Slider

Slider
teguhpriyanto. Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Pengantar

Ini blog bisnis dan pendidikan...
Mohon bantuannya untuk koreksi dan perbaikan serta tambahan materi....
Jangan lupa untuk like blog ini dengan cara klik G+ warna biru...
Mari berkembang dan maju bersama...terima kasih

Technology

Technology

Games

Games

Thursday, April 2, 2026

Sehebat Apa Pun Kamu, Tak Berarti Tanpa Sholat

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh. 

Sekarang ini banyak orang hebat.

Ada yang hebat bisnisnya…

Ada yang hebat jabatannya…

Ada yang hebat followers-nya…

Tapi mohon maaf…

Kalau ditanya: “Subuh tadi jamaah apa sendirian?”

Langsung buffering… 😅

📖 Dalil Utama Tentang Sholat

1. Perintah langsung dari Allah

Arab:

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ

Latin:

Wa aqīmuṣ-ṣalāh

Artinya:

“Dan dirikanlah sholat.” (QS. Al-Baqarah: 43)

➡️ Ini bukan sekadar anjuran, tapi perintah langsung dari Allah.

2. Pembeda antara iman dan kufur

Arab:

إِنَّ بَيْنَ الرَّجُلِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ وَالْكُفْرِ تَرْكَ الصَّلَاةِ

Latin:

Inna baina ar-rajuli wa baina asy-syirki wal-kufri tarkaṣ-ṣalāh

Artinya:

“Sesungguhnya pembeda antara seseorang dengan kesyirikan dan kekufuran adalah meninggalkan sholat.” (HR. Muslim)

➡️ Jadi sholat itu bukan sekadar ibadah tambahan, tapi penentu keselamatan iman.

3. Amalan pertama yang dihisab

Arab:

أَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الصَّلَاةُ

Latin:

Awwalu mā yuḥāsabu bihil ‘abdu yaumal qiyāmah aṣ-ṣalāh

Artinya:

“Amalan pertama yang dihisab pada hari kiamat adalah sholat.” (HR. Tirmidzi)

➡️ Kalau sholatnya baik → yang lain ikut baik

➡️ Kalau sholatnya rusak → yang lain ikut rusak

💡 Makna: Hebat Tanpa Sholat = Kosong Nilai


Jabatan tinggi → tidak menyelamatkan tanpa sholat

Harta banyak → tidak menolong tanpa sholat

Ilmu luas → tidak berarti tanpa sholat

Karena sholat itu hubungan langsung dengan Allah.

➡️ Sehebat apapun manusia, kalau putus dengan Allah…

➡️ Maka dia sebenarnya sedang kehilangan arah hidup.

🧠 Contoh Real di Masyarakat

Pengusaha sukses tapi lalai sholat

Omzet miliaran

Tapi hidupnya gelisah, rumah tangga bermasalah

➝ Karena tidak ada keberkahan

Pejabat tinggi tapi meninggalkan sholat

Dihormati manusia

Tapi di sisi Allah… kosong

➝ Bahkan bisa jadi berat hisabnya

Orang sederhana tapi menjaga sholat

Hidup biasa saja

Tapi hatinya tenang

➝ Karena dekat dengan Allah

😄 Selipan Humor Ringan

Sekarang banyak orang bilang:

“Yang penting hatinya baik…”

Padahal…

Kalau dipanggil adzan saja tidak datang…

Bagaimana hatinya bisa dibilang baik? 😄

Ibaratnya:

Ngaku cinta… tapi tiap ditelepon nggak pernah diangkat…

Ya lama-lama ditinggal juga… 😅


🔥 Pesan Penutup

Mari kita renungkan:

Kita ini hebat di mata manusia… atau hebat di mata Allah?

Kita sibuk dunia… tapi apakah kita menjaga sholat?

➡️ Karena pada akhirnya…

Yang menyelamatkan kita bukan gelar, bukan harta, tapi sholat kita.

🤲 Doa Penutup

Arab:

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الْمُحَافِظِينَ عَلَى الصَّلَاةِ، وَاجْعَلْهَا قُرَّةَ أَعْيُنِنَا، وَلا تَجْعَلْنَا مِنَ الْغَافِلِينَ

Latin:

Allāhummaj‘alnā minal muḥāfiẓīna ‘alaṣ-ṣalāh, waj‘alhā qurrata a‘yuninā, wa lā taj‘alnā minal ghāfilīn

Artinya:

“Ya Allah, jadikan kami orang-orang yang menjaga sholat, jadikan sholat sebagai penyejuk hati kami, dan jangan jadikan kami termasuk orang-orang yang lalai.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Amal Kecil di Syawal, Penentu Besar di Akhirat

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh. 


Sdrku yang dirahmati Allah…

Kadang setelah Ramadhan, kita ini seperti “HP habis di-charge full” 🔋

Sholat rajin, Qur’an lancar, sedekah jalan…

Tapi masuk Syawal…

chargernya hilang 😄

Nah… kultum malam ini mengingatkan:

justru amal kecil setelah Ramadhan, itu yang menentukan nasib kita di akhirat.


📖 Dalil 1: Amal Kecil yang Rutin Dicintai Allah

Rasulullah ﷺ bersabda:

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

Latin:

Ahabbul a‘māli ilallāhi adwamuhā wa in qalla.

Artinya:

“Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang terus-menerus meskipun sedikit.” (HR. Bukhari Muslim)

👉 Maknanya:

Bukan yang besar sesaat…

Tapi yang kecil tapi istiqomah.

📖 Dalil 2: Kebaikan Sekecil Apa pun Akan Dibalas

Allah berfirman:

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ

Latin:

Faman ya‘mal mitsqāla dzarratin khairan yarah.

Artinya:

“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya).” (QS. Az-Zalzalah: 7)

👉 Maknanya:

Tidak ada amal yang sia-sia, sekecil apa pun.


Pesan...

Ramadhan itu seperti “training besar”

Syawal itu “ujian sebenarnya”

👉 Kalau setelah Ramadhan kita masih bisa:

Sholat tepat waktu

Sedekah walau sedikit

Menjaga lisan

Itulah tanda keberhasilan kita


🏡 Contoh Real di Masyarakat

1. 👴 Bapak yang istiqomah ke masjid

Dulu Ramadhan rajin tarawih

Setelah Syawal… tetap datang Subuh walau cuma 3 orang

👉 Itu lebih bernilai daripada ramai tapi hanya musiman

2. 👩 Ibu yang tetap bersedekah

Ramadhan semangat bagi-bagi

Syawal tetap sisihkan Rp2.000 tiap hari

👉 Kecil… tapi terus mengalir sampai akhirat

3. 📱 Menjaga lisan di grup WA

Dulu Ramadhan menahan diri

Syawal tetap tidak ikut gosip atau nyinyir

👉 Ini amal kecil… tapi berat dan besar pahalanya

4. 🧒 Anak muda yang menjaga sholat

Ramadhan rajin ke masjid, Syawal tetap jaga 5 waktu meski sendiri

👉 Ini tanda iman yang hidup


🎯 Pesan 

Jangan remehkan amal kecil…Karena bisa jadi:

👉 Senyum kita kepada tetangga

👉 Menyingkirkan batu di jalan

👉 Menahan emosi pada pasangan

Itulah yang justru menyelamatkan kita di akhirat


🤲 Doa Penutup

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الَّذِينَ يَدُومُونَ عَلَى الطَّاعَةِ وَلَا يَنْقَطِعُونَ

Latin:

Allāhummaj‘alnā minal-ladzīna yadūmūna ‘alath-thā‘ah wa lā yanqathi‘ūn.

Artinya:

“Ya Allah, jadikan kami termasuk orang-orang yang terus istiqomah dalam ketaatan dan tidak terputus.”

Kalau Ramadhan membuat kita hebat… Maka Syawal menguji kita tetap taat… Karena sesungguhnya… yang kecil tapi istiqomah… bisa lebih besar nilainya di hadapan Allah daripada yang besar tapi hanya sesaat.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Mengapa Kita Diuji?

Mengapa kita tak pernah luput dari cobaan hidup?

Kita temukan jawabannya di surat Al-‘Ankabut ayat 2. Allah Ta’ala berfirman:

“Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan: ‘Kami telah beriman.’ , sedang mereka tidak diuji?” (QS. Al-‘Ankabut : 2)


Apa hikmah di balik setiap ujian yang menerpa?

*1. Karena Allah ingin mengetahui siapakah hamba-Nya yang benar-benar bersabar* Sebagaimana dalam firman-Nya,

“Dan sungguh Kami akan menguji kalian agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kalian, dan agar Kami menyatakan baik buruknya ihwal kalian.” (QS. Muhammad : 31)


*2. Musibah akan melebur dosa seorang hamba*. 

Ibunda ‘Aisyah ra meriwayatkan hadits dari Rasulullah SAW mengenai hal tersebut:

“Tidaklah suatu musibah menimpa seorang muslim, bahkan sekedar duri yang menusuknya sekalipun, melainkan Allah akan menghapus kesalahannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)


Sikap kita tatkala menghadapi musibah yang silih berganti. 

*1. Dengan bersabar dan menahan keluh kesah*. 

 Allah Ta’ala berfirman :

“Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Itulah mereka yang jika ditimpa musibah, mereka mengucapkan: ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un (Sesungguhnya kami milik Allah dan kami akan kembali kepada-Nya).’ . Mereka itulah yang mendapat keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Tuhannya. Dan merekalah orang-orang yang diberi petunjuk.” (QS. Al-Baqarah : 155-157)


“Dan bersabarlah! Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Anfal : 46)


“Dan Allah menyukai orang-orang yang sabar.” (QS. Ali ‘Imran : 146)


*2. Bermuhasabah diri dan banyak bertaubat.*   

 Allah Ta’ala berfirman,

“Dan semua musibah yang menimpa kalian, maka itu disebabkan oleh ulah tanganmu sendiri. Dan Allah memaafkan sebagian besar kesalahanmu"(QS. Asy-Syura : 30)


Ya Allah Al Haadii, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya menghadapi semua ujian hidup kami.... Aamiin

Wednesday, April 1, 2026

Hikmah Allah SWT Menurunkan Penyakit

Pertanyaan besar akan menyelimuti kita, bahwa mengapa Tuhan menurunkan penyakit pada diri kita? Apa hikmah yg terkandung dibaliknya?

*1. Sakit menyadarkan betapa nikmatnya sehat*

" Manfaatkanlah sehatmu sebelum sakitmu"(HR Al Hakim dan Baihaki)


*2. Sakit merupakan 'peluit' kematian*

" Dimana saja kamu berada kematian akan mendapatkanmu, kendatipun kamu di dalam benteng yg tinggi dan kokoh"(QS An Nisaa:78)


*3. Sakit merupakan rahmat dari Allah SWT*

" Barangsiapa dikehendaki Allah kebaikan maka Dia akan menimpakan ujian padanya"(HR Bukhari)

" Tidaklah seorang muslim ditimpa penyakit kecuali Allah menggugurkan dosa-dosanya spt gugurnya daun pada pohon"(HR Bukhari)


Ya Allah  An Nuur, lindungi kami, kel, shbt dan kel nya musibah penyakit. Jika Engkau beri kami penyakit, semoga kami dapat mengambil hikmahnya.

Aamiin