Slider

Slider
teguhpriyanto. Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Pengantar

Ini blog bisnis dan pendidikan...
Mohon bantuannya untuk koreksi dan perbaikan serta tambahan materi....
Jangan lupa untuk like blog ini dengan cara klik G+ warna biru...
Mari berkembang dan maju bersama...terima kasih

Technology

Technology

Games

Games

Saturday, February 21, 2026

Menyegerakan Berbuka Puasa dan Mengakhirkan Sahur

Dari Sahl bin Sa'ad, bahwa Rasulullah Saw. bersabda :

"Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.”

(HR. Bukhari dan Muslim)


Hadist diatas menegaskan bahwa hendaknya kita menyegerakan berbuka puasa ketika sudah memasuki waktunya, walaupun hanya dengan seteguk air atau dengan makanan yang manis seperti kurma dan lainnya.

Dari Anas bin Malik Ra, beliau berkata :

"Rasulullah SAW biasanya berbuka dengan ruthob (kurma basah) sebelum menunaikan shalat. Jika tidak ada ruthob, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Dan jika tidak ada yang demikian beliau berbuka dengan seteguk air.”

 (HR. Abu Daud )


Untuk do'a berbuka puasa, kita ikuti do'a yang diajarkan oleh Rasulullah Saw. sebagaimana hadits dari ‘Abdullah bin Umar Ra beliau berkata bahwa Rasulullah Saw. apabila berbuka beliau berdoa :

*DZAHABAD DZOMAAU WABTALLATIL 'URUUQU WA TSABATAL AJRU INSYA ALLAH*

"Rasa haus telah pergi dan urat-urat telah terbasahi serta mendapat pahala insya Allah."(HR. Abu Dawud, Ad Daruquthni, Baihaqi)


Di samping itu kita juga disunnahkan untuk mengakhirkan waktu makan sahur hingga menjelang fajar. 

Dari Anas, dari Zaid bin Tsabit, ia berkata :

"Kami pernah makan sahur bersama Nabi Saw. Kemudian kami pun berdiri untuk menunaikan shalat."

Kemudian Anas bertanya pada Zaid :

" Berapa lama jarak antara adzan Shubuh dan sahur kalian?”

Zaid menjawab :

"Sekitar membaca 50 Ayat."(HR. Bukhari dan Muslim )


Yang disunnahkan adalah kita harus makan sahur, karena makanan saat sahur adalah penuh dengan" keberkahan. 

Dari Abu Sa'id Al Khudri, berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda :

"Sahur adalah makanan yang penuh berkah. Oleh karena itu, janganlah kalian meninggalkannya sekalipun hanya dengan minum seteguk air."

 (HR. Ahmad)

Lafal do'a makan sahur yang dibaca Rasulullah SAW :

 *"Yarhamhullahul mutasahhiriin"*

"Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang bersahur."

 (HR At-Thabarani)


 Ya Allah Al Qawiyyu, beri kami, kel, shbt dan kel nya kemampuan agar bisa istiqoma menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur, agar mendapatkan keberkahan dalam ibadah puasa di bulan suci Ramadhan kali ini.

Aamiin

Friday, February 20, 2026

BERBAKTI KEPADA ORANG TUA

👍Sungguh Sangat Beruntung

*Berbakti* *Kepada Kedua Orang Tuanya*


*(HR.Muslim)*

 Rosulullah SAW bersabda :

*Sungguh amat kasihan, sungguh amat kasihan, dan sungguh amat kasihan*

 Kemudian Beliau ditanya :

*Siapa, ya Rasulullah?*

 Beliau bersabda :

*“Orang yang mendapati kedua orang tuanya berusia lanjut, salah satunya atau kedua-duanya, tetapi ia tidak masuk surga".*


*❇️ Bagi seorang muslim :* berbuat baik dan berbakti kepada orang tua bukan hanya *_sekadar_* memenuhi tuntunan _norma susila dan norma kesopanan,_ namun juga memenuhi norma agama, atau dengan kata lain dalam rangka menaati perintah Allah SWT dan Rasul-Nya.


*1* Berbakti 

kepada orang tua merupakan amal yang paling utama.


*2* Ridha Allah tergantung ridha orang tua.


*3* Berbakti kepada orang tua dapat dijadikan *_wasilah/penyebab_* untuk melepaskan dari kesulitan.


*4* Berbakti kepada orang tua adalah silaturahim utama, dapat melapangkan rizki dan memanjangkan umur.


*5* Berbakti kepada orang tua akan dimasukkan kedalam surga.


*❇️ Birrul walidain atau berbakti kepada orang tua hukumnya wajib/perintah Allah SWT.*


*(QS. Al Isra' : 23)*

Yang artinya :

*Dan Rabb-mu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya....................*


*❇️ Berlaku lembut terhadap kedua orang tua adalah termasuk berbakti*.


 *(QS. Al Isra' : 23)*

Yang artinya :

*......................Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan *"ah"* 

*Dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia*


*(QS. Al Isra' : 24)*

Yang artinya :

*Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah* _*"Wahai Rabb-ku, kasihanilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik dan mengasihi aku di waktu kecil"*_.


*❇️ Durhaka kepada orang tua balasannya adalah :*

>Tidak mencium baunya surga

>Hidupnya tidak barokah

>Doanya tidak diterima/ditolak


*Ya Allah jadikanlah kami dan anak cucu kami semua adalah anak2 yang berbakti kepada ke dua orang tua, baik orang tua yg masih hidup maupun yang sudah wafat*


*Aamiin Ya Robbal Alamiin*

Bukan Sekadar Lapar, Tapi Belajar Sabar

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang masih memberi kita nikmat iman, nikmat Islam, dan nikmat kesempatan menjalani ibadah puasa.

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad ﷺ.

Sdrku yang dirahmati Allah…

Puasa itu bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Kalau hanya lapar, orang diet juga lapar. Kalau hanya haus, orang kerja berat juga haus. 


Tapi puasa adalah latihan sabar.

📖 1. Puasa dan Sabar Itu Satu Paket

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ


Yā ayyuhalladzīna āmanū ista‘īnū bish-shabri wash-shalāh, innallāha ma‘ash-shābirīn.

Artinya:

"Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar." (QS. Al-Baqarah: 153)

Sebagian ulama menafsirkan bahwa yang dimaksud sabar di sini termasuk puasa, karena puasa adalah bentuk sabar yang paling nyata.

📖 2. Puasa Disebut Bulan Kesabaran

Rasulullah ﷺ bersabda:

الصَّوْمُ نِصْفُ الصَّبْرِ


Aṣ-ṣawmu niṣfuṣ-ṣabr.

Artinya:

"Puasa itu setengah dari kesabaran." (HR. Tirmidzi)

Kenapa? Karena dalam puasa ada:

Sabar menahan lapar

Sabar menahan emosi

Sabar menahan lisan

Sabar menahan pandangan

Sabar menahan keinginan

🌿 Bukan Sekadar Lapar

Kalau puasa hanya lapar, maka:

❌ Masih marah-marah

❌ Masih ghibah

❌ Masih mudah tersinggung

❌ Masih emosi di jalan

Maka Rasulullah ﷺ mengingatkan:

فَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ


Fa idzā kāna yaumu shaumi aḥadikum falā yarfuts walā yashkhab.

Artinya:

"Jika salah seorang di antara kalian sedang berpuasa, maka jangan berkata kotor dan jangan berteriak-teriak." (HR. Bukhari dan Muslim)

Puasa bukan hanya menahan perut, tapi juga menahan karakter buruk.

🌾 Contoh Real di Masyarakat

1️⃣ Di Rumah

Biasanya sebelum puasa, kalau anak rewel langsung naik nada.

Saat puasa? Kita belajar berkata lebih lembut.

Bukan karena lemas, tapi karena sadar: "Saya sedang latihan sabar."

2️⃣ Di Jalan

Macet, diserobot, diklakson.

Kalau tidak puasa mungkin sudah turun dari motor.

Tapi saat puasa kita ingat: "Saya sedang dididik Allah."


3️⃣ Di Kantor

Ada rekan kerja menyebalkan.

Biasanya ingin membalas.

Saat puasa kita belajar menahan, karena Allah berjanji:

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

"Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar."

Dan kalau Allah sudah bersama kita, masalah terasa ringan.

🌤️ Hikmah Besar

Kalau sebulan kita berhasil sabar…


InsyaAllah setelah Ramadhan:

Lebih tenang dalam rumah tangga

Lebih bijak dalam mengambil keputusan

Lebih adem di masyarakat

Lebih kuat menghadapi ujian hidup

Karena hidup ini tidak akan bebas dari masalah.

Tapi orang sabar selalu punya ketenangan.


🌸 Penutup

Hadirin yang dirahmati Allah…

Puasa bukan lomba siapa paling lapar.

Tapi lomba siapa paling sabar.

Karena lapar hanya terasa beberapa jam…

Tapi sabar membentuk karakter seumur hidup.

Semoga puasa kita bukan hanya menahan makan,

Tapi juga menahan amarah, menahan lisan, dan menahan ego.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.


Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Thursday, February 19, 2026

Jangan Biarkan Puasa Kita Sia-Sia

Rasulullah Saw. bersabda :

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga.”

(HR. Ath Thabrani)


Ada beberapa hal yang membuat amalan puasa kita menjadi sia-sia, antara lain :

 *1. Berkata Dusta (az zuur)*

Inilah perkataan yang membuat puasa seorang muslim bisa sia-sia, hanya merasakan lapar dan dahaga saja.

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Saw. bersabda :

"Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.”

(HR. Bukhari)


*2. Bicara tanpa makna (laghwu) dan jorok/porno (rofats).*

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Saw. bersabda :

"Puasa bukanlah hanya menahan makan dan minum saja. Akan tetapi, puasa adalah dengan menahan diri dari perkataan sia-sia (lagwu) dan jorok (rofats.) Apabila ada seseorang yang mencelamu atau berbuat usil padamu, katakanlah padanya :

“Aku sedang puasa, aku sedang puasa.”

 *(HR. Ibnu Majah dan Hakim)


 *3. Melakukan Berbagai Macam Maksiat.*

Jabir bin ‘Abdillah menyampaikan petuah yang sangat bagus :

“Seandainya kamu berpuasa maka hendaknya pendengaranmu, penglihatanmu dan lisanmu turut berpuasa dari dusta dan hal-hal haram serta janganlah kamu menyakiti tetangga. Bersikap tenang dan berwibawalah di hari puasamu. Janganlah kamu jadikan hari puasamu dan hari tidak berpuasamu sama saja.”


Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Saw. bersabda :

"Banyak orang yang berpuasa, namun ia tidak mendapatkan apapun kecuali rasa lapar. Banyak orang yang beribadah di malam hari, namun yang didapatkannya hanyalah keletihan akibat tidak tidur malam”

(HR. Ibnu Majah)


Ya Allah Al Haqq, berilah kekuatan kpd kami, kel, shbt dan kel nya, untuk menjauhkan dari berbagai hal yang dapat mengurangi kesempurnaan pahala puasa kami...Aamiin

Monday, February 16, 2026

Menyindir Orang Dalam Islam dan Dalilnya

Apabila dilihat dari bahasa, menyindir merupakan mencela atau mengejek orang lain secara tidak langsung.

Dalam hal ini, menyindir orang lain dengan tujuan yang hina seperti balas dendam, syirik dalam Islam, iri atau dengki pada orang yang kita sindir, maka hal tersebut tidak diperbolehkan agama.

Allah Ta'ala berfirman :

Fadilah Dzikir kepada ALLAH

FADILAH DZIKIR KEPADA ALLAH

1. Diingat Oleh Allah

Jika kita ingat Allah maka Allah lebih ingat kepada kita

(QS. Al Baqarah : 152) Yang artinya :