Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, malam ini kita masih diberi umur hingga memasuki tahun yang baru.
Namun perlu kita sadari bersama, setiap pergantian tahun bukan hanya angka yang bertambah,
tetapi usia yang berkurang.
Satu tahun berlalu artinya satu tahun lebih dekat ke kubur.
Pergantian Waktu Adalah Ketetapan Allah
Allah Subhanahu wa Ta‘ala berfirman:
﴿وَهُوَ الَّذِي جَعَلَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ خِلْفَةً لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يَذَّكَّرَ أَوْ أَرَادَ شُكُورًا﴾
Latin:
Wa huwal-ladzī ja‘alal-laila wan-nahāra khilfatan liman arāda an yadzdzakara aw arāda syukūrā.
Artinya:
“Dialah Allah yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau ingin bersyukur.”
(QS. Al-Furqan: 62)
Pergantian tahun bukan sekadar perayaan, tapi peringatan.
Setiap Jiwa Pasti Menuju Kematian
Allah Ta‘ala berfirman:
﴿كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ﴾
Latin:
Kullu nafsin dzā’iqatul maut.
Artinya:
“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian.”
(QS. Ali ‘Imran: 185)
Tidak ada yang bisa menolak:
tua-muda, kaya-miskin, pejabat atau rakyat biasa.
Orang Cerdas Menurut Rasulullah ﷺ
Rasulullah ﷺ bersabda:
الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ
Latin:
Al-kayyisu man dāna nafsahū wa ‘amila limā ba‘dal maut.
Artinya:
“Orang yang cerdas adalah orang yang menghisab dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah mati.”
(HR. Tirmidzi)
Tahun baru seharusnya menjadi momen muhasabah, bukan sekadar pesta.
Contoh Real di Masyarakat
1. Resolusi Dunia Tanpa Resolusi Akhirat
Banyak orang menulis target: rumah, kendaraan, jabatan.
Tapi jarang yang menulis:
“Shalat tepat waktu, taubat, berhenti ghibah.”
2. Rumah Duka Tak Pernah Libur
Saat kita bersorak menyambut tahun baru,
di sudut kota ada keluarga yang justru menyambut kematian.
3. Kuburan Terus Terisi
Setiap tahun, liang lahat bertambah,
tapi yang berkunjung untuk mengambil pelajaran masih sedikit.
Bekal Apa yang Paling Dibutuhkan?
Allah mengingatkan:
﴿وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى﴾
Latin:
Wa tazawwadū fa inna khairaz-zādittaqwā.
Artinya:
“Berbekallah, dan sebaik-baik bekal adalah takwa.”
(QS. Al-Baqarah: 197)
Bukan saldo yang dibawa ke kubur,
tapi shalat, sedekah, akhlak, dan taubat.
Penutup
Sdfku, yang dirahmati Allah,
Jika hari ini kita masih diberi umur,
itu bukan jaminan besok masih ada.
Maka sebelum tahun berikutnya datang,
siapkan bekal sebelum liang lahat menunggu.
Semoga tahun baru ini bukan hanya pergantian kalender,
tetapi pergantian arah hidup menuju Allah.
Doa
اللَّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ وَاجْعَلْ أَعْمَارَنَا فِي طَاعَتِكَ
Artinya:
“Ya Allah, akhirilah hidup kami dengan husnul khatimah dan jadikan umur kami dalam ketaatan kepada-Mu.”
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.






No comments:
Post a Comment