Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh
Pembuka
Bapak-ibu yang dirahmati Allah,
Ada orang penghasilannya pas-pasan tapi hatinya tenang.
Sebaliknya, ada yang gajinya besar, usahanya lancar, tapi hidupnya gelisah—tidur tidak nyenyak, ibadah berat, emosi mudah meledak.
Pertanyaannya: kurang uang atau kurang berkah?
Makna Rezeki yang Berkah
Rezeki bukan hanya soal jumlah, tapi soal ketenangan dan manfaat.
Kalau rezeki itu berkah:
hati terasa lapang
keluarga adem
ibadah ringan
masalah datang tapi tidak bikin putus asa
Tapi kalau hati gelisah dan rezeki terasa sempit meski kelihatannya banyak, mungkin ada yang salah dalam cara kita mencari atau mengelolanya.
Dalil Al-Qur’an
1️⃣ Rezeki tanpa ketakwaan = kegelisahan
Arab:
وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُۥ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
Latin:
Wa man yattaqillāha yaj‘al lahu makhrajan, wa yarzuqhu min ḥaytsu lā yaḥtasib.
Terjemah:
“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberinya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.”
(QS. At-Thalaq: 2–3)
➡️ Catatan penting:
Bukan janji “rezeki banyak”, tapi rezeki yang Allah atur dan cukupkan.
2️⃣ Hidup jauh dari Allah = hidup sempit
Arab:
وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُۥ مَعِيشَةًۭ ضَنكًۭا
Latin:
Wa man a‘raḍa ‘an dzikrī fa inna lahu ma‘īsyatan ḍankā.
Terjemah:
“Barang siapa berpaling dari mengingat-Ku, maka sungguh baginya kehidupan yang sempit.”
(QS. Thaha: 124)
➡️ Sempit bukan selalu miskin, tapi hati tidak pernah puas.
Dalil Hadis
Arab:
إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لَا يَقْبَلُ إِلَّا طَيِّبًا
Latin:
Innallāha ṭayyibun lā yaqbalu illā ṭayyibā.
Terjemah:
“Sesungguhnya Allah itu Maha Baik dan tidak menerima kecuali yang baik.”
(HR. Muslim)
➡️ Rezeki halal itu bukan sekadar sah, tapi bersih dari zalim, curang, dan menyakiti orang lain.
Contoh Nyata di Kehidupan
1️⃣ Gaji halal tapi cara pakainya salah
Tidak pernah sedekah, zakat ditunda, tapi cicilan gaya hidup jalan terus.
Akhirnya uang ada, tapi selalu habis, rumah panas, hati resah.
2️⃣ Usaha lancar tapi curang
Timbangan dikurangi, kualitas diturunkan, janji sering diingkari.
Keuntungan naik, tapi hidup tidak pernah tenang—takut komplain, takut ketahuan, takut rugi.
3️⃣ Penghasilan kecil tapi berkah
Jujur, disiplin sholat, rajin sedekah meski sedikit.
Ajaibnya, kebutuhan tercukupi, anak patuh, hati damai.
Tanda Rezeki Mulai Tak Berkah
Mudah marah di rumah
Berat ibadah, sholat terasa malas
Rezeki cepat habis tapi tak jelas ke mana
Masalah datang bertubi-tubi
Bukan karena Allah tidak sayang, tapi Allah sedang mengingatkan.
Penutup
Bapak-ibu,
Kalau hati gelisah dan hidup terasa sempit, jangan langsung menyalahkan keadaan.
Coba bertanya jujur pada diri sendiri:
“Ada yang salah di niatku, caraku mencari rezeki, atau caraku menggunakan rezeki?”
Karena rezeki yang berkah menenangkan hati, dan hati yang tenang adalah nikmat terbesar di dunia.
Semoga Allah membetulkan yang salah, membersihkan rezeki kita, dan menjadikan sedikit kita cukup, serta banyak kita membawa berkah.
Āmīn yā Rabbal ‘ālamīn.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.






No comments:
Post a Comment