Slider

Slider
teguhpriyanto. Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Pengantar

Ini blog bisnis dan pendidikan...
Mohon bantuannya untuk koreksi dan perbaikan serta tambahan materi....
Jangan lupa untuk like blog ini dengan cara klik G+ warna biru...
Mari berkembang dan maju bersama...terima kasih

Technology

Technology

Games

Games

Saturday, January 3, 2026

Jam Terus Berjalan, Tapi Mengapa Taubat Kita Masih Tertunda?

Jam di dinding tidak pernah berhenti berdetak. Detik berganti menit, menit berganti jam.

Namun anehnya, taubat kita sering “menunggu waktu yang tepat”.

Kita berkata:

  • “Nanti kalau sudah tua…”
  • “Nanti kalau sudah longgar…”
  • “Nanti kalau sudah tenang…”

Padahal, kematian tidak pernah menunggu kesiapan kita.

Bicara Tanpa Pahala

Lidah, seseorang bisa berdzikir dan saling menasihati sehingga meraih banyak pahala. Namun sebaliknya, lidah juga bisa mengakibatkan dosa dan menyeret seseorang ke neraka.

Berikut ini adalah beberapa bencana yang dapat ditimbulkan oleh lidah.

1. Membicarakan Sesuatu Yang Tidak Bermanfaat

Friday, January 2, 2026

3 (tiga) Wasiat untuk Penuntut Ilmu

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang menempuh jalan dalam rangka menuntut ilmu (agama), maka akan Allah Ta’ala mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim)

Pertama: Mengikhlaskan niat untuk Allah Ta’ala

Thursday, January 1, 2026

Satu Tahun Lebih Dekat ke Kubur, Apa yang Sudah Kita Siapkan?

Alhamdulillah, malam ini kita masih diberi umur hingga memasuki tahun yang baru. Namun perlu kita sadari bersama, setiap pergantian tahun bukan hanya angka yang bertambah, tetapi usia yang berkurang. Satu tahun berlalu artinya satu tahun lebih dekat ke kubur.

Pergantian Waktu Adalah Ketetapan Allah, Allah Subhanahu wa Ta‘ala berfirman:

﴿وَهُوَ الَّذِي جَعَلَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ خِلْفَةً لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يَذَّكَّرَ أَوْ أَرَادَ شُكُورًا﴾

Latin:

Bermuhasabahlah

Edisi Tahun Baru 2026

Muhasabah adalah sesuatu hal yang perlu dan menjadikan sebuah kebutuhan dalam tiap-tiap diri manusia. 

Untuk mengintropeksi diri (bermuhasabah) terdapat beberapa hal yang harus dilakukan. Diantaranya yakni:

1. Meningkatkan Keimanan kepada Allah

Wednesday, December 31, 2025

5 Obat Hati yang Jarang Diketahui Manusia

Hati dan Qalbu merupakan dua istilah yang maknanya hampir sama. Namun, sebagian orang memaknai qalbu adalah jantung. Sedangkan hati secara fisik letaknya di dada bagian kiri. 

Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa "Orang beriman itu apabila melakukan dosa, maka akan terbentuk bercak hitam di qalbunya." (HR Ibnu majah). Jika semakin banyak melakukan dosa, maka hatinya akan dipenuhi noda hitam. Sesungguhnya tidak ada manusia yang tidak melakukan dosa kecuali Nabi Muhammad SAW yang ma'shum (terjaga) dan para Nabi pilihan Allah. 

Sejak dulu, para ulama menaruh perhatian khusus terhadap masalah hati ini. Sebab, apabila hatinya baik, maka baik pulalah seluruh amalnya.

Dikisahkan, Al-Habib Salim bin Ahmad Al-Attas pernah bertanya kepada Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi (pengarang Kitab Maulid Simthudduror), "Wahai Habib, aku ingin obat buat hatiku". Maka Al-Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi menjawab: " Obatnya hati itu adalah: 

1. Rasa lapar. 

2. Membaca Al-Qur'an. 

3. Qiyamullail (tahajjud di malam hari). 

4. Mengingat kematian

 5. Husnuzzhon (berprasangka baik) kepada kaum muslim dan orang lain.

Apabila kamu melihat seseorang muslim, yakinlah dan anggaplah ia adalah seorang wali, berprasangka baiklah kepadanya. 

Ya Allah Ya Tuhanku, Semoga kami,kel,shbt dan kel nya bisa mengamalkan 5 obat hati ini.

Aamiin aamiin aamiin yaa robbal'alamin 

Tuesday, December 30, 2025

Sabar Itu Ibadah, Ikhlas Itu Rahasia

Assalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.

Hadirin yang dirahmati Allah, banyak orang kuat menahan lapar saat puasa, tapi tidak kuat menahan emosi.

Banyak yang rajin beramal, tapi berat menjaga keikhlasan.

Padahal, sabar itu ibadah, dan ikhlas itu rahasia antara hamba dan Allah.

1. Sabar Adalah Ibadah Besar

Allah berfirman:

Arab

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Latin

Yā ayyuhalladzīna āmanū ista‘īnū biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma‘aṣ-ṣābirīn.

Artinya

“Wahai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.”

(QS. Al-Baqarah: 153)

📌 Artinya:

Sabar bukan pasrah

Sabar adalah ibadah aktif, menahan diri karena Allah

Rasulullah ﷺ bersabda:

Arab

وَمَا أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنَ الصَّبْرِ

Latin

Wa mā u‘ṭiya aḥadun ‘aṭā’an khairan wa awsa‘a minaṣ-ṣabr.

Artinya

“Tidak ada pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada kesabaran.”

(HR. Bukhari dan Muslim)


2. Ikhlas Itu Rahasia Hati

Allah berfirman:

Arab

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ

Latin

Wa mā umirū illā liya‘budullāha mukhliṣīna lahud-dīn.

Artinya

“Mereka tidak diperintahkan kecuali agar beribadah kepada Allah dengan ikhlas.”

(QS. Al-Bayyinah: 5)

Ikhlas itu tidak butuh pengakuan,

tidak menunggu pujian,

dan tidak kecewa jika tak dihargai.

📌 Ikhlas itu:

1. Bekerja meski tak dilihat

2. Berbuat baik meski tak disebut

3. Sabar meski tak dipuji


3. Ikhlas, Amalan Rahasia yang Dijaga Allah

Rasulullah ﷺ bersabda:

Arab

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

Latin

Innamal-a‘mālu bin-niyyāt.

Artinya

“Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

📌 Amal besar tanpa ikhlas = kosong

📌 Amal kecil dengan ikhlas = berat di timbangan

4. Contoh Nyata di Rumah Tangga

🏠 Contoh Sabar:

1. Suami pulang capek, istri tidak menyambut dengan omelan

2. Istri lelah, suami tidak menambah beban emosi

3. Orang tua sabar menghadapi anak yang sulit diatur

➡️ Semua itu ibadah, meski tak terlihat.

🏠 Contoh Ikhlas:

1. Ibu memasak, membersihkan rumah tanpa mengungkit

2. Ayah bekerja keras tanpa menuntut dipuji

Pasangan saling melayani tanpa hitung-hitungan

➡️ Itu rahasia pahala antara mereka dan Allah.

5. Contoh Nyata di Masyarakat

Sabar:

Tidak membalas fitnah

Menahan emosi saat berbeda pendapat

Tetap baik walau disakiti


Ikhlas:

Sedekah tanpa pamer

Membantu tetangga tanpa diumumkan

Aktif di masjid tanpa ingin dikenal


Penutup

Hadirin yang dirahmati Allah, sabar tidak butuh saksi manusia, dan ikhlas tidak perlu pengakuan.

Sabar itu ibadah, ikhlas itu rahasia.

Kalau Allah sudah tahu, untuk apa orang lain tahu?

Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang sabar dan ikhlas.

Wassalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.

Aku Sesuai Persangkaan Hamba-Ku

Aku sesuai persangkaan hamba-Ku, hingga bagaimana balasan mengingat Allah dibahas dalam hadits dari Kitab Riyadhus Sholihin berikut ini.

Dari Abu Hurairah ra, ia berkata bahwa Nabi SAW bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. 

Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, Aku akan mengingatnya di kumpulan yang lebih baik daripada pada itu (kumpulan malaikat).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Mengenai makna hadits di atas, Al-Qadhi ‘Iyadh rahimahullah berkata, “Sebagian ulama mengatakan bahwa maknanya adalah Allah akan memberi ampunan jika hamba meminta ampunan. Allah akan menerima taubat jika hamba bertaubat. 

Allah akan mengabulkan doa jika hamba meminta. 

Allah akan beri kecukupan jika hamba meminta kecukupan. Ulama lainnya berkata maknanya adalah berharap pada Allah (raja’) dan meminta ampunannya” (Syarh Shahih Muslim, 17:3).

Husnuzhan kepada Allah, itulah yang diajarkan pada kita dalam doa. 

Ketika kita berdoa pada Allah kita harus yakin bahwa doa kita akan dikabulkan dengan tetap melakukan sebab terkabulnya doa dan menjauhi berbagai pantangan yang menghalangi terkabulnya doa. 

Karena ingatlah bahwasanya doa itu begitu ampuh jika seseorang berhusnuzhan kepada Allah. 

Jika seseorang berdoa dalam keadaan yakin doanya akan terkabul, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” (HR. Tirmidzi)

Ya Allah Ya Tuhanku, kuatkan kami, kel, shbt dan kel nya untuk selalu berprasangka baik kepada-Mu.

Aamiin

Monday, December 29, 2025

Kerja Keras Tapi Rezeki yang Diperoleh Hanya Sedikit? Ingat Nasihat Imam Ghazali

Dalam setiap upaya atau ikhtiar yang dilakukan seorang Muslim dalam mencari rezeki, pada hakikatnya ia berada di jalan Allah SWT. 

Namun ketika rezeki yang diperoleh itu jauh di bawah ekspektasinya, maka ingatlah pesan Imam Al Ghazali. 

Allah Ta'ala berfirman :

"Dan sungguh, Kami telah menempatkan kamu di bumi dan di sana Kami sediakan (sumber) penghidupan untukmu. (Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur."(QS Al-A'raf : 10) 

Imam Ghazali menjelaskan bahwa Allah SWT menjadikan bumi sebagai nikmat untuk manusia dan menuntut syukur terhadapnya atas apa yang diberi. 

Artinya, manusia memang harus terlebih dahulu berikhtiar mencari rezeki dan penghidupan yang halal dengan tujuan rasa syukur yang perlu dihaturkan.  

Allah SWT berfirman : "Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di bumi; carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung."(QS Al-Jumuah :10) 

Setiap makhluk Allah SWT mendapatkan anugerah rezekinya masing-masing sehingga rezeki pada hakikatnya tidak akan tertukar. 

Allah SWT berfirman sebagai berikut : "Dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu."(QS At-Talaq : 3)

Ya Allah Ya Tuhanku, kuatkan kami, kel, shbt dan kel nya untuk tetap bertawakal dan berikhitiar atas rezeki kami.

Aamiin

Sunday, December 28, 2025

Ketika Rezeki Datang Sendiri kepada Pemiliknya

Dikejar semakin menjauhi, diam malah menghampiri. Ungkapan ini mungkin cocok untuk menggambarkan hubungan antara manusia dengan rezeki. Terkadang, ketika terlalu sibuk mengejar rezeki malah semakin sulit mendapatkannya. Namun sebaliknya, ketika mengejar dengan sewajarnya yang disertai tawakal kepada Allah, rezeki itu justru yang malah datang sendiri.


Rezeki tidak selalu datang karena kerasnya usaha lahir. Terkadang ada ikhtiar batin yang tak kalah penting, misalnya dengan bertawakal kepada Allah dan memasrahkan segala urusan kepada-Nya. 

Allah berfirman :

“Siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya [2]. dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu.[3]”(QS At-Thalaq : 2-3) 


Rezeki sering kali datang justru ketika hati sudah tidak lagi bergantung pada manusia, melainkan sepenuhnya berserah diri kepada Allah. 

Allah SWT menjamin rezeki setiap makhluk, namun seringkali diiringi dengan usaha spiritual dan amal saleh seperti bertawakal, istighfar (memohon ampun), sedekah, silaturahmi (menjaga hubungan baik), dan ibadah sunnah (Sholat Dhuha, doa di waktu sahur) untuk membuka pintu rezeki agar lebih mudah mengalir. 


Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, Nabi SAW bersabda:

"Siapa yang membiasakan diri memohon ampunan (beristighfar), niscaya Allah SWT memberi jalan keluar untuknya atas semua kesulitan, kelapangan atas semua keresahan, dan memberi rezeki-Nya dari tempat yang tidak diduga-duga." (HR. Abu Daud, Ibnu Majah, Ahmad)

Dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang ingin dilapangkan rizekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaknya ia menghubungkan tali kekerabatan." (HR. Bukhari)

Ketika usaha lahir telah dilakukan dan hati sepenuhnya mengharapkan pertolongan Allah, maka rezeki bisa datang dengan cara yang tak terduga.

Ya Allah Ya Tuhanku, berilah rezeki yang tak terduga kepada kami, keluarga, sahabat dan keluarga nya atas usaha lahir batin yang sudah kami lakukan.

Aamiin