Slider

Slider
teguhpriyanto. Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Pengantar

Ini blog bisnis dan pendidikan...
Mohon bantuannya untuk koreksi dan perbaikan serta tambahan materi....
Jangan lupa untuk like blog ini dengan cara klik G+ warna biru...
Mari berkembang dan maju bersama...terima kasih

Technology

Technology

Games

Games

Friday, May 22, 2026

Bolehkah Bilang Sudah Habis Kesabaranku? Begini Penjelasan dalam Islam

Allah Ta'ala berfirman : “Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar : 10) 


Banyak orang memilih jalan menjadi pribadi yang tidak sabaran. Sering orang-orang berkata “nanti habis kesabaranku” atau “sudah habis kesabaranku”.

Ini adalah perkataan yang tidak patut dan keliru. Atau ada juga yang berujar dengan ungkapan bahwa “sabar itu ada batasnya”.


Imam An-Nawawi mengatakan bahwa salah satu bentuk kesabaran yang besar ganjarannya adalah ketabahan saat menghadapi kesedihan dan kehilangan sesuatu yang dianggap berharga baginya. “Abu Hurairah ra berkata bahwa Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam bersabda : “Allah berfirman, jika seorang hamba ditinggal mati orang yang paling dicintainya; lalu ia bersabar dan mengharapkan pahala dari Allah, maka tidak ada pahala baginya kecuali surga."(H.R Bukhari). 

Dan Allah sendiri yang memerintahkan agar seorang mesti bersabar. Firman-Nya :“Dan bersabarlah! Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Anfal:46).


Dan kalau ditanya sampai kapan sabarnya. 

Jawabannya adalah firman Allah : .."dan sembahlah Tuhanmu sampai yakin (ajal) datang kepadamu." (QS. Al-Hijr 15 : 99)


Sehingga, sejatinya sabar adalah pintu menuju kemenangan, baik kemenangan lahiriah maupun rohaniah. 

*Kesimpulan, sabar itu tidak ada batasnya*


Ya Allah Yang Maha Lembut, berilah kekuatan kpd kami, kel, shbt dan kel nya untuk selalu bersabar, untuk meraih kemenangan lahir dan batin.. Aamiin

Thursday, May 21, 2026

6 (enam) Perkara yang Makruh dalam Sholat

Setiap muslim wajib mengetahui fiqih tentang salat. Kita tidak hanya diwajibkan menghindari hal-hal yang membatalkan salat, perkara-perkara makruh juga harus dihindari agar salat kita tidak sia-sia. Makruh artinya perbuatan yang meskipun tidak haram tetapi meninggalkannya lebih baik daripada melakukannya.


Berikut 6 Hal yang Makruh dalam Salat:

*1. Melirik atau Menoleh (Al-Iltafat)*

 Melirik tanpa keperluan tertentu dalam salat adalah perkara makruh yang harus kita jauhi ketika salat. 

Dari Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu 'anha: "Aku bertanya kepada Rasulullah saw tentang menoleh dalam salat." Beliau bersabda: "Itu adalah pencurian yang dilakukan setan dari salat seorang hamba." (HR Al-Bukhari)


*2. Mengangkat Pandangan Baik ke Arah Langit atau Kemanapun*

Dalilnya :

Dari Anas Rasulullah saw bersabda: "Apa yang membuat orang-orang itu mengangkat penglihatan mereka ke langit dalam shalat mereka? Hendaklah mereka berhenti dari hal itu atau (kalau tidak), niscaya akan tersambar penglihatan mereka." (HR Al-Bukhari) 


*3. Salat dengan Tangan di Pinggang*

Yaitu seseorang salat dengan bertolak pinggang. Berikut hadisnya:

Dari Abi Hurairah ia berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم melarang seseorang salat dengan meletakkan tangannya pada perutnya (bertolak pinggang). (HR Al-Bukhari Muslim) 


*4. Mengusap Rambut yang Terurai atau Melipat Lengan Baju yang Terulur Tanpa Sebab*. 

Ini juga merupakan perbuatan makruh dalam salat. Ini dalilnya :

Dari Ibnu Abbas: "Aku diperintahkan untuk sujud di atas tujuh anggota badan dan tidak boleh menaikkan rambut (yang terulur) atau melipat baju." (HR Al-Bukhari Muslim)


*5. Menahan Buang Air Kecil atau Besar atau Menahan Kentut*

Hal ini termasuk perkara makruh yang harus dihindari karena dapat mengganggu ketenangan hati dalam salat.


 *6. Salat di Depan Hidangan Makanan*

 Ini juga termasuk perbuatan makruh dalam salat. 

Jika memungkinkan baginya untuk mendahulukan makan kemudian melaksanakan salat, itu lebih baik, namun jika tidak memungkinkan karena sempitnya waktu, maka hal itu termasuk uzur baginya

Dari Sayyidah Aisyah, Rasulullah saw bersabda: "Janganlah salat dekat dengan hidangan makanan dan janganlah salat sambil menahan keluarnya sesuatu dari dua jalan (buang air kecil dan besar). (HR Muslim)


Ya Allah Yang Maha Perkasa mampukan kami, kel, shbt dan kel nya dapat menjauhi 6 perkara makruh ketika sholat kami... Aamiin.

Wednesday, May 20, 2026

Menjaga Amal Agar tidak Berkurang atau Hilang

Banyak beramal shalih itu penting . Karena amal shalih merupakan bekal  terbaik menuju kehidupan akhirat kita. Kita masuk surga bukan karena banyaknya ilmu kita, akan tetapi kita masuk surga sebab amalan shalih kita. Allah SWT berfirman:

"(yaitu) orang yang ketika diwafatkan oleh para malaikat dalam keadaan baik, mereka (para malaikat) mengatakan (kepada mereka), "Salamun ‘alaikum, masuklah ke dalam surga karena apa yang telah kamu kerjakan."

(QS. An‐Nahl: 32)


Namun beramal saja tidak cukup. Setelah berlelah‐lelah beramal shalih tugas selanjutnya adalah menjaganya. Karena amal shalih yang telah kita lakukan bisa berkurang bahkan hilang.   

Beberapa penyebab raibnya pahala amal diantaranya adalah :

*1. Ujub*

Ulama menyebutkan "ujub itu bisa membatalkan amal “

Ketika seorang hamba shalat tahajud, lalu dia merasa bangga dengan shalatnya, Allah batalkan amalnya. Ketika seseorang telah berhasil menghafal Al‐Qur’an, lalu ia bangga dengan hafalan, Allah batalkan amalnya.

Ketika seseorang telah melakukan berbagai macam amalan shalih tetapi kemudian amalan shalih itu malah menimbulkan kesombongan dan kebanggaan pada dirinya, maka ujub itu termasuk syirik kecil.


*2. Tidak takut kepada Allah dikala sendiri*

Inilah kelompok yang lebih takut kepada manusia daripada kepada Allah SWT. Dia lebih takut kepada manusia daripada kepada Allah, dia lebih takut diawasi manusia daripada diawasi oleh Allah.

Tapi ketika tidak ada yang mengawasi dirinya, dia tidak takut kepada Allah SWT. Dia shalih dihadapan orang, tetapi bermaksiat dikala tersembunyi.


*3. Kedzaliman kita kepada orang lain.*

Kata Rasulullah, bahwa orang yang bangkrut pada hari kiamat adalah orang yang datang membawa pahala shalat, membawa pahala puasa, membawa pahala zakat, membawa pahala besar yang lainnya, tetapi dia pernah mengghibah orang lain, dia pernah menyakiti hati orang lain, dia pernah menempelang orang lain, bahkan dia pernah mengucurkan darah seseorang.


*4. Mengharapkan kehidupan dunia dari amalnya*. 

Yang dia harapkan di hatinya adalah kehidupan dunia. 

Allah Ta’ala berfirman:  

“Barangsiapa yang menginginkan kehidupan dunia dan perhiasannya, Kami akan memberikan apa yang dia inginkan dari amalnya tersebut tanpa dikurangi ‐kata Allah‐ mereka nanti pada hari kiamat tidak mendapatkan apapun kecuali api neraka. Batal amalan mereka, sia‐sia usaha mereka.” (QS. Hud : 15‐16)


Ya Allah, Yang Maha Lembut, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya dapat menjaga amal-amal kami semua... Aamiin.

Tuesday, May 19, 2026

Baik Sangka kepada Allah, Kunci Selesainya Semua Masalah

Seorang ulama Said bin Abdul Aziz rahimahullah berkata: “Apabila engkau menghadapi suatu masalah hidup yang engkau tak sanggup untuk mengubahnya, maka bersabarlah. Tunggulah jalan keluar dari Allah.” Kenapa demikian? Karena, di antara ibadah yang paling agung adalah menunggu jalan keluar dari Allah Subhanhu wa ta'ala dengan hati yang senantiasa berbaik sangka kepada-Nya . Tidak ada suatu masalah atau musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. 


Allah Ta'ala berfirman: “Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.” (QS. Ath-Thalaq : 2) 


Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda; "Sebaik baik Ibadah adalah menunggu jalan keluar (solusi)" (HR At-Tirmidzi) 

Dalam hadis lain disebutkan : "Dan ketahuilah bahwa pertolongan itu bersama kesabaran. Jalan keluar itu bersama penderitaan. Dan kesulitan itu disertai kemudahan”. (HR At-Tirmidzi)


Ya Allah Yang Maha Lembut, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya diberi kekuatan agar selalu berbaik sangka kepada-Mu atas apa cobaan yang menimpa diri kami... Aamiin

Monday, May 18, 2026

Apa Bukti Jika Allah Telah Mengampuni Dosa² Kita?

Tidak ada yang bisa membuktikan bahwa dosa kita telah diampuni oleh Allah selama kita masih hidup. 

Yang mungkin bisa diketahui adalah tanda-tanda bahwa orang yang bertaubat telah diampuni dosa-dosanya:

1. Terputusnya hubungan dengan para pelaku kejahatan dan terjalinnya hubungan yang erat dengan orang-orang soleh.

2. Terhindari dari segala dosa serta adanya kesungguhan untuk menaati Allah SWT.

3. Senantiasa ingat bahwa kehidupan akhirat lebih baik dan abadi dibanding kehidupan dunia.

4. Mengisi waktu hanya untuk menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.


Setiap taubat pasti diterima dan setiap kesalahan pasti akan diampuni, sebagaimana firman Allah SWT:

" Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan"(QS Asy-Syura : 25) 


Ya Allah Yang Maha Adil, ampunilah semua dosa² kami, kel, shbt dan kel nya. Berilah kami keselamatan dunia dan akhirat... Aamiin

Saturday, May 16, 2026

Kesusahan Hidup adalah Rahmat

Ibnu Qoyyim rohimahullah berkata,

“Diantara rahmat Allah adalah menjadikan dunia penuh ujian dan kesusahan. Agar mereka tidak condong kepada dunia dan tidak merasa tentram kepadanya.

Dan agar mereka mengharapkan kenikmatan yang abadi di negeri (surga) di sisi-Nya.

Allah menggiring mereka kepada kenikmatan akherat dengan cambuk ujian dan cobaan.

Allah tidak memberi mereka (dunia) karena ingin memberi mereka (yang lebih baik dari dunia).

Allah memberi mereka ujian agar menyelamatkan mereka (dari adzab-Nya)"


Allah Ta'ala berfirman 

"Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: “Tuhanku telah memuliakanku”.” (QS: Al-Fajr: 15)


Ya Allah Yang Maha Melihat, pada setiap kesusahan hidup yang Engkau berikan kepada kami, kel, shbt dan kel nya, berilah kami kekuatan dan kesabaran agar dapat meraih rahmat-Mu.. Aamiin

Thursday, May 14, 2026

Etika Kepada Diri Sendiri

Seorang muslim selalu membiasakan dirinya dengan pelajaran dan etika agar jiwanya bersih tinggi dan suci dia tidak boleh membiarkannya menjadi tawanan syahwat dan hawa nafsu yang menyesatkan.

Allah SWT telah menyanjung orang yang selalu mengintropeksi dan mengawasi dirinya

Allah SWT berfirman  “Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang mensucikan jiwa itu dan sesungguhnya merugilah orang-orang yang mengotorinya” (QS Asy-syams : 9-10)

Wednesday, May 13, 2026

Doa Nabi Ibrahim: Rumah yang Dibangun dengan Air Mata Keimanan

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh. 

Kadang kita berpikir, “Kenapa hidup terasa berat?” Rumah tangga diuji… Anak susah diarahkan… Ekonomi pas-pasan… Hati lelah…

Padahal mungkin Allah sedang mengajarkan satu hal: iman itu tidak tumbuh di tempat yang nyaman, tapi di tempat yang penuh perjuangan.

Sungguh Indah, Tanda Ini Ada Pada Seseorang yang Meninggal Husnul Khatimah

Mungkin kita senantiasa berdoa agar kelak Allah mematikan kita dalam keadaan Islam yang taat serta husnul khatimah.

Menurut Rasulullah Untuk meraih itu semua, kita harus menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah SWT. Hingga kelak, jika ajal menjemput kita dapat merasakan husnul khatimah.

Lalu, apa ciri-ciri seseorang yang meninggal dengan husnul khatimah? dilansir dari berbagai sumber berikut uraiannya. 

Tuesday, May 12, 2026

Jadilah Orang Mu'min yang Beruntung

Sebagai seorang mu'min, tentu saja kita ingin menjadi seorang mu'min yang paling beruntung baik itu di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu, kita harus berusaha, berjuang semaksimal mungkin untuk memperolehnya. 

Maka, dalam hal ini Allah SWT berfirman; "Sungguh beruntung orang-orang yang beriman." (QS. Al Mu'minuun: 1)

Saturday, May 9, 2026

8 Amalan Penghapus Dosa yang Mudah Dilakukan Sehari-hari

Berikut ini 8 amalan penghapus dosa yang mudah dilakukan. Dan kemungkinan amalan ini sudah sering Anda lakukan. 

Hanya saja mungkin kita belum tahu fadhilahnya.

1. Sholat

Friday, May 8, 2026

Rahasia Dua Ayat Terakhir Surah Al-Baqarah (ayat 285 dan 286)

Dua ayat terakhir dari Surah Al-Baqarah bukan ayat biasa.

Rasulullah menyebutnya sebagai ayat perlindungan paling agung yang diberikan langsung sebagai hadiah dari langit.

1. Hadiah Langsung dari Atas Langit Ketujuh

Ucapan Adalah Doa, Lebih Baik Diam daripada Berkata Buruk

Ucapan adalah doa menurut Islam benar, ketika seseorang mengucapkan sebuah perkataan, baik itu perkataan terpuji atau tercela, malaikat yang disampingnya dan sekitarnya bisa saja mencatatnya dan turut mengaminkan perkataan tersebut.

Tuesday, May 5, 2026

Mujahadah An-Nafs

Mujahadah an-nafs adalah sikap yang dianjurkan ada pada diri seorang muslim. Mujahadah artinya bersungguh-sungguh, sedangkan an-nafs artinya nafsu.

Jadi mujahadah an-nafs adalah perjuangan sungguh-sungguh melawan hawa nafsu dan menghindari perbuatan yang dilarang Allah SWT. 

Hawa nafsu sendiri terdiri dari tiga jenis, yaitu :

Monday, May 4, 2026

Hidup Suri

Istilah yang sering kita dengar adalah mati suri. Itu merupakan sebuah istilah untuk menjuluki kondisi di mana sesorang tampaknya mati, tetapi sebenarnya masih hidup.

Siapakah dia? Dia adalah orang yang enggan berdzikir!

Perlu diketahui, bahwa selain memotivasi para hamba-Nya untuk banyak berdzikir, Allah ta’ala juga mengingatkan mereka agar tidak lalai dari berdzikir. 

Sunday, May 3, 2026

Hartaku Untuk Surgaku

Sesungguhnya seseorang yang memiliki harta yg banyak dan sedikit dia mampu menjadi mulia apabila hartanya digunakan untuk infaq dijalan Allah.

Allah Ta'ala berfirman 

" Tidak ada kebaikan pada" kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan2 dari orang yg menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma'ruf atau mengadakan perdamaian diantara manusia. Dan barangsiapa yg berbuat demikian krn mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami memberikan kpdnya pahala yg besar"(QS An-Nisa':114)

Saturday, May 2, 2026

Seorang Mukmin Tidak Akan Melakukan Kesalahan yang Sama

Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi saw. beliau bersabda: “Seorang mukmin itu tidak akan terperosok ke dalam lubang yang sama dua kali.” (HR. Al-Bukhari).


Terkadang ketika kita mengulangi kesalahan yang sama, kita sering bergumam dalam hati “manusia adalah tempatnya salah dan lupa”. 

Sekilas kalimat tersebut terlihat sungguh biasa. Namun adakah yang menyadari jika kalimat tersebut bisa bernilai posistif dan bermakna tauhid manakala dijadikan sebagai bentuk pengakuan kita sebagai manusia yang lemah, manusia yang cenderung berbuat salah, manusia tanpa daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Alloh SWT

Dengan pengakuan itu kita menjadikannya sebagai sarana bermuhasabah dalam menyelami kelemahan diri lalu kemudian memperbaikinya.

Allah selalu memberi ampunan pada setiap hamba yang datang kepada-Nya, sebab Allah Maha Pengampun. Bahkan untuk seseorang yang melampaui batas sekalipun. 

Firman Allah Ta'ala :

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" (QS Az-Zumar :54)

Ya Allah Yang Maha Pemberi Karunia, lindungi kami, kel, shbt dan kel nya membuat suatu kesalahan yang sama, Engkau jaga kami dan ampuni kami..Aamiin.

Thursday, April 30, 2026

Ada Pintu Syurga di Rumah Kita

Kisah Teladan


Belajarlah dari pengalaman kebaikan dan kesalahan orang lain, karena kita tidak pernah cukup waktu untuk mendapatkan semuanya seorang diri.

Seorang sahabat Nabi yang mulia Iyas bin Mu'awiyah menangis sejadi-jadinya ketika salah satu dari anggota keluarganya meninggal, maka seseorang bertanya: "Mengapa Anda menangis sedemikian rupa"?

Maka dijawab: "Tidaklah aku menangis karena kematian, karena yang hidup pasti akan mati, akan tetapi yang membuatku menangis karena dahulu aku memiliki dua pintu ke syurga, maka tertutuplah satu pintu pada hari ini dan tidak akan di buka sampai hari kiamat, aku memohon kepada Allah agar aku bisa menjaga pintu yang ke dua". Ternyata yang meninggal adalah Ibu yang dicintainya.

Sahabat Syurgaku.. Kedua orang tua adalah dua pintu menuju syurga, yang kita dapat menikmati bau harumnya setiap pagi dan petang, Rasulullah bersabda: "Orang tua adalah pintu syurga yang paling tengah, maka jangan sia-siakanlah pintu itu atau jagalah ia". (HR. Tirmidzi)

Pintu syurga yang paling tengah, yang paling indah, yang paling elok. Maka masihkah engkau sia-ssiakan pintu itu? Bahkan engkau haramkan dirimu untuk memasukinya?

Rasulullah bersabda: "Celaka, celaka, celaka.. dikatakan pada beliau, siapa wahai Rasulullah.

Maka beliau bersabda: "Siapa saja yang menjumpai kedua orang tuanya, baik salah satu atau kedua-duanya di kala mereka lanjut usia, akan tetapi (perjumpaan tersebut) tidak memasukannya ke syurga. (HR. Muslim)

Semangat bermuamalah dan beribadah.. Semoga Allah Ta'ala memberikan kita kesempatan untuk berbakti kepada kedua orang tua kita, dan dikumpulkan kita bersama mereka di syurga-Nya yg penuh kenikmatan.. Aamiin..

Wednesday, April 29, 2026

Amalan Pembuka Rezeki yang Berkah dalam Hidup Sehari-hari

Rezeki dapat diartikan sebagai segala bentuk keberlimpahan materi dan non-materi yang diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-Nya.

*1.Menjaga Tali Silaturahmi*

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa ingin dilapangkan pintu rezeki untuknya dan dipanjangkan umurnya hendaknya ia menyambung tali silaturahmi.” (HR. Bukhari) 


*2. Meningkatkan Kualitas Ibadah*

Allah SWT berfirman, “Dan Kami mengadakan timbangan keadilan untuk hari kiamat, maka janganlah seseorang itu merugikan dirinya sendiri. Dan jika ada kebaikan seberat biji zarrah, niscaya Kami akan memperolehnya (balasan) dan Kami cukup dengan (menghitung) segala amal-amal perbuatan.”(QS Al Anbiya: 47).


*3. Menjaga Perilaku dan Akhlak Baik*

Allah SWT berfirman, “Dan sesungguhnya engkau berbudi pekerti yang agung.”(QS Al-Qalam:4) 

Ayat ini merujuk kepada akhlak yang mulia yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam kehidupan sehari-hari, kita perlu meneladani akhlak beliau yang penuh dengan kasih sayang, kejujuran, dan keadilan. Dengan menjaga perilaku dan akhlak yang baik, kita akan memperoleh simpati dan kepercayaan dari orang lain, yang pada gilirannya membuka peluang rezeki yang lebih luas.


*4. Selalu Bersyukur dan Mengucap Alhamdulillah*

Hal ini dijelaskan dalam firmanNya: “Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”(QS Ibrahim:7) 


Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang Allah pakaikan baginya kenikmatan hendaklah banyak mengucapkan Alhamdulillah. Barangsiapa yang banyak dosanya hendaklah beristighfar kepada Allah. Dan barangsiapa yang lambat datang rezekinya hendaklah banyak mengucapkan la hawla wala quwwata illa billah (tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).” (HR at-Thabrani)


*5. Rajin Bersedekah*

Allah Swt berfirman, “Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).” Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.”(QS Saba:39) 

Nabi SAW bersabda, “Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim). 


Ya Allah Yang Membentuk Rupa, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya menjalankan amalan pembuka rezeki yang berkah.... Aamiin.

Tuesday, April 28, 2026

Antara dua tangisan: Lahir disambut, mati diantar

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh. 

Pernahkah kita merenung: hidup kita diawali tangis, diakhiri pun dengan tangis. Lahir kita disambut tangis bahagia. Mati kita diantar tangis kehilangan. Di antara dua tangisan itu, apa yang sudah kita lakukan?

1. Hidup Adalah Ujian, Mati Adalah Kepastian

Allah berfirman:  

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا  

_Allażī khalaqal-mauta wal-ḥayāta liyabluwakum ayyukum aḥsanu ‘amalā_  

*Artinya: "Dialah yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya."* — QS. Al-Mulk: 2


Kita lahir bukan untuk selamanya di dunia. Kita hadir untuk diuji. Lahir kita disambut adzan di telinga kanan, iqamah di telinga kiri. Itu isyarat: hidupmu dimulai dengan panggilan shalat, maka isilah hidup dengan shalat. Dan nanti saat mati, kita dishalatkan. 4 takbir, tanpa ruku dan sujud. Seakan Allah berkata: "Shalatmu sudah selesai."


2. Setiap Jiwa Pasti Merasakan Mati

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ  

_Kullu nafsin żā`iqatul-maut_  

*Artinya: "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati."* — QS. Ali Imran: 185


Rasulullah ﷺ bersabda:  

أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ يَعْنِي الْمَوْتَ  

_Akṡirū żikra hāżimil-lażāt ya’nī al-maut_  

*Artinya: "Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan, yaitu kematian."* — HR. Tirmidzi no. 2307, hasan

Kenapa harus diingat? Supaya kita tidak terlena. Kain kafan tidak punya saku. Gelar tidak dibawa ke liang lahat. Yang ikut cuma 3: sedekah jariyah, ilmu bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan — HR. Muslim.


3. Bekal Terbaik Adalah Takwa

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى  

_Wa tazawwadụ fa inna khairaz-zādit-taqwā_  

*Artinya: "Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa."* — QS. Al-Baqarah: 197


Hasan Al-Bashri berkata: _"Wahai anak Adam, engkau hanyalah kumpulan hari. Jika satu harimu berlalu, maka hilanglah sebagian dirimu."_

Contoh Real yang Menyentuh:

Kisah 1: Tangis yang Berbeda

Ada bayi lahir di RS. Satu ruangan penuh tangis bahagia. Ayah sujud syukur, ibu meneteskan air mata haru, kakek-nenek adzan di telinga si bayi. 60 tahun kemudian, orang yang sama wafat. Di ruangan yang sama, tangis kembali pecah. Tapi kali ini tangis kehilangan. Yang membedakan: tangis pertama karena "dia datang", tangis kedua karena "dia pergi". Pertanyaannya: antara datang dan pergi, apakah kita meninggalkan jejak kebaikan?


Kisah 2: Pemuda yang "Merasa Masih Lama"

Seorang pemuda 22 tahun, rajin nongkrong, shalat bolong-bolong. Saat dinasihati ia jawab, "Santai, masih muda. Taubat nanti kalau udah tua." Qadarullah, 1 minggu kemudian ia kecelakaan dan wafat. Ibunya yang cerita sambil nangis: "Andai anak saya tahu umurnya cuma sampai 22 tahun, mungkin dia tidak menunda shalat."  

Kain kafan tidak nanya umur di KTP, jamaah.


Kisah 3: Yang Diantar dengan Doa

Tahun 2023 di Solo, seorang tukang becak wafat. Beliau tidak kaya, rumah ngontrak. Tapi saat jenazahnya lewat, puluhan anak yatim mengantar sambil baca Quran. Ternyata tiap hari ia sisihkan 2 ribu dari penghasilannya untuk traktir makan anak yatim. Lahirnya dulu mungkin biasa saja. Tapi matinya diantar doa. Itulah husnul khatimah.

Kita tidak bisa memilih kapan lahir. Kita juga tidak bisa memilih kapan mati. Tapi kita bisa memilih: mau dikenang sebagai apa di antara dua tangisan itu.

Rasulullah ﷺ bersabda:  

الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ  

_Al-kayyisu man dāna nafsahū wa ‘amila limā ba’dal-maut_  

Artinya: "Orang yang cerdas adalah yang menghisab dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian." — HR. Tirmidzi


Mari hitung amal kita hari ini. Jika malam ini kita dipanggil, cukupkah bekal kita? 

Semoga Allah wafatkan kita dalam keadaan husnul khatimah, diantar dengan doa, bukan dengan umpatan.  

اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا حُسْنَ الْخَاتِمَةِ  

_Allāhummarzuqnā ḥusnal-khātimah_  

Artinya: "Ya Allah, karuniakan kami akhir yang baik."


Wallahu a’lam bish-shawab.  

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Monday, April 27, 2026

Cara Berdzikir yang Paling Disukai Allah Ta'ala

Dzikir merupakan sebaik-baik amalan yang paling suci. Rasulullah Saw menegaskan dalam sabdanya: “Tidakkah kalian ingin kuberitahu tentang sebaik-baik amalan yang paling suci di sisi Tuhan kalian, paling tinggi menyertai derajat kalian, lebih baik dari menafkahkan emas dan perak, juga lebih baik dari musuh yang membunuh (di antara kalian) lalu kalian membunuhnya? Para sahabat menjawab “tentu saja, Ya Rasulullah”. Nabi berkata “berdzikir kepada Allah Taala” (HR Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Tirmidzi)


Sedangkan cara berzikir yang paling disukai, Allah firmankan dalam beberapa surat Al-Qur'an , antara lain:

*1. Dengan cara rendah diri*

 Allah Ta'ala berfirman : Katakanlah (Muhammad), "Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, ketika kamu berdoa kepada-Nya dengan rendah hati dan dengan suara yang lembut?" (Dengan mengatakan), "Sekiranya Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur." (QS Al Anam : 63). 


*2. Dengan suara lembut*

 Allah Ta'ala berfirman: "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS Al Araf :55).


*3. Dengan rasa takut kepada Allah*

Allah Ta'ala berfirman: "Dan ingatlah Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, pada waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lengah." (QS Al Araf: 205).


*4. Dengan tidak mengeraskan suara*  

 Allah Ta'ala berfirman: "Dan ingatlah Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, pada waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lengah." (QS Al Araf: 205).


Ya Allah Yang Maha Mengadakan, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya dapat istiqomah berdzikir dengan cara yang disukai Allah Ta'ala.

Aamiin.

Sunday, April 26, 2026

5 Alasan Utama Mengapa Kita Perlu Berzikir

Berzikir adalah ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam, dengan makna mendalam dan luas. Secara bahasa, zikir berarti mengingat, menyebut, atau peringatan. Dalam konteks Islam, zikir berarti mengingat Allah SWT dengan menyebut nama-Nya.


Lalu, apa saja alasan yang dapat kita jadikan landasan untuk senantiasa berzikir? Berikut adalah lima alasan utama diantaranya.

*1. Berzikirlah karena kita beriman kepada Allah SWT*

Allah SWT berfirman :

“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras…” (Q.S. al-Hadid: 16).


*2. Berzikirlah karena kita merasa penuh dengan dosa*

Allah SWT menjelaskan mengenai peran dzikir di dalam Al-Qur’an yaitu,

“…, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Q.S. al-Ahzab: 35).


*3. Berzikirlah karena kita perlu bersyukur*

Firman Allah Ta'ala :

“Dan ingatlah, ketika Tuhanmu memaklumkan: ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu; tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’.” (Q.S. Ibrahim: 7).


*4. Berzikirlah karena kita punya nafsu untuk diatur*

Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an yaitu,

“Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (Q.S. an-Nisa: 103).


*5. Berzikirlah karena setan selalu membersamai kita*

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda,

“Tidaklah duduk suatu kaum yang berzikir nama Allah melainkan dinaungi oleh para malaikat, dipenuhi mereka oleh rahmat Allah SWT dan diberi ketenangan kepada mereka.” (HR. Muslim, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

Ya Allah Yang Maha Pencipta, mampukan kami, keluar, shbt dan kel nya senantiasa diberi taufik dan hidayah untuk selalu berzikir kepada-Mu.

Aamiin

Saturday, April 25, 2026

Setiap mukmin tentu ingin doanya cepat dikabulkan atau diijabah Allah.

Siapa sajakah orang yang doanya mustajab? Mari kita simak sabda Nabi berikut. "Ada lima doa yang mustajab, yaitu: 

1. Doa orang yang dizalimi sampai ia tertolong 

2. Doa orang yang berhaji sampai ia kembali 

3. Doa orang yang berjihad sampai ia pulang 

4. Doa orang yang sakit sampai ia sembuh 

5. Doa seseorang kepada saudaranya tanpa diketahui (diam-diam). Dan doa inilah yang paling cepat diijabah" (HR Al-Baihaqi)

Imam as-Shan'ani menerangkan, 

Ketika engkau doakan oranglain/saduaramu, maka Malaikat juga akan mendoakanmu dengan doa yang engkau panjatkan. 

Dalam hadis dijelaskan:

"Setiap kali seseorang mendoakan saudaranya, maka Malaikat yang diwakilkan padanya berkata aaamin dan bagimu persis apa yang kau doakan pada saudaramu." (HR Muslim)

Ya Allah Yang Maha Megah, kabulkan semua doa² kami, kel, shbt dan kel nya yang kami panjatkan kepada-Mu.

Aamiin

Thursday, April 23, 2026

ADAP HUTANG PIUTANG

Ada beberapa adab dalam berhutang:

1. Jangan pernah tidak mencatat hutang piutang.

(QS. Al Baqarah : 282)

Allah SWT berfirman :

*Wahai orang-orang yang beriman, apabila kalian melakukan hutang piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kalian menuliskannya....*


2.Jangan pernah berniat tidak melunasi hutang.


*A.(HR. Ibnu Majah)*

Rosulullah SAW bersabda :

*Siapa saja yang berhutang, sedang ia berniat tidak melunasi hutangnya, maka ia akan bertemu Allah sebagai seorang PENCURI..*


*B.(HR. Bukhari)*

Rosulullah SAW bersabda :

*Siapa yang berhutang dan berniat tidak membayarnya, maka Allah akan membinasakannya.*


3.Punya rasa takut jika tidak bayar hutang, karena sebab tidak diampuni dan tidak masuk syurga.


*(HR. Muslim )*

Rosulullah bersabda :

*Semua dosa orang yang mati syahid diampuni KECUALI hutang.*


4.Jangan merasa tenang kalo masih punya hutang.


*(HR. Ibnu Majah)*

*Barangsiapa mati dan dia masih berhutang satu dinar atau dirham, maka hutang tersebut akan dilunasi dengan diambil amal kebaikannya, karena disana akhirat tidak ada lagi dinar dan dirham.*


5.Jangan pernah menunda-nunda membayar hutang.


*(HR. Bukhari Muslim)* 

Rosulullah bersabda :

*Menunda-nunda bayar hutang bagi orang yang mampu bayar adalah ke-Zholiman..*


6. Jangan pernah menunggu ditagih dulu baru membayar hutang.

(HR.Bukhari dan Abu Daud)

Rosulullah SAW bersabda : "Sebaik-baik orang adalah yang paling baik dalam pembayaran hutang...".


7. Jangan pernah mempersulit dan banyak alasan dalam pembayaran hutang.

(HR. Ahmad, An Nasa'i dan Ibnu Majah)

Rosulullah SAW bersabda : "Allah ‘Azza wa jalla akan memasukkan ke dalam surga orang yang mudah ketika membeli, menjual, dan melunasi hutang".


8. Jangan pernah meremehkan hutang walaupun sedikit.

(HR. Ahmad, Tirmidzi)

Rosulullah SAW bersabda : "Ruh seorang mukmin itu tergantung kepada hutangnya hingga hutangnya dibayarkan".


9. Jangan pernah berbohong kepada pihak yang memberi hutangi.

(HR. Bukhari, Muslim)

Rosulullah bersabda : "Sesungguhnya, apabila seseorang berhutang, maka bila berbicara ia akan dusta dan bila berjanji ia akan ingkari".

Semoga kita semua tidak ada yg lupa bahwa kita punya hutang meskipun sekecil apapun.

Karena hadist menyebutkan meskipun mati syahid maka hutang tdk diampuni (kajian diatas pada no 3)


Aamiin Ya Robbal Alamiin

Tuesday, April 21, 2026

Waktu Terus Berjalan, Kita Semakin Dekat Pulang

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang masih memberikan kita waktu…

Waktu untuk bernapas, waktu untuk berkumpul, dan waktu untuk memperbaiki diri.

Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, yang telah mengingatkan kita bahwa hidup ini hanyalah perjalanan… dan tujuan akhirnya adalah pulang kepada Allah.


Sdrku yang dirahmati Allah…

Sering kita merasa hidup ini masih panjang…

Masih banyak rencana… masih banyak “nanti”…

Padahal kenyataannya…

Setiap detik yang berlalu, bukan menjauhkan kita dari kematian… tapi justru mendekatkan.

Allah berfirman:


📖 Dalil 1

Arab: كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ

Latin: Kullu nafsin dzā`iqatul maut

Artinya: “Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati.”

(QS. Ali Imran: 185)

Waktu terus berjalan… tanpa bisa dihentikan.

Yang muda akan tua… yang sehat bisa sakit… yang hidup pasti akan berpulang.

Dan yang menyedihkan…

Kita sering sibuk menyiapkan hidup… tapi lupa menyiapkan “kepulangan”.


📖 Dalil 2

Allah juga berfirman:

Arab: وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًا ۖ وَمَا تَدْرِي نَفْسٌ بِأَيِّ أَرْضٍ تَمُوتُ

Latin: Wa mā tadrī nafsun mādzā taksibu ghadan, wa mā tadrī nafsun bi ayyi ardhin tamūt

Artinya: “Dan tidak ada seorang pun yang mengetahui apa yang akan dia kerjakan besok, dan tidak ada seorang pun yang tahu di bumi mana dia akan mati.”

(QS. Luqman: 34)


Contoh Nyata (Real Life)


Sdrku …

Kita sering melihat:

Tetangga yang kemarin masih sehat… hari ini sudah tiada

Teman yang dulu bercanda… kini tinggal nama

Bahkan mungkin orang dekat kita… pergi tanpa tanda

Ada yang berangkat kerja… tapi tidak pulang

Ada yang pamit sebentar… tapi ternyata selamanya

Itulah tanda… Bahwa hidup ini bukan soal berapa lama, tapi seberapa siap kita pulang.


Renungan 

Coba kita tanya diri kita:

Sudahkah sholat kita benar-benar kita jaga?

Sudahkah lisan kita kita jaga dari menyakiti orang lain?

Sudahkah kita meminta maaf sebelum terlambat?

Karena saat waktunya tiba… Tidak ada lagi kesempatan:

Tidak bisa kembali walau hanya 1 menit

Tidak bisa menunda walau hanya 1 detik

📖 Dalil 3 (Hadits)

Rasulullah ﷺ bersabda:

Arab: كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ

Latin: Kun fid-dunyā ka'annaka gharībun aw 'ābiru sabīl

Artinya: “Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau musafir.”

(HR. Bukhari)


Pesan 

Hidup ini seperti perjalanan…

Dan kita semua adalah musafir…

Tidak ada yang tinggal selamanya…

Semua akan pulang… hanya waktunya yang berbeda.


Penutup 

Maka sebelum kita benar-benar dipanggil pulang:

Perbaiki sholat kita

Perbanyak istighfar

Maafkan orang lain

Minta maaf sebelum terlambat

Karena…

“Waktu tidak pernah menunggu kita…

Tapi kematian selalu menunggu kita.”


Doa Penutup

اللهم اختم لنا بخير، واجعل خير أعمالنا خواتيمها، وخير أيامنا يوم نلقاك

Latin: Allahumma ikhtim lana bikhair, waj’al khaira a’malina khawatimaha, wa khaira ayyamina yauma nalqāk

Artinya: “Ya Allah, akhiri hidup kami dengan kebaikan, jadikan akhir amal kami yang terbaik, dan jadikan hari terbaik kami adalah saat bertemu dengan-Mu.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saturday, April 18, 2026

Jangan Kalah dengan Setan yang Tidak Pernah Libur Menggoda

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT…

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ…

Sdrku yang dirahmati Allah…

Kita ini kadang lucu…

Kalau kerja: 👉 ada liburnya

Kalau sekolah: 👉 ada liburnya

Kalau ibadah: 👉 kadang… ikut “libur juga” 😢

Tapi…

👉 Setan tidak pernah libur!

📖 Dalil Al-Qur’an

Allah berfirman:

إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا

Inna asy-syaithāna lakum ‘aduwwun fattakhidzūhu ‘aduwwā

“Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka jadikanlah ia sebagai musuh.”

(QS. Fathir: 6)

📖 Dalil Lain (Tentang Godaan Setan)

لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ

La-ughwiyannahum ajma’īn

“Sungguh aku (setan) akan menyesatkan mereka semuanya.”

(QS. Shad: 82)

💡 Makna yang Dalam

Setan itu:

tidak pernah cuti

tidak pernah pensiun

tidak pernah lelah

Targetnya satu: 👉 menjatuhkan manusia sedikit demi sedikit


😢 Contoh Nyata dalam Kehidupan

Sholat ditunda

Awalnya: “nanti dulu…”

Lama-lama: “ah, sekalian nanti saja…”

Akhirnya: kelewat 😢

👉 Itu bukan langsung besar…

tapi pelan-pelan digeser oleh setan

Main HP tanpa sadar waktu

Niatnya 5 menit

Tahu-tahu 1 jam

👉 Setan tidak bilang “tinggalkan ibadah”

👉 Tapi dia bilang: “sebentar saja…”

Silaturahmi renggang

Ada sedikit salah paham

Setan bisikkan: “ngapain minta maaf duluan?”

Akhirnya: 👉 hubungan rusak bertahun-tahun 😢

Ibadah menurun setelah Ramadhan

Dulu rajin

Sekarang mulai kendor

👉 Setan senang bukan karena kita langsung jatuh…

👉 tapi karena kita mulai pelan-pelan menjauh

⚔️ Bagaimana Melawannya?

Jangan beri celah kecil 👉 Karena setan masuk dari hal kecil

Paksa diri untuk konsisten 👉 Sedikit tapi rutin lebih kuat

Perbanyak dzikir 👉 Ini “tameng utama”

📖 Dalil Penguat

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنِ ابْنِ آدَمَ مَجْرَى الدَّمِ

Inna asy-syaithāna yajri min ibni Ādama majrad-dam

“Sesungguhnya setan berjalan dalam tubuh manusia seperti aliran darah.”

(HR. Bukhari & Muslim)


💥 Penutup 

Kalau setan saja: 👉 tidak pernah libur menggoda…

Masa kita: 👉 kalah semangat dalam beribadah?

Kalau setan saja: 👉 konsisten menyesatkan…

Masa kita: 👉 tidak konsisten menuju kebaikan?

🌿 Pesan Akhir

Jangan tunggu jadi sempurna untuk taat…

👉 Tapi taatlah supaya menjadi lebih baik

🤲 Doa Singkat

“Ya Allah… lindungilah kami dari godaan setan,

kuatkan iman kami,

dan jangan Engkau biarkan kami kalah oleh musuh yang tidak pernah lelah…”


Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Friday, April 17, 2026

Golongan yang Dicintai Allah dalam Al-Qur’an (1)

Pertama: Allah Menyukai Orang yang Berbuat Baik

Salah satu golongan yang dicintai Allah adalah orang-orang yang berbuat baik (muḥsinīn). 

Allah SWT juga memerintahkan kita untuk berbuat baik dalam keadaan lapang maupun sempit. 

Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an : 

"Yaitu orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan".(Q.S. Ali Imran: 134)


“Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Baqarah: 195).


Dengan berbuat baik, kita menunjukkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah dan berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang lebih baik.

Selain itu, berbuat baik juga menciptakan ikatan sosial yang kuat di antara anggota masyarakat.

Kebaikan tersebut pada gilirannya dapat mengurangi konflik dan meningkatkan solidaritas. 


Ya Allah Yang Maha Mutlak, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya berbuat baik kepada siapapun, dimanapun agar dicintai oleh-Mu.

Aamiin.

Thursday, April 16, 2026

Orang yang Istiqamah Dihibur Malaikat Menjelang Ajal

Pahala orang yang Istiqamah sangat besar dalam sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Mereka akan didampingi malaikat dalam perjalanan kehidupannya. 

Mereka juga akan dihibur oleh Malaikat agar tidak perlu sedih dan takut terhadap apapun selain azab Allah Ta'ala. 


Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman : "Sesungguhnya orang-orang yang berkata, "Tuhan kami adalah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu."" (QS. Fussilat 41 :30)


Dalam kitab 'Tafsir Muyassar' karya Syaikh 'Aidh al-Qorni, ayat ini menjelaskan bahwa orang-orang yang mengakan : "Tuhan kami adalah Allah", kemudian mengesakan-Nya, mengikhlaskan ibadah kepada Allah Ta'ala semata, dan tidak menyekutukan-Nya dengan apapun juga, lalu orang ini konsisten dalam menunaikan syariat-Nya seta meneladani Rasulullah Shallalahu 'Alaihi wa Sallam dengan sebaik-baiknya, maka akan didampingi malaikat-malaikat rahmat.


Malaikat-malaikat rahmat akan turun mendatangi orang itu, saat mereka menjemput ajal. Lalu para malaikat akan menghilbur dan berkata : "Bergembiralah karena kalian akan memperoleh semua yang membahagiaka dari Tuhan." 

Malaikat juga berkata :"Janganlah kalian takut akan kematian beserta kengerian setelah kematian itu. Janganlah pula kalian bersedih hati tentang harta dan anak-anak yang kalian tinggalkan." 

Malaikat bangga dengan keimanan kepada Allah yang melahirkan sikap istiqamahnya. 


Ya Allah Yang Maha Pengatur, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya menjadi orang yang istiqamah.

Aamiin

Monday, April 13, 2026

Allah Ta'ala Mencintai Muslim yang Saling Menasehati

Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan agar seorang muslim dapat saling memberi nasehat tentang kebenaran syariat Islam. 

Sebagaimana firman Allah Ta'ala : "Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran." (QS. Al 'Ashr, 1-3)


Agama Islam adalah agama nasehat.

Rasulullah saw bersabda: "Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." (HR. Muslim, dari Uqbah bin 'Amr radhiyallahu 'anhu)


Umar bin Khattab ra. berkata: "Tidak ada kebaikan pada kaum yang tidak saling menasehati, dan tidak ada kebaikan pula pada kaum yang tidak mencintai nasehat." (Al-Istiqomah) 


Imam Asy-Syafi'i rahimahullah berkata: "Apabila engkau memiliki teman yang membantu dirimu dalam ketaatan, maka perkuatlah pertemananmu dengannya. Karena mencari teman (yang baik) itu sulit, dan berpisah dengannya itu mudah." (Hilyatul Auliya') 


Imam Ibnu Hibban rahimahullah berkata: "Sebaik-baik saudara (seiman) adalah mereka yang paling banyak memberikan nasehat" 

Allah berfirman: “Hendaknya kalian berdua ucapkan perkataan yang lemah lembut, mudah-mudahan ia akan ingat atau takut kepada Allah” (QS. Thaha: 44).


Ya Allah Yang Maha Memberi Keamanan, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya dapat saling menasehati dalam kebaikan sehingga tergolong orang-orang yang Engkau cintai .

Aamiin.

Sunday, April 12, 2026

Ini 5 Peringatan Alam Kubur untuk Manusia

Setiap yang hidup pasti akan mati. Salah satu tempat yang pasti akan menjadi tujuan terakhir saat manusia menghadap-Nya itu kuburan. 

Di dalam hadis yang tertulis dalam kitab Daqa’iqu al-Akhbar juga semakna dengan hadis dalam kitab Sunan Al-Turmudzi, (juz 4 halaman 639) disebutkan bahwa:

“Kuburan setiap harinya berseru meneriakkan lima peringatan.”


*Peringatan alam kubur yang pertama adalah:*

“Saya ini adalah tempat kesendirian. Oleh karena itu, maka engkau carilah teman yang akan menemanimu nantinya yaitu bacaan Al-Qur’an”

Oleh karena itu, mari kita tingkatkan semangat kita lebih tinggi lagi untuk membaca kalamullah al-‘aziz yaitu Al-Qur’an al-karim. 


*Peringatan alam kubur yang kedua adalah:*

“aku adalah tempat yang sangat gelap, maka terangilah aku dengan shalat malam”

Perbanyak melakukan sholat malam yang nantinya akan menjadi lentera penerang di dalam kuburan kita.


*Peringatan alam kubur yang ketiga adalah:*

“saya ini adalah tempat yang dipenuhi oleh tanah, dikelilingi oleh tanah maka bawalah alas tidurmu yakni amal sholeh”

Amal saleh dan kebaikan-kebaikan yang kita lakukan di muka bumi ini nantinya akan menjadi alas tidur kita di alam kuburan. Oleh karena itu, mari kita ringankan tubuh kita untuk selalu gemar melakukan kebaikan-kebaikan dan terus menambah kebaikan-kebaikan kita.


*Peringatan alam kubur yang keempat adalah:*

“saya ini adalah sarangnya ular-ular. Oleh karena itu, maka bawalah racun ular-ular tersebut dari muka bumi yaitu bacaan bismillahir rahmannir rahim”

Mari membiasakan diri untuk senantiasa membaca basmalah sebanyak-banyaknya. Mudah-mudahan bacaan basmalah yang kita baca akan menjadi racun dari ular-ular yang ada di dalam kuburan kita, atau yang mendekati kuburan kita. 


*Peringatan alam kubur yang kelima adalah:*

“saya adalah tempatnya malaikat mungkar dan nakir bertanya maka perbanyaklah membaca la ilaha illallah Muhammadur Rasulullah, agar engkau bisa menjawab pertanyaan malaikat mungkar dan nakir tersebut.


Ya Allah Yang Memberi Kesejahteraan, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya untuk selalu istiqomah dijalan-Mu agar terhindar dari azab kubur yang sungguh mengerikan ini.

Aamiin.

Saturday, April 11, 2026

Orang yang Kita Sakiti, Bisa Jadi Penghalang Surga Kita

 *“Orang yang Kita Sakiti, Bisa Jadi Penghalang Surga Kita”*

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh. 

Kadang kita ini rajin ibadah… sholat jalan, puasa jalan… Tapi hati orang lain kita “tabrak terus”… 😅

Padahal bisa jadi… yang menghalangi kita masuk surga bukan kurangnya ibadah… tapi banyaknya hati yang kita sakiti…

📖 Dalil Utama

1. Hadits tentang orang bangkrut (muflis)

Arab: إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلَاةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ، وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا، وَقَذَفَ هَذَا، وَأَكَلَ مَالَ هَذَا، وَسَفَكَ دَمَ هَذَا، وَضَرَبَ هَذَا...

Latin: Innal muflisa min ummati ya’ti yaumal qiyamah bi shalatin wa shiyamin wa zakah, wa ya’ti qad syatama hadza, wa qadzafa hadza, wa akala maala hadza, wa safaka dama hadza, wa daraba hadza...

Artinya: “Sesungguhnya orang bangkrut dari umatku adalah yang datang pada hari kiamat dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia datang dengan dosa karena mencaci, menuduh, memakan harta, menumpahkan darah, dan memukul orang lain…”

(HR. Muslim)

➡️ Pesan kuat:

Ibadahnya banyak… tapi habis untuk membayar orang yang dia sakiti.

2. Tentang kezaliman

Arab: الظُّلْمُ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Latin: Az-zulmu zulumaatun yaumal qiyamah

Artinya: “Kezaliman itu adalah kegelapan pada hari kiamat.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

➡️ Menyakiti orang = bentuk kezaliman.

💔 Contoh Real di Kehidupan

1. Dalam rumah tangga

Suami mungkin rajin ke masjid… tapi lisannya kasar kepada istri… Istri menangis tiap malam…

➡️ Hati-hati… air mata itu bisa jadi tuntutan di akhirat.

2. Di lingkungan kerja

Atasan yang sering merendahkan bawahan… atau rekan kerja yang suka menjatuhkan…

➡️ Mungkin kita lupa… tapi yang disakiti tidak lupa… dan Allah tidak pernah lupa.

3. Dalam keluarga

Anak yang membentak orang tua… atau saudara yang memutus silaturahim…

➡️ Bisa jadi… bukan dosa besar yang menjatuhkan kita… tapi sakit hati orang terdekat.

😢 Ilustrasi Menyentuh

Bayangkan nanti di akhirat… Kita sudah capek-capek bawa pahala… tiba-tiba satu orang datang:

“Ya Allah… dia dulu menyakiti saya…”

➡️ Pahala kita dipindahkan…

➡️ Sampai habis…

➡️ Bahkan dosa mereka diberikan ke kita…

Na’udzubillah…

🌱 Solusi / Amalan

Segera minta maaf Jangan tunggu lebaran ... kalau salah, langsung minta maaf.

Jaga lisan Nabi bersabda:

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam.”

Sering introspeksi Tanya diri: “Hari ini, ada nggak hati yang saya sakiti?”

Doakan orang yang pernah kita sakiti Minimal:

“Ya Allah, maafkan aku dan dia…”

✨ Penutup

Hadirin yang dimuliakan Allah…

Masuk surga itu tidak hanya soal hubungan dengan Allah… tapi juga hubungan dengan manusia… Jangan sampai… kita rajin sujud… tapi gagal masuk surga… karena terlalu banyak hati yang kita lukai…


Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Lakukan Amalan Ini untuk Merubah Takdir

Iman atau percaya kepada Qodho dan Qodar alias takdir atau nasib merupakan bagian dari Rukun Iman dalam Islam.

Takdir adalah ketentuan Allah SWT berdasarkan pertimbangan terbaik dari Allah SWT dan hal terbaik bagi hamba-Nya.


Berikut ini ini tiga amal atau perbuatan yang bisa mengubah takdir buruk menjadi takdir baik, mengubah nasib buruk yang semula ditetapkan Allah menjadi nasib baik, berdasarkan hadits-hadits shahih dari kitab Shaihain dan Bulughul Maram.

*1.Amal Kebaikan.*

Rasulullah saw menegaskan :

"Beramallah kamu sekalian, karena beramal (berbuat kebaikan/ibadah) akan mengubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukan-Nya padamu" (HR. Bukhori dan Muslim).


“Tiada yang dapat menambah umur seseorang, selain (amal) kebaikan.” (HR. Ahmad dan Thabrani)


*2. Sedekah*

 Selain manambah harta dan membuat harta jadi berkah, sedekah pun bisa mengubah takdir atau nasib.

Rosulluloh bersabda :

"Sesungguhnya sedekah itu dapat memadamkan kemarahan Allah dan menolak ketentuan yang buruk.” (HR. Tirmidzi).


“Bersegeralah bersedekah, karena bala tidak pernah mendahului sedekah.” (HR. Thabrani).


“Sesungguhnya sedekah dan silaturahim itu dapat menambah umur dan menolak ketentuan buruk yang tidak disukai dan ingin dijauhi.” (HR. Abu Ya’la Alhambali).


*3. Doa*

Doa adalah senjata kaum mukmin, Doa harus mengiringi atau diiringi usaha dan tawakal. Kekuatan doa sangat besar karena ia adalah permohonan kepada Yang Maha Besar, yakni Allah SWT.

Rosulluloh bersabda :

“Tiada yang bisa menolak takdir Allah, kecuali doa.” (HR. Tirmidzi, Hakim, Ahmad, dan Ibnu Majah).


Ya Allah Yang Maha Suci berilah kemampuan kpd kami, kel, shbt dan kel nya melaksanakan tiga amal yang bisa mengubah takdir buruk kami menjadi takdir baik.

Aamiin

Friday, April 10, 2026

4 Tanda-Tanda Orang yang Celaka

Ada 4 tanda orang yg celaka :

*1.Sabda Rosulluloh SAW*

"Suka melupakan dosa masa lalu, padahal dosa itu tersimpan di sisi Allah"

Sifat lupa selalu menempel pada manusia. Allah menciptakan sifat lupa karena hendak membimbing hamba-Nya.

Dlm suatu hadis disebutkan bahwa bila Allah menghendaki kebaikan hamban-Nya, maka Ia selalu mengingatkan tentang aib (cacat) hamba tersebut dalam hidupnya.

" Jika Allah SWT menghendaki kebaikan bagi seorang hamba-Nya maka Dia akan memberi kepandaian dalam agama, menjadikan zuhud di dunia dan memperlihatkan aib-aib (cacat) dirinya"(HR Abu Naim)


*2. Rosulluloh saw bersabda :*

"Suka membangga-banggakan kebaikan yang telah lalu, padahal ia tidak tahu apakah kebaikannya itu diterima atau tidak"


*3. Sabda Rosululloh*

" Dalam urusan dunia ia suka melihat orang yang lebih tinggi"

Firman Allah SWT " Dan celakalah bagi orang yg kafir, yaitu orang yg lebih menyukai kehidupan dunia daripada kehidupan akherat"(QS Ibrahim : 2-3)


*4. Rosulluloh bersabda* 

" Dalam urusan agama ia suka melihat kpd orang yg lebih rendah"

Firman Allah SWT " ...Maka berlomba-lombalah dalam kebaikan..."(QS Al Baqarah :148)


Ya Allah Yang Maha Merajai, jagalah kami, kel, shbt dan kel nya agar tidak tergolong orang2 yang celaka, dan berilah kemampuan untuk berbuat amal kebaikan.

Aamiin

Thursday, April 9, 2026

3 Jenis Gaya Berbicara yang Dibenci Rasulullah SAW

Rasulullah SAW bersabda:

: “Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh kedudukannya daripadaku pada hari Kiamat ialah orang yang banyak bercakap tanpa manfaat, orang yang suka memperolok atau merendahkan orang lain dan orang yang sombong dalam percakapannya”.( HR al-Tirmidzi)


Dari hadis ini, kita bisa menjumpai 3 karakter yang tidak disukai oleh Rasulullah:

*1.“Thartharun”* ; 

 Orang yang suka bercakap panjang lebar tanpa faedah, banyak berceloteh, atau gemar mencelah percakapan orang lain tanpa adab. Mereka biasanya ingin mendominasi perbualan dan kurang menghormati orang lain yang turut ingin bercakap.


*2. “Mutasyaddiqun”* ;  

 Golongan ini berbicara dengan nada meremehkan, memperolok-olokkan, atau merendahkan orang lain. Mereka mungkin menggunakan kata-kata kasar atau menyindir untuk menjatuhkan martabat orang lain.


*3. “Mutafayhiqun”* ;    

 Golongan yang suka bercakap besar, memuji-muji diri sendiri, atau menonjolkan kelebihan mereka dengan sombong. Percakapan mereka biasanya bertujuan untuk mencari perhatian dan mengagungkan diri sendiri.


Ya Allah Yang Maha Penyayang, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya menghindari 3 cara bicara yang dibenci Rosulullah.

Aamiin.

KUNCI HIDUP BAHAGIA

Agar kita merasakan hidup penuh kebahagiaan, hal-hal yang bisa kita lakukan adalah “menjaga hati” yaitu :


*1. Tidak membenci*

Janganlah kebencian menjadikan pudarnya persaudaraan sesama muslim.


(QS. Al - Hujarat : 10)

Yang artinya :

"Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat". 


*2. Tidak berkeluh kesah*

Orang-orang yang beriman jangan mudah berkeluh kesah atas segala sesuatu yang menimpanya, karena apa yang kita alami adalah sebuah proses yang harus dilalui, agar menjadi lebih dewasa.


(QS.Ali Imran : 200)

Yang artinya :

"Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung".


*3. Berprasangka baik (positive thinking)*

Kita harus senantiasa berpikir positif meskipun kerap ditimpa musibah. Karena menyadari bahwa Allah tidak pernah memberi cobaan melebihi kekuatan kita.


(QS. Al Baqarah : 286)

Yang artinya : 

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya, ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya…"


*4. Selalu memberi*

Jadilah orang yg selalu memberi karena ketika kita memberi akan ada 2 kebahagiaan yaitu kebahagian pada yg memberi dan kebahagian pada yang diberi.


(HR. Bukhari Muslim)

Rosulullah berdabda : Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah. Dan mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. Dan sebaik-sebaik sedekah adalah yang dikeluarkan dari orang yang tidak membutuhkannya.

Barangsiapa menjaga kehormatan dirinya maka Allah akan menjaganya dan barangsiapa yang merasa cukup maka Allah akan memberikan kecukupan kepadanya.


YA Allah berikanlah kemampuan kepada kita untuk dapat melaksanakan hal hal tersebut


Aamiin Ya Robbal Alaamiin

Tuesday, April 7, 2026

Keutamaan Akhlak Terpuji Sesuai Hadist

Secara bahasa akhlak seseorang diartikan sebagai budi pekerti yang dimiliki oleh seseorang terkait dengan sifat-sifat yang ada pada dirinya. 

 Firman Allah SWT

"Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu

 mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat.(QS Shad : 46)


Beberapa keutamaan memiliki akhlak yang terpuji antara lain

*1.Berat timbangannya diakhirat*

Rasulullah SAW 

"Tidak ada sesuatu yang diletakkan pada timbangan hari kiamat yang lebih berat daripada akhlak yang mulia, dan sesungguhnya orang yang berakhlak mulia bisa mencapai derajat orang yang berpuasa dan shalat. (HR Tirmidzi)


*2. Dicintai Rasul SAW*

Dari Jabir RA; Rasulullah SAW  bersabda:

"Sesungguhnya yang paling aku cintai dari kalian dan yang paling dekat tempatnya dariku di hari kiamat adalah yang paling mulia akhlaknya, dan yang paling aku benci dari kalian dan yan paling jauh tempatnya dariku di hari kiamat adalah yang banyak bicara, angkuh dalam berbicara, dan sombong" (HR Tirmidzi)


*3. Memiliki kedudukan yang tinggi*

Rasul SAW bersabda

“Tidak ada kemelaratan yang lebih parah dari kebodohan dan tidak ada harta (kekayaan) yang lebih bermanfaat dari kesempurnaan akal. Tidak ada kesendirian yang lebih terisolir dari ujub (rasa angkuh) dan tidak ada tolong-menolong yang lebih kokoh dari musyawarah. Tidak ada kesempurnaan akal melebihi perencanaan (yang baik dan matang) dan tidak ada kedudukan yang lebih tinggi dari akhlak yang luhur. Tidak ada wara’ yang lebih baik dari menjaga diri (memelihara harga dan kehormatan diri), dan tidak ada ibadah yang lebih mengesankan dari tafakur (berpikir), serta tidak ada iman yang lebih sempurna dari sifat malu dan sabar. (HR. Ibnu Majah dan Ath-Thabrani)


*4.Dijamin rumah di surga*

Dari Abu Umamah ra; Rasulullah SAW  bersabda:

"Saya menjamin sebuah rumah tepi surga bagi orang meninggalkan debat sekalipun ia benar, dan sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang tidak berbohong sekalipun hanya bergurau, dan rumah di atas surga bagi orang yang mulia akhlaknya".(HR Abu Daud)


Ya Allah As Shabuur, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya membentuk akhlak mulia agar mendapat keutamaannya..Aamiin

Monday, April 6, 2026

Amal tertahan karena dosa sosial

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin…

Segala puji bagi Allah yang telah memberi kita kesempatan beribadah… Sholat, puasa, sedekah…

Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ…

Kadang kita merasa sudah rajin ibadah Puasa jalan… sholat jalan… sedekah juga kadang jalan 😄

Tapi ada satu yang sering “tidak jalan”…

👉 hubungan dengan sesama manusia…


Ada satu hal yang sering tidak kita sadari:

👉 Amal kita bisa tertahan… bukan karena kurang ibadah… tapi karena dosa sosial


📖 Dalil 1: Amal Tidak Naik Karena Permusuhan

تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ... فَيُقَالُ: أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا

Latin:

Tuftaḥu abwābul-jannati yaumal-itsnaini wal-khamīs… fa yuqālu: anẓirū hādzaini ḥattā yaṣṭaliḥā

Artinya:

“Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis… lalu dikatakan: tangguhkan (amal) dua orang yang bermusuhan sampai mereka berdamai.” (HR. Muslim)

💡 Makna

👉 Amal kita bisa “ditahan”…

Bukan karena kurang sholat… Tapi karena masih ada konflik dengan sesama

📖 Dalil 2: Bahaya Menyakiti Orang Lain

الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

Latin:

Al-muslimu man salimal muslimūna min lisānihi wa yadih

Artinya:

“Seorang muslim adalah yang orang lain selamat dari lisan dan tangannya.” (HR. Bukhari & Muslim)

👉 Artinya:

Kalau lisan kita masih menyakiti… Maka kualitas keislaman kita dipertanyakan…

📖 Dalil 3: Orang Bangkrut di Akhirat

يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلَاةٍ وَصِيَامٍ... وَقَدْ شَتَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا...

Latin:

Ya’tī yaumal-qiyāmati biṣalātin wa ṣiyāmin… wa qad syatama hādzā wa ḍaraba hādzā…

Artinya:

“Dia datang di hari kiamat membawa sholat, puasa… tapi dia pernah mencaci, memukul, menzalimi orang lain… maka pahalanya diambil untuk mereka…” (HR. Muslim)

💔 Pesan Keras

👉 Ibadah banyak…

👉 Tapi habis dibagi ke orang lain…

Karena dosa sosial…


🏡 Contoh Nyata di Masyarakat

1️⃣ Tetangga Tidak Saling Sapa

Sholat rajin…

Tapi tetangga sebelah tidak disapa berbulan-bulan 😔

👉 Amal naik… tapi tertahan karena hati belum bersih

2️⃣ Mulut Tajam di Grup WA

Di grup WA: sindiran, nyinyir dan menyakitkan

👉 Jempol aktif… tapi pahala terkikis 😔

3️⃣ Durhaka Orang Tua

Rajin ibadah…

Tapi masih membentak ibu…

👉 Ini dosa sosial yang sangat berat

4️⃣ Suami Istri Tidak Harmonis

Di luar baik…

Di rumah kasar…

👉 Amal di luar bagus… tapi rusak di dalam rumah


Kadang kita ini:

👉 di masjid suaranya lembut…

👉 di rumah suaranya… speaker aktif 😄

Ini yang perlu diperbaiki…


🌟 Pesan 

Allah tidak hanya melihat: berapa banyak kita sholat, berapa lama kita puasa

Tapi juga melihat:

👉 bagaimana kita memperlakukan sesama manusia

💡 Solusi

Mulai hari ini:

🤝 Selesaikan konflik

💬 Jaga lisan

❤️ Lunakkan hati

🙏 Mudah memaafkan


“Jangan sampai kita capek ibadah… Tapi bangkrut di akhirat… karena tidak menjaga hubungan dengan sesama…”

🤲 Doa Penutup

 اللهم طهر قلوبنا من الحقد، وألسنتنا من الكذب، وأعمالنا من الرياء، واجعلنا من عبادك الصالحين

Latin: Allāhumma ṭahhir qulūbanā minal ḥiqd, wa alsinatanā minal kadzib, wa a‘mālanā minar riyā’, waj‘alnā min ‘ibādikaṣ-ṣāliḥīn

Artinya: “Ya Allah, bersihkan hati kami dari dendam, lisan kami dari dusta, amal kami dari riya, dan jadikan kami hamba-hamba-Mu yang shalih.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Thursday, April 2, 2026

Sehebat Apa Pun Kamu, Tak Berarti Tanpa Sholat

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh. 

Sekarang ini banyak orang hebat.

Ada yang hebat bisnisnya…

Ada yang hebat jabatannya…

Ada yang hebat followers-nya…

Tapi mohon maaf…

Kalau ditanya: “Subuh tadi jamaah apa sendirian?”

Langsung buffering… 😅

📖 Dalil Utama Tentang Sholat

1. Perintah langsung dari Allah

Arab:

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ

Latin:

Wa aqīmuṣ-ṣalāh

Artinya:

“Dan dirikanlah sholat.” (QS. Al-Baqarah: 43)

➡️ Ini bukan sekadar anjuran, tapi perintah langsung dari Allah.

2. Pembeda antara iman dan kufur

Arab:

إِنَّ بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكَ الصَّلَاةِ

Latin:

Inna baina ar-rajuli wa baina asy-syirki wal-kufri tarkaṣ-ṣalāh

Artinya:

“Sesungguhnya pembeda antara seseorang dengan kesyirikan dan kekufuran adalah meninggalkan sholat.” (HR. Muslim)

➡️ Jadi sholat itu bukan sekadar ibadah tambahan, tapi penentu keselamatan iman.

3. Amalan pertama yang dihisab

Arab:

أَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الصَّلَاةُ

Latin:

Awwalu mā yuḥāsabu bihil ‘abdu yaumal qiyāmah aṣ-ṣalāh

Artinya:

“Amalan pertama yang dihisab pada hari kiamat adalah sholat.” (HR. Tirmidzi)

➡️ Kalau sholatnya baik → yang lain ikut baik

➡️ Kalau sholatnya rusak → yang lain ikut rusak

💡 Makna: Hebat Tanpa Sholat = Kosong Nilai


Jabatan tinggi → tidak menyelamatkan tanpa sholat

Harta banyak → tidak menolong tanpa sholat

Ilmu luas → tidak berarti tanpa sholat

Karena sholat itu hubungan langsung dengan Allah.

➡️ Sehebat apapun manusia, kalau putus dengan Allah…

➡️ Maka dia sebenarnya sedang kehilangan arah hidup.

🧠 Contoh Real di Masyarakat

Pengusaha sukses tapi lalai sholat

Omzet miliaran

Tapi hidupnya gelisah, rumah tangga bermasalah

➝ Karena tidak ada keberkahan

Pejabat tinggi tapi meninggalkan sholat

Dihormati manusia

Tapi di sisi Allah… kosong

➝ Bahkan bisa jadi berat hisabnya

Orang sederhana tapi menjaga sholat

Hidup biasa saja

Tapi hatinya tenang

➝ Karena dekat dengan Allah

😄 Selipan Humor Ringan

Sekarang banyak orang bilang:

“Yang penting hatinya baik…”

Padahal…

Kalau dipanggil adzan saja tidak datang…

Bagaimana hatinya bisa dibilang baik? 😄

Ibaratnya:

Ngaku cinta… tapi tiap ditelepon nggak pernah diangkat…

Ya lama-lama ditinggal juga… 😅


🔥 Pesan Penutup

Mari kita renungkan:

Kita ini hebat di mata manusia… atau hebat di mata Allah?

Kita sibuk dunia… tapi apakah kita menjaga sholat?

➡️ Karena pada akhirnya…

Yang menyelamatkan kita bukan gelar, bukan harta, tapi sholat kita.

🤲 Doa Penutup

Arab:

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الْمُحَافِظِينَ عَلَى الصَّلَاةِ، وَاجْعَلْهَا قُرَّةَ أَعْيُنِنَا، وَلا تَجْعَلْنَا مِنَ الْغَافِلِينَ

Latin:

Allāhummaj‘alnā minal muḥāfiẓīna ‘alaṣ-ṣalāh, waj‘alhā qurrata a‘yuninā, wa lā taj‘alnā minal ghāfilīn

Artinya:

“Ya Allah, jadikan kami orang-orang yang menjaga sholat, jadikan sholat sebagai penyejuk hati kami, dan jangan jadikan kami termasuk orang-orang yang lalai.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Amal Kecil di Syawal, Penentu Besar di Akhirat

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh. 


Sdrku yang dirahmati Allah…

Kadang setelah Ramadhan, kita ini seperti “HP habis di-charge full” 🔋

Sholat rajin, Qur’an lancar, sedekah jalan…

Tapi masuk Syawal…

chargernya hilang 😄

Nah… kultum malam ini mengingatkan:

justru amal kecil setelah Ramadhan, itu yang menentukan nasib kita di akhirat.


📖 Dalil 1: Amal Kecil yang Rutin Dicintai Allah

Rasulullah ﷺ bersabda:

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

Latin:

Ahabbul a‘māli ilallāhi adwamuhā wa in qalla.

Artinya:

“Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang terus-menerus meskipun sedikit.” (HR. Bukhari Muslim)

👉 Maknanya:

Bukan yang besar sesaat…

Tapi yang kecil tapi istiqomah.

📖 Dalil 2: Kebaikan Sekecil Apa pun Akan Dibalas

Allah berfirman:

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

Latin:

Faman ya‘mal mitsqāla dzarratin khairan yarah.

Artinya:

“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya).” (QS. Az-Zalzalah: 7)

👉 Maknanya:

Tidak ada amal yang sia-sia, sekecil apa pun.


Pesan...

Ramadhan itu seperti “training besar”

Syawal itu “ujian sebenarnya”

👉 Kalau setelah Ramadhan kita masih bisa:

Sholat tepat waktu

Sedekah walau sedikit

Menjaga lisan

Itulah tanda keberhasilan kita


🏡 Contoh Real di Masyarakat

1. 👴 Bapak yang istiqomah ke masjid

Dulu Ramadhan rajin tarawih

Setelah Syawal… tetap datang Subuh walau cuma 3 orang

👉 Itu lebih bernilai daripada ramai tapi hanya musiman

2. 👩 Ibu yang tetap bersedekah

Ramadhan semangat bagi-bagi

Syawal tetap sisihkan Rp2.000 tiap hari

👉 Kecil… tapi terus mengalir sampai akhirat

3. 📱 Menjaga lisan di grup WA

Dulu Ramadhan menahan diri

Syawal tetap tidak ikut gosip atau nyinyir

👉 Ini amal kecil… tapi berat dan besar pahalanya

4. 🧒 Anak muda yang menjaga sholat

Ramadhan rajin ke masjid, Syawal tetap jaga 5 waktu meski sendiri

👉 Ini tanda iman yang hidup


🎯 Pesan 

Jangan remehkan amal kecil…Karena bisa jadi:

👉 Senyum kita kepada tetangga

👉 Menyingkirkan batu di jalan

👉 Menahan emosi pada pasangan

Itulah yang justru menyelamatkan kita di akhirat


🤲 Doa Penutup

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الَّذِينَ يَدُومُونَ عَلَى الطَّاعَةِ وَلَا يَنْقَطِعُونَ

Latin:

Allāhummaj‘alnā minal-ladzīna yadūmūna ‘alath-thā‘ah wa lā yanqathi‘ūn.

Artinya:

“Ya Allah, jadikan kami termasuk orang-orang yang terus istiqomah dalam ketaatan dan tidak terputus.”

Kalau Ramadhan membuat kita hebat… Maka Syawal menguji kita tetap taat… Karena sesungguhnya… yang kecil tapi istiqomah… bisa lebih besar nilainya di hadapan Allah daripada yang besar tapi hanya sesaat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Mengapa Kita Diuji?

Mengapa kita tak pernah luput dari cobaan hidup?

Kita temukan jawabannya di surat Al-‘Ankabut ayat 2. Allah Ta’ala berfirman:

“Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan: ‘Kami telah beriman.’ , sedang mereka tidak diuji?” (QS. Al-‘Ankabut : 2)


Apa hikmah di balik setiap ujian yang menerpa?

*1. Karena Allah ingin mengetahui siapakah hamba-Nya yang benar-benar bersabar* Sebagaimana dalam firman-Nya,

“Dan sungguh Kami akan menguji kalian agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kalian, dan agar Kami menyatakan baik buruknya ihwal kalian.” (QS. Muhammad : 31)


*2. Musibah akan melebur dosa seorang hamba*. 

Ibunda ‘Aisyah ra meriwayatkan hadits dari Rasulullah SAW mengenai hal tersebut:

“Tidaklah suatu musibah menimpa seorang muslim, bahkan sekedar duri yang menusuknya sekalipun, melainkan Allah akan menghapus kesalahannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)


Sikap kita tatkala menghadapi musibah yang silih berganti. 

*1. Dengan bersabar dan menahan keluh kesah*. 

 Allah Ta’ala berfirman :

“Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Itulah mereka yang jika ditimpa musibah, mereka mengucapkan: ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un (Sesungguhnya kami milik Allah dan kami akan kembali kepada-Nya).’ . Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Tuhannya. Dan merekalah orang-orang yang diberi petunjuk.” (QS. Al-Baqarah : 155-157)


“Dan bersabarlah! Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Anfal : 46)


“Dan Allah menyukai orang-orang yang sabar.” (QS. Ali ‘Imran : 146)


*2. Bermuhasabah diri dan banyak bertaubat.*   

 Allah Ta’ala berfirman,

“Dan semua musibah yang menimpa kalian, maka itu disebabkan oleh ulah tanganmu sendiri. Dan Allah memaafkan sebagian besar kesalahanmu"(QS. Asy-Syura : 30)


Ya Allah Al Haadii, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya menghadapi semua ujian hidup kami.... Aamiin

Wednesday, April 1, 2026

Hikmah Allah SWT Menurunkan Penyakit

Pertanyaan besar akan menyelimuti kita, bahwa mengapa Tuhan menurunkan penyakit pada diri kita? Apa hikmah yg terkandung dibaliknya?

*1. Sakit menyadarkan betapa nikmatnya sehat*

" Manfaatkanlah sehatmu sebelum sakitmu"(HR Al Hakim dan Baihaki)


*2. Sakit merupakan 'peluit' kematian*

" Dimana saja kamu berada kematian akan mendapatkanmu, kendatipun kamu di dalam benteng yg tinggi dan kokoh"(QS An Nisaa:78)


*3. Sakit merupakan rahmat dari Allah SWT*

" Barangsiapa dikehendaki Allah kebaikan maka Dia akan menimpakan ujian padanya"(HR Bukhari)

" Tidaklah seorang muslim ditimpa penyakit kecuali Allah menggugurkan dosa-dosanya spt gugurnya daun pada pohon"(HR Bukhari)


Ya Allah  An Nuur, lindungi kami, kel, shbt dan kel nya musibah penyakit. Jika Engkau beri kami penyakit, semoga kami dapat mengambil hikmahnya.

Aamiin

Sunday, March 22, 2026

Wasiat Setelah Ramadhan

Wasiat Setelah Ramadhan


Baru saja kita meninggalkan bulan suci Ramadhan, bulan yang indah tentunya bagi semuanya. 


Ada hal yang kita lakukan setelah kita melepas bersama bulan Ramadhan.

*1. Bersyukur kepada Allah*

Bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas disempurnakannya ibadah kita, yang mulia di bulan Ramadhan seperti berpuasa yang wajib, kemudian shalat Tarawih, membaca Al-Qur’an dan lain-lain

Allah berfirman :

“Dan supaya kalian menyempurnakan jumlah bilangan berpuasa di bulan Ramadhan dan supaya kalian mengagungkan Allah (bertakbir) dan supaya kalian bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (QS. Al-Baqarah : 185)


*2. Meminta qobulul amal*

Meminta dengan sungguh-sungguh kepada Allah ‘Azza wa Jalla supaya Allah menerima amal ibadah yang sudah kita lakukan. Meminta qobulul amal. Karena amalan yang diterima itulah yang akan bermanfaat bagi kita di akhirat. Banyaknya amal yang kita lakukan selama di bulan Ramadhan, kalau tidak diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka tidak bermanfaat bagi diri kita. Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam -diantara dzikir pagi yang beliau ajarkan kepada kita setelah shalat subuh- mengatakan:

“Ya Allah aku meminta kepadaMu ilmu yang bermanfaat, dan rezeki yang baik dan amalan yang diterima.” (Musnad Imam Ahmad, 6/322; Sunan Ibnu Majah, no. 925)


Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as berdoa kepada Allah:

“Wahai Rabb kami, terimalah dari kami. Sesungguhnya Engkau adalah Dzat yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah : 127)


*3. Memohon ampun kepada Allah*

Senantiasa memohon ampun kepada Allah dan beristighfar atas segala kekurangan yang ada. Bagaimanapun kita sudah berusaha melakukan amal shalih di bulan Ramadhan.

Maka pada kesempatan selanjutnya kita senantiasa beristighfar dan memohon kepada Allah semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mengampuni dosa kita dan menutupi kekurangan kita dan menerima amal ibadah kita meskipun penuh di dalamnya dengan kekurangan.


*4. Istiqomah menjaga ketaatan*

Istiqomah menjaga ketaatan setelah bulan Ramadhan ini. 

Maka di bulan Syawal ini dan juga di bulan-bulan seterusnya, senantiasa kita menjaga amal ibadah dan ketaatan yang sudah kita lakukan.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

“Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu kematian.” (QS. Al-Hijr : 99)


Ya Allah Ar Ra'uuf, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya bisa istiqomah menjalankan wasiat² setelah ramadhan.

Aamiin

Friday, March 20, 2026

Jadilah pemaaf

Ini merupakan kado terpenting dari terselesaikannya gemblengan bulan Ramadhan. Terutama hasil Muhasabatunnafs (introspeksi diri) pada malam Lailatul Qadar.Sebagai tuntunan bagi manusia agar berbudi luhur, yaitu terlebih dahulu memaafkan kesalahan sebelum datang wajah si bersalah menunduk dengan satu permohonan maaf.


Inilah Keuntungan Si Pemaaf  

*1. Hidup Mulia* 

Memaafkan, itu istimewa. Anda dipandang mulia di mata orang-orang pilihan. 

Di atas itu, Anda bertambah mulia di sisi Allah. Rasulullah saw bersabda : “Allah tidaklah menambahkan kepada seseorang, disebabkan ia mau memaafkan, melainkan kemuliaan”. (Hr. Muslim). 


*2. Dosa-dosa Terampuni,*

Sabda nabi saw:

“Siapa tidak menyayangi, ia tidak akan disayangi. Siapa tidak mau memaafkan, ia tidak akan diampunkan. Dan siapa tidak bertaubat, ia tak diberi pahala taubat”. (Hr. Thabrani; shaih).

Allah Ta'ala berfirman :

“..dan hendaklah mema’afkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. An-nur : 22).


*3. The Real Winner*

Pemaaf adalah pemenang sejati karena berhasil mengalahkan hawa nafsunya.

Allah SWT berfirman :

“Dan Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: “Hendaklah mereka mengucapkan Perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.”(QA. Al-Isra:53)


*4. Penjaga kerukunan*

Rasulullah saw mengingatkan:

“Pintu-pintu surga dibuka tiap Senin dan Kamis. Setiap orang yang tidak berbuat syrik, ia mendapat ampunan. Kecuali orang yang tidak akur dengan saudaranya. Dikatakan “Tangguhkan pengampunan kepada kedua orang ini sampai mereka berdamai / rukun kembali” (Hr. Muslim).


*5. Menjadi Penyabar*  

 Sabar merupakan sifat terpuji dan menempati derajat yang tinggi. 

Inilah balasan untuk orang yang sabar. 

Pahala tanpa batas. Allah berfirman:

“ Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dipenuhi pahala mereka tanpa batas” (QS. Az-zumar :10).

Ya Allah Ya Muntaqim, Jadikan kami, kel, shbt dan kel nya menjadi orang pemaaf yang akan membawa kami kepada jalan kemuliaan.

Aamiin

Wednesday, March 18, 2026

Keutamaan Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan

Keutamaan Zakat Fitrah di Bulan Ramadhan


Bulan Ramadhan adalah momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain menjadi bulan penuh berkah dan ampunan, Ramadhan juga dikenal sebagai momen di mana umat Islam dianjurkan untuk berbagi lebih banyak kepada sesama.

Allah Ta'ala berfirman :

“Dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.”(QS. Al-Baqarah: 43) 

Salah satu amalan yang menjadi fokus utama pada bulan suci ini adalah zakat fitrah.


Zakat fitrah merupakan zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap individu Muslim pada akhir bulan Ramadhan sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri. 

Hukum zakat fitrah adalah wajib bagi setiap individu Muslim yang mampu. 

Kewajiban zakat fitrah didasarkan pada hadis riwayat Bukhari dan Muslim: Rasulullah SAW bersabda:

“Wajib bagi setiap Muslim untuk membayar zakat fitrah, yakni sejumlah makanan pokok, yaitu satu sha’ gandum atau kurma atau satu sha’ lainnya yang biasa dikonsumsi di daerah masing-masing.” (H.R Bukhari dan Muslim)


Berikut ini beberapa keutamaan zakat fitrah dalam ajaran agama Islam:

*1. Membersihkan Jiwa dan Harta*

Melalui pembayaran zakat fitrah, seseorang membersihkan diri dari segala dosa dan kesalahan yang mungkin terjadi selama menjalani ibadah puasa. Ini juga menjadi pembersih harta dari sifat-sifat kikir dan keserakahan.


*2. Membantu Kaum Dhuafa*

Zakat fitrah bertujuan untuk membantu mereka yang kurang mampu, memastikan mereka juga bisa merayakan hari kemenangan Idul Fitri dengan layak dan bahagia. Ini adalah wujud nyata dari sikap kepedulian terhadap sesama.


*3. Menjaga Solidaritas Sosial*

Amalan zakat fitrah tidak hanya berfokus pada memberi bantuan kepada yang membutuhkan tetapi juga memperkuat ikatan sosial antara sesama Muslim. 

Ini menciptakan kesadaran akan kebersamaan dan saling menguatkan dalam komunitas.

Ya Allah Al Barru, jadikan zakat fitrah kami, kel, shbt dan kel nya sebagai wujud kasih sayang kami agar Idulfitri menjadi hari kemenangan bagi kami semua.

Aamiin

Perbuatan Ringan yg Bernilai Sedekah

Perbuatan Ringan yg Bernilai Sedekah


1. Apabila kita belanja di Pasar Tradisional atau di Tukang sayur, Janganlah menawar

Niatkanlah itu salah satu cara kita untuk bersedekah.

Insya Allah, Allah akan membalas dengan Rezeki yang lebih baik.


*2*.Bentuk sedekah yg paling tersembunyi adalah mendo'akan kebaikan orang lain, yg tdk diketahui oleh orang yg kita do'akan.


*(HR.Ahmad)*

*Doamu kepada orang lain adalah juga doa untuk dirimu*


*3*.Setiap kebaikan adalah sedekah meskipun sekecil apapun.


*Semua kebikan meskipun sebiji sawi tidak akan ada yg terlewatkan, pasti Allah akan memberi pahala*


*4*.Memberi kemudahan kepada orang lain adalah sedekah.


*Akan Allah balas dengan kemudahan kepada kita ketika di akherat*


*5* Mengucapkan kalimat Thayyibah(kata yg baik) 


*(HR. Bukhari, Muslim)*

Rosulullah SAW bersabda :

*Kalimat yang baik adalah sedekah*


*6* Menyingkirkan gangguan di jalan.


*(HR. Bukhari, Muslim)*

Rosulullah SAW bersabda :

*Menyingkirkan gangguan dijalan adalah sedekah*


*7*.Bila kita belum bisa melaksanakan seluruh amalan Ramadhan, maka pilihlah salah satu dari amalan Ramadhan.


*Sedekah, Tilawah, Iktikaf.*

Pilihlah salah satu jadikanlah sebagai amalan unggulanmu.


Jangan biarkan Ramadhan pergi meninggalkan kita, tanpa satupun kita punya amalan unggulan.

Ya Allah mudahkanlah, ringankanlah kami semua untuk melaksanakan amalan2 tsb diatas, sehingga kami tidak menjadi orang2 yang merugi.

Aamiin Ya Robbal Alamiin

Tuesday, March 17, 2026

Bagaimana Kita Mengakhiri Ramadhan ?

Bagaimana Kita Mengakhiri Ramadhan ?


Setiap muslim di ujung ramadhan mendapati dirinya pada dua dilema yang selalu berulang setiap tahunnya. Kita pasti bersedih karena akan kehilangan momentum pahala dan keberkahan yang berlipat-lipat di bulan ramadhan, namun pada saat yang sama kita juga harus bergembira dengan datangnya hari raya Idul Fitri. Dari Aisyah ra, Rasulullah SAW bersabda tentang kebahagiaan di hari raya : “ Sesungguhnya setiap kaum itu mempunyai hari raya, dan sungguh inilah hari kegembiraan bagi kita “ (HR Bukhori).


Setidaknya ada tiga hal yang bisa dilakukan seorang muslim di akhir ramadhan.

*Pertama : Berusaha tetap istiqomah dan bersungguh-sungguh dalam ibadah.*

Rasulullah SAW senantiasa meningkatkan ibadahnya di akhir Ramadhan. Beliau juga menjalankan sunnah I’tikaf – berdiam diri di masjid untuk beribadah – selama sepuluh hari yang terakhir. Dari Aisyah ra, ia berkata : adalah Nabi SAW ketika masuk sepuluh hari yang terakhir (Romadhon), menghidupkan malam, membangunkan istrinya, dan mengikat sarungnya (HR Bukhori dan Muslim). 

Di akhir Ramadhan ini, hendaknya seorang muslim sejenak melakukan perenungan diri. Bermuhasabah agar hati ini tidak merasa sombong dengan banyak ibadah yang telah dilakukan, tapi justru terus mawas diri dan berharap agar puasa dan amal ibadah lainnya selama Ramadhan ini benar-benar diterima di sisi Allah SWT. Hendaklah kita merenungi sabda Rasulullah SAW : " Betapa banyak orang yang berpuasa, tapi tidak mendapatkan dari puasanya kecuali hanya rasa lapar. Dan betapa banyak orang yang sholat malam, tapi tidak mendapatkan dari sholatnya kecuali hanya begadang " (HR Ibnu Majah & al-Hakim)



*Kedua :Mengeluarkan zakat fitrah dengan ikhlas dan tepat waktu*

Dari Ibnu Abbas ra :Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah sebagai penyucian bagi orang yang berpuasa dari kesia-sian dan perbuatan keji, dan juga sebagai makanan bagi kaum miskin. 

Barang siapa yang menunaikannya sebelum sholat (ied) maka itu adalah zakat yang dikabulkan, dan barang siapa yang menunaikannya setelah sholat (ied) maka dia termasuk sedekah biasa.(HR Ibnu Dawud & Ibnu Majah)


*Ketiga : Meningkatkan Syiar Idul Fitri, dan bukan sekedar menjaga tradisi.*

Hari raya Idul Fitri adalah salah satu syiar dalam agama Islam. Karenanya, sudah sepatutnya seorang muslim menyambutnya dengan kegembiraan dan mengagungkannya. 

Allah SWT berfirman : “ dan barangsiapa mengagungkan syi'ar-syi'ar (agama) Allah, Maka Sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati “ (QS Al-Haj:32)


Rasulullah SAW dalam haditsnya banyak menunjukkan esensi hari raya Idul Fitri sebagai sebuah syiar yang harus disemarakkan.dengan sebuah kegembiraan yang dijanjikan oleh Rasulullah SAW : " Bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, kegembiraan ketika berbuka ( buka puasa dan saat Idul Fitri) dan kegembiraan saat bertemu Tuhan mereka " ( HR Bukhori &; Muslim). 

Ya Allah Al Muta'ali, berilah kpd kami, kel, shbt dan kel nya agar mampu menutup Ramadhan tahun ini dengan ihsan, serta menyambut dan mengisi Idul Fitri dengan kegembiraan yang bernilai di sisi-Mu.

Aamiin.

Monday, March 16, 2026

Tiga Catatan di Pengujung Ramadhan

 *Tiga Catatan di Pengujung Ramadhan*


Ramadhan tahun ini sudah hampir di tetes terakhir untuk kita nikmati.

Paling tidak ada tiga catatan yang patut kita garis bawahi selama menikmati Ramdhan tahun ini.


*Pertama, seliar apa pun nafsu kita, ia bisa didewasakan*.

Momentum Ramadan menyediakan tarbiyah khusus buat nafsu kita.

Allah Ta'ala berfirman : “…sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Yunus : 53)

Di luar Ramadan, pintu-pintu aliran energi nafsu kerap terbuka lebar.

Kekuatan nafsu kian berkembang bersama energi yang diperoleh tubuh dari makan, minum, dan lain-lain. Bayangkan jika pintu-pintu itu tak pernah tertutup. Nafsu jadi kian liar.

Allah SWT menghadiahi shaum agar seorang mukmin bisa mendewasakan nafsu. Bisa menutup-buka pintu-pintu energinya.

Nafsu harus dipaksa. Agar, ia bisa dewasa. Semoga tarbiyah Rabbaniyah di bulan Ramadhan ini telah memdewasakan nafsu kita. Sehingga, pasca Ramadhan nanti kita bisa mengendalikan diri.


*Kedua, sekotor apa pun jiwa kita, ia bisa dibersihkan.*

Alur hidup persis seperti aliran air dalam pipa-pipa. Ada yang masuk, mengalir dan berproses hingga menjadi keluaran. Kian kotor masukan, makin banyak endapan yang melekat pada bagian dalam pipa.

Selama sebelas bulan, saringan-saringan masukan boleh jadi begitu longgar. 

Semua bisa masuk. Mulai dari yang samar, kotor, bahkan beracun. Kalau saja tidak dipaksa ada saringan, proses pengeroposan menjadi sangat cepat. Jiwa-jiwa yang keropos akan membutakan mata hati.

Allah SWT berfirman : “Maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami? Atau, telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karenasesungguhnya bukan mata itu yang buta, tetapi hati yang di dalam dada.” (QS. Al Hajj : 46)

Jika aliran yang masuk melalui pipa mata, telinga, mulut, pikiran, dan rasa bisa tersaring jernih; tidak akan ada endapan. Ibadah yang sebelumnya berat menjadi ringan. Sangat ringan!

Allah SWT berfirman“ Demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya, sungguh beruntung yang mensucikan jiwa itu, dan sungguh merugi yang mengotorinya.” (QS. As Syam: 7-10)


*Ketiga, sepicik apa pun ego kita, ia bisa dicerdaskan.*

Kadang manusia bangga berdiri di atas egonya. Seolah ia mengatakan, “Inilah saya!” Nalar berikutnya pun bilang, pusatkan semua kekuatan diri demi kepuasan ego. Walau sebenarnya, keakuan itu sudah melabrak nilai-nilai ketinggian Islam.

Karena ego, orang bisa menganggap kalau dirinyalah yang terbaik. Tak perlu masukan dan sumbang saran. Karena ego pula, orang menjadi tak perlu berjamaah.

Ramadhan memaksa ego untuk tunduk dengan kenyataan. Bahwa, yang ego banggakan ternyata tak sekuat yang dibayangkan. 

Dalam bentuk yang lain, ego bisa ditundukkan dengan memperbanyak sujud. Itulah di antara makna qiyamul lail. Ketika sendiri, kemuliaan ego melalui simbol kepala secara terus-menerus disejajarkan dengan bumi. Suatu tempat di mana di situ ada kotoran, tempat berpijak kaki-kaki hewan, dan tempat berkumpul kotoran manusia. Ego dipaksa untuk melihat kenyataan diri. Bahwa, ia hanya seorang hamba.

Allah dalam firman-Nya, “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadanya...” (QS. Al Bayyinah : 5)

Ya Allah Al Waali, jadikan ramadhan tahun ini, bisa mengembalikan kesadaran kami, kel, shbt dan kel nya, bahwa tugas utama seorang hamba,adalah menyembah kepada-Mu.

Aamiin

 

Saturday, March 14, 2026

4 Golongan yang Tidak Mendapatkan Lailatul Qadar

Lailatul Qadar merupakan karunia besar Allah yang hanya diberikan kepada umat Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam (SAW). Ibadah pada malam itu lebih baik dari 1000 bulan atau 83 tahun lebih. Namun, ada empat golongan tidak mendapatkan Lailatul Qadar tesebut. Siapa saja mereka? 


Adapun orang yang tidak akan mendapatkan Lailatul Qadar diterangkan dalam Kitab Al-targhib wat Tarhib. Berikut keterangannya:

"Maka ketika fajar telah meyingsing, Malaikat Jibril menyeru: Wahai para Malaikat, silakan pergi! silahkan pergi! maka mereka bertanya: Wahai Malaikat Jibril, apa yang akan diperbuat Allah terhadap kepentingan-kepantingan orang-orang mukmin dari Ummat Muhammad? Jibril menjawab: Allah memperhatikan mereka maka Dia akan mengampuni mereka, kecuali empat orang. Kemudian para sahabat bertanya: Siapakah mereka Ya Rasulullah? Beliau menjawab: "Mereka adalah (1) Orang yang selalu meminum minuman keras, (2) Orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, (3) Orang yang memutus tali silaturrahim, (4) Orang yang bermusuhan, tidak bertegur sapa selama lebih dari tiga hari." 

Ya Allah Az Zhahiir, jadikan kami, kel, shbt dan kel nya bukan termasuk empat golongan orang yang tidak mendapatkan Lailatul Qadar.

Aamiin.

Friday, March 13, 2026

7 Keutamaan Hari Jum'at di Bulan Ramadhan

Hari Jumat menjadi salah satu momen istimewa dalam agama Islam. Keistimewaan hari Jumat semakin terasa pada saat Ramadhan, karena Ramadhan merupakan bulan suci yang penuh berkah.


*1.Hari Jumat, Pintu Pahala yang Terbuka Lebar*

Hari Jumat dianggap sebagai hari yang diberkahi dalam Islam. Hari dimana pintu-pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup. 

Hal ini menunjukkan pentingnya hari Jumat dalam memperoleh pahala. Di bulan Ramadhan amalan setiap perbuatan dilipat gandakan. Maka dari itu, ini adalah waktu bagi umat Islam untuk memperbanyak amalan-amalan terutama pada hari Jumat.


*2. Shalat Jumat,Puncak Keberkahan di Tengah Bulan Ramadhan*

Dalam islam, seorang laki-laki Muslim memiliki kewajiban untuk shalat Jumat. Seorang laki-laki Muslim yang menjalankannya shalat Jumat, tidak hanya berpeluang mendapat pahala shalat Jumat yang lebih besar tetapi juga mendapat ampunan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat, kemudian dia bersuci sebersih mungkin, mengenakan wangi-wangian jika ada, lalu pergi ke masjid, mendengarkan khotbah tanpa bicara, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu di antara dua Jumat.”

Dengan begitu, kehadiran kita dalam shalat Jumat di bulan Ramadhan merupakan momen yang sangat berharga untuk mendapatkan ampunan 


*3. Memperbanyak Dzikir dan Doa*

Hal yang dianjurkan dalam bulan Ramadhan. Di hari Jumat, dzikir dan doa memiliki pahala yang lebih besar.

Dengan memperbanyak dzikir dan doa pada hari Jumat di bulan Ramadhan, kita bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.


*4. Bersedekah di Hari Jumat*

Keberkahan sedekah di hari Jumat pada bulan Ramadhan akan lebih terasa. Rasulullah SAW bersabda :

“Sesungguhnya hari Jumat itu memiliki saat yang tidak seorangpun yang muslim meminta sesuatu kebaikan padanya kecuali Allah akan memberikannya kepadanya, dan itulah setiap Jumat.”

Dengan memanfaatkan momen ini, bersedekah di bulan Ramadhan menjadi salah satu cara untuk meraih keberkahan dan pahala yang berlimpah.


*5. Membaca Al-Qur’an* 

Al-Quran merupakan petunjuk bagi umat Islam. 

Di bulan Ramadhan, membaca Al-Quran pada bulan Ramadhan menjadi hal yang tidak boleh dilewatkan. Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumat.”

Dengan membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan, terutama di hari Jumat, kita bisa memperbanyak amalan dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.


*6. Berusaha Meningkatkan Kualitas* 

Hari Jumat di bulan Ramadhan menjadi momen yang pas untuk meningkatkan kualitas ibadah kita.

Rasulullah SAW bersabda : “Hendaklah

setiap orang di antara kamu meraih keberkahan hari Jumat dengan memperbanyak

shalawat (doa) kepadaku karena pada hari Jumat itu diperlihatkan amal perbuatan kepada ku. Maka aku senang melihat amal perbuatan kalian dalam keadaan bersuci.”

Dengan memperbaiki kualitas ibadah kita di Hari Jumat di bulan Ramadhan, kita bisa

lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.


*7.Menjaga Keharmonisan dan Persaudaraan di TengahMasyarakat*

Hari Jumat juga menjadi momen dimana umat Islam berkumpul di masjid untuk melaksanakan shalat Jumat. Di bulan

Ramadhan, momen shalat Jumat menjadi lebih istimewa karena kita berkumpul dan

merayakan kebersamaan sembari melaksanakan ibadah. Rasulullah SAW bersabda :“Tidak ada suatu kaum pun yang mendirikan shalat Jumat kemudian mereka berjabat tangan, kecuali diampuni dosa-dosa mereka di antara Jumat yang satu dengan Jumat yang lainnya dan mereka diselamatkan dari kesulitan dan kejahatan.”

Ya Allah Al Awwal, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya menggapai keutamaan hari Jum'at di bulan Ramadhan.

Aamiin.

Thursday, March 12, 2026

Keistimewaan dan Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Keistimewaan dan Keutamaan Malam Lailatul Qadar, diantaranya yaitu: 

*1. Malam yang lebih baik daripada 1.000 bulan* 

Allah Ta'ala berfirman: “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan”. (QS. Al-Qadr : 3)

Dalam tafsir al-Thabari

disebutkan bahwa Mujahid berpendapat bahwa yang dimaksud dengan ‘lebih baik dari seribu bulan’ adalah amal, puasa, dan salat malam yang dilakukannya pada malam ini lebih baik dari amalan yang dilakukan selama 1.000 bulan. 


*2. Diampuninya dosa seseorang yang menghidupkan malam tersebut*

Dalam Hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu;anhu disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni”. (HR. Bukhari) 


*3. Malam yang penuh berkah* 

“ Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi”. (QS. Al-Dukhan : 3) 

Para ulama tafsir, salah satunya al-Qurtubi dalam tafsirnya menyebutkan bahwa yang dimaksud ‘malam yang diberkahi’ pada ayat tersebut adalah malam lailatul qadar yaitu malam dimana diturunkannya Al-Quran. 


*4. Pada malam ini para malaikat turun dan juga Malaikat Jibril a.s.*

“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan”. (QS. Al-Qadr : 4) Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa banyaknya malaikat yang turun pada malam tersebut menandakan banyaknya berkah yang turun pada malam itu, karena malaikat turun bersamaan dengan turunnya berkah.


*5. Malam dicatatnya takdir tahunan*

“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah”. (QS. Al-Dukhan : 4) 

Yang dimaksud dengan ‘urusan’ di sini ialah segala perkara yang berhubungan dengan kehidupan makhluk seperti: hidup, mati, rezki, untung baik, untung buruk dan sebagainya.


Ya Allah Al Mu'akkhir, temukan kami, kel, shbt dan kelnya dengan malam lailatul qadar agar mendapatkan keutamaanya.

Aamiin.

Tuesday, March 10, 2026

4 Amalan di 10 Hari Terakhir Ramadan Seperti Rasulullah SAW, Jangan Sampai Kelewat!

Umat Islam terhitung sudah menjalankan ibadah puasa selama 19 hari. Muslim pun akan segera memasuki 10 hari terakhir di bulan Ramadan.

Lantas, tahukan Anda jika 10 hari terakhir Ramadan memiliki banyak keistimewaan. Salah satunya adalah adanya Malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang lebih baik daripada 1000 bulan.

Selain itu, keistimewaan lain di 10 hari terakhir Ramadan adalah mendapatkan ampunan dosa, turunnya para malaikat, dan dijauhkan dari api neraka.


Dikutip dari berbagai sumber, berikut merupakan empat amalan yang bisa dilakukan umat Islam di 10 hari terakhir Ramadan sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW.

*1. Memperpanjang Ibadah Salat Malam*

Umat Islam dianjurkan untuk memperpanjang ibadah salat malam dan memperbanyak zikir hingga terbit fajar di 10 hari terakhir Ramadan. 

Rasulullah SAW biasa ketika memasuki 10 Ramadhan terakhir, beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah." (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim)


*2. Memperbanyak Sedekah*

Hal ini bisa dilakukan dengan berzakat fitrah dan zakat mal.  

"Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka." (QS. as-Sajdah: 16)


*3. I'tikaf*

I'tikaf ataau berdiam diri di masjid dengan beribadah juga termasuk ke dalam kegiatan yang dianjurkan dilakukan di 10 hari terakhir bulan Ramadan. Hal ini seperti yang disampaikan Abdullah bin Umar RA.

"Rasulullah SAW beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan." (HR Muttafaq ‘alaih)


*4. Membaca Al-Quran*

Dalam salah satu hadisnya, Rasulullah SAW bersabda, "Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur'an bagaikan buah limau, baunya harum dan rasanya lezat. Sedangkan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur'an bagaikan kurma, tidak berbau tapi lezat rasanya." (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim)


Ya Allah Al Muqtadir, berilah kemampuan kpd kami, kel, shbt dan kel nya untuk melaksanakan amalan² ini di hari-hari terakhir puasa romadhon kami.

Aamiin

Monday, March 9, 2026

Inilah Lima Hikmah Berbagi di Bulan Ramadhan

Ramadan dikenal sebagai bulan kedermawanan. Sedekah bukan hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga menjadi salah satu amalan yang dapat menghapus dosa, sebagaimana air memadamkan api.


Allah Ta'ala berfirman :

"Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.” (QS: Al Hadid: 7)


Ada 5 Hikmah yang mampu mengilhami kita untuk berbagi:

*1. Bebagi itu Mulia,* Artinya: ketika kita berbagi kita akan mulia dihadapan Allah karena menolong sesama. Kemudia kita juga mulia dihadapan manusia karena kita mau untuk berbagi kepada mereka . 

*2. Berbagi adalah bersyukur,*  Artinya: ketika kita punya potensi diri kemudian kita bisa untuk bermanfaat untuk orang lain itulah menunjukan kita mampu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepada kita. Kalau punya banyak harta dengan berbagi fakir dan miskin itulah bukti anda mampu bersyukur.

*3. Berbagi itu Amanah,* Artinya: Setiap harta yang kita miliki ada titipan Allah yang harus kita berikan kepada sesama manusia. Ingatlah harta dan potensi diri akan dimintai pertanggung jawaban di hadapan Allah.

*4. Berbagi itu Prestasi,* Artinya: Seberapa kita mampu untuk berkorban untuk barbagi itu menunjukan prestasi kita dihadapan Allah.

*5. Berbagi itu Investasi,* Arinya: Ketika memberI maka itulah amal jariah yang menjadi investasi kita dan akan kita terima nanti diakhirat.


Ya Allah Al Qadiir, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya menjadi pribadi-pribadi yang senantiasa senang untuk berbagi.

Aamiin