Slider

Slider
teguhpriyanto. Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Pengantar

Ini blog bisnis dan pendidikan...
Mohon bantuannya untuk koreksi dan perbaikan serta tambahan materi....
Jangan lupa untuk like blog ini dengan cara klik G+ warna biru...
Mari berkembang dan maju bersama...terima kasih

Technology

Technology

Games

Games

Saturday, December 27, 2025

5 (lima) Hikmah dan Tips Menghadapi Musibah

Para ulama menerangkan bahwa di balik musibah terdapat hikmah yang bisa dipetik pelajarannya. Selain itu, ada juga tips yang bisa menjadi penawar untuk memberikan ketenangan batin. Di antara ulama yang menjelaskan hal tersebut adalah Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah, yakni sebagaimana berikut:

1. Semuanya Titipan Allah

Ketika seorang muslim mendapat musibah, mestinya meyakini bahwa jiwa raganya, hartanya, maupun keluarganya adalah titipan dari Allah. Maka ketika semuanya itu diambil kembali oleh Allah, hal demikian ibarat seorang pemberi pinjaman yang mengambil kembali barang miliknya dari orang yang meminjam. 

Allah berfirman : “(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan “Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn” (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali).”(QS Al-Baqarah : 155) 


2. Senang dan Sedih Sewajarnya

Ketika mendapatkan sesuatu yang menyenangkan atau menyedihkan mestinya disambut dengan sewajarnya karena semua itu akan datang silih berganti dan pada akhirnya akan kembali hilang. 

Allah berfirman : “Tidak ada bencana (apa pun) yang menimpa di bumi dan tidak (juga yang menimpa) dirimu, kecuali telah tertulis dalam Kitab (Lauh Mahfuz) sebelum Kami mewujudkannya. Sesungguhnya hal itu mudah bagi Allah. (Yang demikian itu kami tetapkan) agar kamu tidak bersedih terhadap apa yang luput dari kamu dan tidak pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.”(QS Al-Hadid : 22-23)


3. Mengingat Nikmat yang Lain

Saat tertimpa musibah hendaknya seorang muslim tidak terfokus pada musibah tersebut melainkan beralih pandangannya pada nikmat lain yang masih tersisa.

Allah berfirman : “Jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(QS An-Nahl :18) 


4. Memandang ke Bawah

Ketika seseorang tertimpa musibah hendaknya menyadari bahwa dia tidak sendirian. Masih banyak orang lain yang menghadapi musibah serupa, bahkan lebih berat.

Rasulullah bersabda: "Lihatlah orang yang berada di bawah kalian dan jangan melihat orang yang berada di atas kalian, karena yang demikian itu lebih patut, agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang telah diberikan kalian." (HR Bukhari Muslim)


5. Tidak Meratapi Nasib

Meratapi nasib atas musibah yang terjadi bukanlah perilaku bijak. Ratapan kegelisahan tidak akan bisa mengubah keadaan, justru hal itu malah akan menambah beban.

Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya besarnya pahala itu sesuai dengan besarnya ujian. 

Dan sesungguhnya apabila Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menguji mereka. Barangsiapa yang ridha (terhadap ujian itu), maka baginya keridhaan (dari Allah). Dan barangsiapa yang murka (terhadap ujian itu), maka baginya kemurkaan (dari Allah).” (HR. At-Tirmidzi).

Ya Allah Ya Tuhanku, berikan kepada kami, keluarga, sahabat dan keluarga nya, kekuatan, kesabaran, dan lebih mendekatkan diri kepada-Mu untuk semua musibah yang menimpa kami.

Aamiin.

Friday, December 26, 2025

Menanti Takdir Terindah Tanpa Resah

Allah Ta'ala berfirman : 

“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri, melainkan telah tertulis dalam kitab (lauhul mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Al-Hadid: 22-23)

Ancaman Bagi Orang yang Melalaikan Shalat Wajib

Saudaraku.. Shalat adalah tiang agama dan kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan, baik dikerjakan secara pribadi maupun berjamaah. Namun, sebagian orang meremehkannya, mengerjakan hanya satu atau dua shalat dalam sehari atau melaksanakannya sesuka hati.

Jika Malam Ini Malaikat Maut Datang, Apakah Kita Siap?

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh. 

Saudaraku yang dirahmati Allah, Mari kita jujur sejenak pada diri sendiri.

Kalau malam ini, bukan besok… bukan tahun depan… tapi malam ini, malaikat maut mengetuk pintu rumah kita, apakah kita siap menyambutnya dengan senyum iman, atau justru dengan panik karena belum siap meninggalkan dunia?

Sudah Banyak Istighfar Tapi Masih Ditimpa Musibah. Mengapa?

Jika ada orang yang sudah banyak istighfar kepada Allah SWT tapi masih dikenakan musibah? Menurut Buya Yahya, musibah tersebut datang juga karena Allah SWT ingin mengangkat derajatnya.

“Istighfarnya banyak, tidak bisa dihitung. Istighfar, menangis, menyesal, terus istighfar. Tapi kok masih tertimba musibah? Mengapa dia? Katahuilah justru karena Allah sayang kepada dia. Mau diangkat derajatnya,” jelas Buya Yahya sembari mengutip hadits Nabi SAW.

Thursday, December 25, 2025

Dunia Kita Bangun, Kubur Kita Lupakan

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh,  

Bismillāhirraḥmānirraḥīm.

Saudaraku rahimakumullāh,

Manusia itu luar biasa. Untuk rumah di dunia, kita bisa merencanakan bertahun-tahun: beli tanah, gambar desain, renovasi, cicilan, bahkan debat warna cat.

Masuk Surga dengan Takdir Allah

Allah telah menciptakan (menetapkan) dari keturunan Adam, siapakah yang menjadi penduduk surga.  

 Dari Muslim bin Yasar Al-Juhani, ‘Umar bin Al-Khaththab pernah ditanya mengenai ayat,

Wednesday, December 24, 2025

Rajab: Alarm Allah Sebelum Pintu Ramadan Dibuka

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Saudaraku yang dirahmati Allah…

Malam ini kita masih duduk di masjid.

Napas masih berhembus.

Nama kita masih tercatat sebagai orang hidup.

Monday, December 22, 2025

Allah Membeli Orang Beriman Dengan Surga

Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepada kita sebagai orang - orang beriman dengan janji yang benar, dengan jual beli dan tukar menukar yang agung, yaitu bahwa Allah telah membeli dari orang - orang beriman, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk kita semua.

Bentuk akad dan jual belinya adalah hendaknya mereka orang-orang beriman itu bersedia mengorbankan jiwa dan harta mereka untuk Allah, berjihad di jalan Allah. 

(QS. At Taubah :111), Allah SWT berfirman :