Slider

Slider
teguhpriyanto. Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Pengantar

Ini blog bisnis dan pendidikan...
Mohon bantuannya untuk koreksi dan perbaikan serta tambahan materi....
Jangan lupa untuk like blog ini dengan cara klik G+ warna biru...
Mari berkembang dan maju bersama...terima kasih

Technology

Technology

Games

Games

Saturday, March 14, 2026

4 Golongan yang Tidak Mendapatkan Lailatul Qadar

Lailatul Qadar merupakan karunia besar Allah yang hanya diberikan kepada umat Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam (SAW). Ibadah pada malam itu lebih baik dari 1000 bulan atau 83 tahun lebih. Namun, ada empat golongan tidak mendapatkan Lailatul Qadar tesebut. Siapa saja mereka? 


Adapun orang yang tidak akan mendapatkan Lailatul Qadar diterangkan dalam Kitab Al-targhib wat Tarhib. Berikut keterangannya:

"Maka ketika fajar telah meyingsing, Malaikat Jibril menyeru: Wahai para Malaikat, silakan pergi! silahkan pergi! maka mereka bertanya: Wahai Malaikat Jibril, apa yang akan diperbuat Allah terhadap kepentingan-kepantingan orang-orang mukmin dari Ummat Muhammad? Jibril menjawab: Allah memperhatikan mereka maka Dia akan mengampuni mereka, kecuali empat orang. Kemudian para sahabat bertanya: Siapakah mereka Ya Rasulullah? Beliau menjawab: "Mereka adalah (1) Orang yang selalu meminum minuman keras, (2) Orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, (3) Orang yang memutus tali silaturrahim, (4) Orang yang bermusuhan, tidak bertegur sapa selama lebih dari tiga hari." 

Ya Allah Az Zhahiir, jadikan kami, kel, shbt dan kel nya bukan termasuk empat golongan orang yang tidak mendapatkan Lailatul Qadar.

Aamiin.

Friday, March 13, 2026

7 Keutamaan Hari Jum'at di Bulan Ramadhan

Hari Jumat menjadi salah satu momen istimewa dalam agama Islam. Keistimewaan hari Jumat semakin terasa pada saat Ramadhan, karena Ramadhan merupakan bulan suci yang penuh berkah.


*1.Hari Jumat, Pintu Pahala yang Terbuka Lebar*

Hari Jumat dianggap sebagai hari yang diberkahi dalam Islam. Hari dimana pintu-pintu surga dibuka dan pintu neraka ditutup. 

Hal ini menunjukkan pentingnya hari Jumat dalam memperoleh pahala. Di bulan Ramadhan amalan setiap perbuatan dilipat gandakan. Maka dari itu, ini adalah waktu bagi umat Islam untuk memperbanyak amalan-amalan terutama pada hari Jumat.


*2. Shalat Jumat,Puncak Keberkahan di Tengah Bulan Ramadhan*

Dalam islam, seorang laki-laki Muslim memiliki kewajiban untuk shalat Jumat. Seorang laki-laki Muslim yang menjalankannya shalat Jumat, tidak hanya berpeluang mendapat pahala shalat Jumat yang lebih besar tetapi juga mendapat ampunan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat, kemudian dia bersuci sebersih mungkin, mengenakan wangi-wangian jika ada, lalu pergi ke masjid, mendengarkan khotbah tanpa bicara, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu di antara dua Jumat.”

Dengan begitu, kehadiran kita dalam shalat Jumat di bulan Ramadhan merupakan momen yang sangat berharga untuk mendapatkan ampunan 


*3. Memperbanyak Dzikir dan Doa*

Hal yang dianjurkan dalam bulan Ramadhan. Di hari Jumat, dzikir dan doa memiliki pahala yang lebih besar.

Dengan memperbanyak dzikir dan doa pada hari Jumat di bulan Ramadhan, kita bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.


*4. Bersedekah di Hari Jumat*

Keberkahan sedekah di hari Jumat pada bulan Ramadhan akan lebih terasa. Rasulullah SAW bersabda :

“Sesungguhnya hari Jumat itu memiliki saat yang tidak seorangpun yang muslim meminta sesuatu kebaikan padanya kecuali Allah akan memberikannya kepadanya, dan itulah setiap Jumat.”

Dengan memanfaatkan momen ini, bersedekah di bulan Ramadhan menjadi salah satu cara untuk meraih keberkahan dan pahala yang berlimpah.


*5. Membaca Al-Qur’an* 

Al-Quran merupakan petunjuk bagi umat Islam. 

Di bulan Ramadhan, membaca Al-Quran pada bulan Ramadhan menjadi hal yang tidak boleh dilewatkan. Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumat.”

Dengan membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan, terutama di hari Jumat, kita bisa memperbanyak amalan dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.


*6. Berusaha Meningkatkan Kualitas* 

Hari Jumat di bulan Ramadhan menjadi momen yang pas untuk meningkatkan kualitas ibadah kita.

Rasulullah SAW bersabda : “Hendaklah

setiap orang di antara kamu meraih keberkahan hari Jumat dengan memperbanyak

shalawat (doa) kepadaku karena pada hari Jumat itu diperlihatkan amal perbuatan kepada ku. Maka aku senang melihat amal perbuatan kalian dalam keadaan bersuci.”

Dengan memperbaiki kualitas ibadah kita di Hari Jumat di bulan Ramadhan, kita bisa

lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.


*7.Menjaga Keharmonisan dan Persaudaraan di TengahMasyarakat*

Hari Jumat juga menjadi momen dimana umat Islam berkumpul di masjid untuk melaksanakan shalat Jumat. Di bulan

Ramadhan, momen shalat Jumat menjadi lebih istimewa karena kita berkumpul dan

merayakan kebersamaan sembari melaksanakan ibadah. Rasulullah SAW bersabda :“Tidak ada suatu kaum pun yang mendirikan shalat Jumat kemudian mereka berjabat tangan, kecuali diampuni dosa-dosa mereka di antara Jumat yang satu dengan Jumat yang lainnya dan mereka diselamatkan dari kesulitan dan kejahatan.”

Ya Allah Al Awwal, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya menggapai keutamaan hari Jum'at di bulan Ramadhan.

Aamiin.

Thursday, March 12, 2026

Keistimewaan dan Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Keistimewaan dan Keutamaan Malam Lailatul Qadar, diantaranya yaitu: 

*1. Malam yang lebih baik daripada 1.000 bulan* 

Allah Ta'ala berfirman: “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan”. (QS. Al-Qadr : 3)

Dalam tafsir al-Thabari

disebutkan bahwa Mujahid berpendapat bahwa yang dimaksud dengan ‘lebih baik dari seribu bulan’ adalah amal, puasa, dan salat malam yang dilakukannya pada malam ini lebih baik dari amalan yang dilakukan selama 1.000 bulan. 


*2. Diampuninya dosa seseorang yang menghidupkan malam tersebut*

Dalam Hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu;anhu disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni”. (HR. Bukhari) 


*3. Malam yang penuh berkah* 

“ Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi”. (QS. Al-Dukhan : 3) 

Para ulama tafsir, salah satunya al-Qurtubi dalam tafsirnya menyebutkan bahwa yang dimaksud ‘malam yang diberkahi’ pada ayat tersebut adalah malam lailatul qadar yaitu malam dimana diturunkannya Al-Quran. 


*4. Pada malam ini para malaikat turun dan juga Malaikat Jibril a.s.*

“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan”. (QS. Al-Qadr : 4) Ibnu Katsir dalam tafsirnya menjelaskan bahwa banyaknya malaikat yang turun pada malam tersebut menandakan banyaknya berkah yang turun pada malam itu, karena malaikat turun bersamaan dengan turunnya berkah.


*5. Malam dicatatnya takdir tahunan*

“Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah”. (QS. Al-Dukhan : 4) 

Yang dimaksud dengan ‘urusan’ di sini ialah segala perkara yang berhubungan dengan kehidupan makhluk seperti: hidup, mati, rezki, untung baik, untung buruk dan sebagainya.


Ya Allah Al Mu'akkhir, temukan kami, kel, shbt dan kelnya dengan malam lailatul qadar agar mendapatkan keutamaanya.

Aamiin.

Tuesday, March 10, 2026

4 Amalan di 10 Hari Terakhir Ramadan Seperti Rasulullah SAW, Jangan Sampai Kelewat!

Umat Islam terhitung sudah menjalankan ibadah puasa selama 19 hari. Muslim pun akan segera memasuki 10 hari terakhir di bulan Ramadan.

Lantas, tahukan Anda jika 10 hari terakhir Ramadan memiliki banyak keistimewaan. Salah satunya adalah adanya Malam Lailatul Qadar, yaitu malam yang lebih baik daripada 1000 bulan.

Selain itu, keistimewaan lain di 10 hari terakhir Ramadan adalah mendapatkan ampunan dosa, turunnya para malaikat, dan dijauhkan dari api neraka.


Dikutip dari berbagai sumber, berikut merupakan empat amalan yang bisa dilakukan umat Islam di 10 hari terakhir Ramadan sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW.

*1. Memperpanjang Ibadah Salat Malam*

Umat Islam dianjurkan untuk memperpanjang ibadah salat malam dan memperbanyak zikir hingga terbit fajar di 10 hari terakhir Ramadan. 

Rasulullah SAW biasa ketika memasuki 10 Ramadhan terakhir, beliau kencangkan ikat pinggang (bersungguh-sungguh dalam ibadah), menghidupkan malam-malam tersebut dengan ibadah, dan membangunkan istri-istrinya untuk beribadah." (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim)


*2. Memperbanyak Sedekah*

Hal ini bisa dilakukan dengan berzakat fitrah dan zakat mal.  

"Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan penuh harap, dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka." (QS. as-Sajdah: 16)


*3. I'tikaf*

I'tikaf ataau berdiam diri di masjid dengan beribadah juga termasuk ke dalam kegiatan yang dianjurkan dilakukan di 10 hari terakhir bulan Ramadan. Hal ini seperti yang disampaikan Abdullah bin Umar RA.

"Rasulullah SAW beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan." (HR Muttafaq ‘alaih)


*4. Membaca Al-Quran*

Dalam salah satu hadisnya, Rasulullah SAW bersabda, "Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur'an bagaikan buah limau, baunya harum dan rasanya lezat. Sedangkan perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur'an bagaikan kurma, tidak berbau tapi lezat rasanya." (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim)


Ya Allah Al Muqtadir, berilah kemampuan kpd kami, kel, shbt dan kel nya untuk melaksanakan amalan² ini di hari-hari terakhir puasa romadhon kami.

Aamiin

Monday, March 9, 2026

Inilah Lima Hikmah Berbagi di Bulan Ramadhan

Ramadan dikenal sebagai bulan kedermawanan. Sedekah bukan hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga menjadi salah satu amalan yang dapat menghapus dosa, sebagaimana air memadamkan api.


Allah Ta'ala berfirman :

"Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.” (QS: Al Hadid: 7)


Ada 5 Hikmah yang mampu mengilhami kita untuk berbagi:

*1. Bebagi itu Mulia,* Artinya: ketika kita berbagi kita akan mulia dihadapan Allah karena menolong sesama. Kemudia kita juga mulia dihadapan manusia karena kita mau untuk berbagi kepada mereka . 

*2. Berbagi adalah bersyukur,*  Artinya: ketika kita punya potensi diri kemudian kita bisa untuk bermanfaat untuk orang lain itulah menunjukan kita mampu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepada kita. Kalau punya banyak harta dengan berbagi fakir dan miskin itulah bukti anda mampu bersyukur.

*3. Berbagi itu Amanah,* Artinya: Setiap harta yang kita miliki ada titipan Allah yang harus kita berikan kepada sesama manusia. Ingatlah harta dan potensi diri akan dimintai pertanggung jawaban di hadapan Allah.

*4. Berbagi itu Prestasi,* Artinya: Seberapa kita mampu untuk berkorban untuk barbagi itu menunjukan prestasi kita dihadapan Allah.

*5. Berbagi itu Investasi,* Arinya: Ketika memberI maka itulah amal jariah yang menjadi investasi kita dan akan kita terima nanti diakhirat.


Ya Allah Al Qadiir, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya menjadi pribadi-pribadi yang senantiasa senang untuk berbagi.

Aamiin