus)
Adalah struktur & mekanisme untuk menghubungkan
pemroses, memori utama, & perangkat masukan/keluaran.
Pengertian Peripheral Komputer
Pengertian Peripheral Komputer (Computer Peripheral Device) adalah perangkat
tambahan yang digunakan untuk memasukkan dan mendapatkan informasi ke/dari
komputer.
Peripheral komputer
merupakan sebuah perangkat yang terhubung ke komputer tetapi bukan bagian dari
inti arsitektur komputer. Adapun elemen inti sebuah komputer adalah CPU
(central processing unit), power supply, motherboard dan Case komputer.
Secara teknis, segala
sesuatu selain ketiga komponen inti ini dianggap sebagai perangkat peripheral.
Namun hal ini merupakan pandangan yang agak terbatas karena beberapa elemen
lainnya juga diperlukan agar komputer benar-benar berfungsi, seperti hard disk
drive dan RAM (random-access memory).
Kebanyakan orang menggunakan
istilah peripheral yang lebih umum untuk merujuk ke perangkat yang ada diluar
case komputer. Anda menghubungkan perangkat ke komputer untuk memperluas fungsi
sistem. Misalnya sebuah printer, setelah printer terhubung ke komputer maka
Anda akan bisa mencetak dokumen.
Cara lain untuk memahami apa
itu perangkat peripheral adalah bahwa mereka tergantung pada sistem komputer.
Misalnya, sebagian besar printer tidak bisa berbuat banyak secara sendiri,
mereka hanya dapat berfungsi ketika terhubung ke sistem komputer.
Jenis-Jenis Perangkat Peripheral
Ada banyak perangkat peripheral yang
berbeda, tetapi dapat dibagi ke dalam tiga kategori umum sebagai berikut :
a. Perangkat Input (Input
Device), seperti Keyboard dan Mouse
Perangkat input adalah bagian dari
perangkat keras komputer yang digunakan untuk menyediakan data dan sinyal
kendali ke komputer.

b. Perangkat Output (Output
Device), seperti Monitor dan Printer
Perangkat output adalah bagian dari
perangkat keras komputer yang menggunakan data dan perintah dari komputer Anda
untuk melakukan suatu tugas.
Dengan perangkat output, hasil
pengolahan data yang dilakukan oleh sistem pengolah informasi seperti komputer
yang mengubah informasi yang dihasilkan secara elektronik menjadi bentuk yang
dapat dibaca manusia.

c. Perangkat Penyimpanan
(Storage Device), seperti Hard Disk Drive dan Cloud Storage
Perangkat penyimpanan adalah
perangkat keras komputasi yang digunakan untuk menyimpan, memetakan dan mengekstrak
file data dan objek.
Perangkat penyimpanan dapat menyimpan
informasi baik untuk sementara maupun permanen, dan dapat bersifat internal
atau eksternal ke komputer, server atau perangkat komputasi sejenisnya.

Beberapa perangkat tergolong ke
dalam lebih dari satu kategori. Misalnya drive DVD-ROM, Anda dapat menggunakannya
untuk membaca data atau musik (input), dan Anda juga dapat menggunakannya untuk
menulis data ke DVD (output).
Perangkat peripheral dapat berupa Eksternal
atau Internal. Misalnya, printer merupakan perangkat eksternal yang
terhubung menggunakan kabel, sedangkan optical disc drive biasanya terletak di
dalam case komputer.
Oleh karena itu, konsep tentang apa itu
“peripheral” yang sebenarnya tidak begitu pasti. Untuk komputer desktop, keyboard
dan monitor dianggap sebagai peripheral karena Anda dapat dengan mudah
menghubungkan dan melepaskan-nya dan bahkan menggantinya jika diperlukan. Namun
untuk komputer laptop, komponen-komponen ini dibangun di dalam sistem komputer
dan tidak dapat dilepaskan dengan mudah.
Istilah “peripheral” juga tidak
berarti bahwa itu tidak penting untuk fungsi komputer. Beberapa perangkat
seperti printer dapat dilepaskan dan komputer akan tetap bekerja dengan baik.
Namun, melepaskan monitor sebuah komputer desktop akan membuatnya menjadi tidak
bisa digunakan.
Contoh Perangkat Peripheral
CPU (The central processing unit),
motherboard dan power supply merupakan inti sistem komputer. sedangkan
Expansion Slot (slot ekspansi) pada motherboard membuat komputer dapat terhubung
ke peripheral internal seperti Video Card dan Sound Card.
Beberapa peripheral internal penting
lainnya adalah Hard Disk Drive dan Optical Disk Drive. Peripheral
input eksternal adalah Scanner, Monitor Layar Sentuh, Keyboard
dan Mouse. Peripheral output eksternal adalah Speaker dan Printer.
Ada banyak contoh peripheral seperti
Microphone, Webcam, Headphone, Hard Disk Drive
Eksternal dan USB Flash Drive. Sebagian besar komputer menggunakan
setidaknya beberapa perangkat peripheral ini. Peripheral internal terhubung ke
motherboard secara langsung menggunakan beberapa jenis slot pada motherboard.
Perangkat eksternal dapat
dihubungkan dengan komputer menggunakan koneksi wired (kabel) atau wireless
(nirkabel). Seperti namanya, koneksi wired menggunakan kabel yang perlu
dicolokkan ke komputer menggunakan konektor. Konektor yang paling banyak
digunakan secara luas adalah USB (Universal Serial Bus), tetapi beberapa jenis
lainnya juga digunakan, tergantung pada sistem komputer dan jenis peripheral.
Koneksi wireless tidak memerlukan
sebuah kabel. Koneksi wireless yang paling banyak digunakan adalah Bluetooth
dan Wifi. Bluetooth sangat baik digunakan untuk jarak yang sangat pendek, jadi
peripheral seperti mouse dan keyboard wireless biasanya menggunakan koneksi
bluetooth, sedangkan Wifi baik untuk jarak yang lebih jauh. Jika anda memiliki
jaringan wireless di rumah atau kantor, anda bisa mencetak secara wireless
dengan printer jika printer juga terhubung ke jaringan.
Referensi lain :
Semoga bermanfaat ... aamiin
No comments:
Post a Comment