Slider

Slider
teguhpriyanto. Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Pengantar

Ini blog bisnis dan pendidikan...
Mohon bantuannya untuk koreksi dan perbaikan serta tambahan materi....
Jangan lupa untuk like blog ini dengan cara klik G+ warna biru...
Mari berkembang dan maju bersama...terima kasih

Technology

Technology

Games

Games

Saturday, April 11, 2026

Orang yang Kita Sakiti, Bisa Jadi Penghalang Surga Kita

 *“Orang yang Kita Sakiti, Bisa Jadi Penghalang Surga Kita”*

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh. 

Kadang kita ini rajin ibadah… sholat jalan, puasa jalan… Tapi hati orang lain kita “tabrak terus”… 😅

Padahal bisa jadi… yang menghalangi kita masuk surga bukan kurangnya ibadah… tapi banyaknya hati yang kita sakiti…

📖 Dalil Utama

1. Hadits tentang orang bangkrut (muflis)

Arab: إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلَاةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ، وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا، وَقَذَفَ هَذَا، وَأَكَلَ مَالَ هَذَا، وَسَفَكَ دَمَ هَذَا، وَضَرَبَ هَذَا...

Latin: Innal muflisa min ummati ya’ti yaumal qiyamah bi shalatin wa shiyamin wa zakah, wa ya’ti qad syatama hadza, wa qadzafa hadza, wa akala maala hadza, wa safaka dama hadza, wa daraba hadza...

Artinya: “Sesungguhnya orang bangkrut dari umatku adalah yang datang pada hari kiamat dengan shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia datang dengan dosa karena mencaci, menuduh, memakan harta, menumpahkan darah, dan memukul orang lain…”

(HR. Muslim)

➡️ Pesan kuat:

Ibadahnya banyak… tapi habis untuk membayar orang yang dia sakiti.

2. Tentang kezaliman

Arab: الظُّلْمُ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Latin: Az-zulmu zulumaatun yaumal qiyamah

Artinya: “Kezaliman itu adalah kegelapan pada hari kiamat.”

(HR. Bukhari dan Muslim)

➡️ Menyakiti orang = bentuk kezaliman.

💔 Contoh Real di Kehidupan

1. Dalam rumah tangga

Suami mungkin rajin ke masjid… tapi lisannya kasar kepada istri… Istri menangis tiap malam…

➡️ Hati-hati… air mata itu bisa jadi tuntutan di akhirat.

2. Di lingkungan kerja

Atasan yang sering merendahkan bawahan… atau rekan kerja yang suka menjatuhkan…

➡️ Mungkin kita lupa… tapi yang disakiti tidak lupa… dan Allah tidak pernah lupa.

3. Dalam keluarga

Anak yang membentak orang tua… atau saudara yang memutus silaturahim…

➡️ Bisa jadi… bukan dosa besar yang menjatuhkan kita… tapi sakit hati orang terdekat.

😢 Ilustrasi Menyentuh

Bayangkan nanti di akhirat… Kita sudah capek-capek bawa pahala… tiba-tiba satu orang datang:

“Ya Allah… dia dulu menyakiti saya…”

➡️ Pahala kita dipindahkan…

➡️ Sampai habis…

➡️ Bahkan dosa mereka diberikan ke kita…

Na’udzubillah…

🌱 Solusi / Amalan

Segera minta maaf Jangan tunggu lebaran ... kalau salah, langsung minta maaf.

Jaga lisan Nabi bersabda:

“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam.”

Sering introspeksi Tanya diri: “Hari ini, ada nggak hati yang saya sakiti?”

Doakan orang yang pernah kita sakiti Minimal:

“Ya Allah, maafkan aku dan dia…”

✨ Penutup

Hadirin yang dimuliakan Allah…

Masuk surga itu tidak hanya soal hubungan dengan Allah… tapi juga hubungan dengan manusia… Jangan sampai… kita rajin sujud… tapi gagal masuk surga… karena terlalu banyak hati yang kita lukai…


Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Lakukan Amalan Ini untuk Merubah Takdir

Iman atau percaya kepada Qodho dan Qodar alias takdir atau nasib merupakan bagian dari Rukun Iman dalam Islam.

Takdir adalah ketentuan Allah SWT berdasarkan pertimbangan terbaik dari Allah SWT dan hal terbaik bagi hamba-Nya.


Berikut ini ini tiga amal atau perbuatan yang bisa mengubah takdir buruk menjadi takdir baik, mengubah nasib buruk yang semula ditetapkan Allah menjadi nasib baik, berdasarkan hadits-hadits shahih dari kitab Shaihain dan Bulughul Maram.

*1.Amal Kebaikan.*

Rasulullah saw menegaskan :

"Beramallah kamu sekalian, karena beramal (berbuat kebaikan/ibadah) akan mengubah sesuatu yang buruk yang telah ditentukan-Nya padamu" (HR. Bukhori dan Muslim).


“Tiada yang dapat menambah umur seseorang, selain (amal) kebaikan.” (HR. Ahmad dan Thabrani)


*2. Sedekah*

 Selain manambah harta dan membuat harta jadi berkah, sedekah pun bisa mengubah takdir atau nasib.

Rosulluloh bersabda :

"Sesungguhnya sedekah itu dapat memadamkan kemarahan Allah dan menolak ketentuan yang buruk.” (HR. Tirmidzi).


“Bersegeralah bersedekah, karena bala tidak pernah mendahului sedekah.” (HR. Thabrani).


“Sesungguhnya sedekah dan silaturahim itu dapat menambah umur dan menolak ketentuan buruk yang tidak disukai dan ingin dijauhi.” (HR. Abu Ya’la Alhambali).


*3. Doa*

Doa adalah senjata kaum mukmin, Doa harus mengiringi atau diiringi usaha dan tawakal. Kekuatan doa sangat besar karena ia adalah permohonan kepada Yang Maha Besar, yakni Allah SWT.

Rosulluloh bersabda :

“Tiada yang bisa menolak takdir Allah, kecuali doa.” (HR. Tirmidzi, Hakim, Ahmad, dan Ibnu Majah).


Ya Allah Yang Maha Suci berilah kemampuan kpd kami, kel, shbt dan kel nya melaksanakan tiga amal yang bisa mengubah takdir buruk kami menjadi takdir baik.

Aamiin

Friday, April 10, 2026

4 Tanda-Tanda Orang yang Celaka

Ada 4 tanda orang yg celaka :

*1.Sabda Rosulluloh SAW*

"Suka melupakan dosa masa lalu, padahal dosa itu tersimpan di sisi Allah"

Sifat lupa selalu menempel pada manusia. Allah menciptakan sifat lupa karena hendak membimbing hamba-Nya.

Dlm suatu hadis disebutkan bahwa bila Allah menghendaki kebaikan hamban-Nya, maka Ia selalu mengingatkan tentang aib (cacat) hamba tersebut dalam hidupnya.

" Jika Allah SWT menghendaki kebaikan bagi seorang hamba-Nya maka Dia akan memberi kepandaian dalam agama, menjadikan zuhud di dunia dan memperlihatkan aib-aib (cacat) dirinya"(HR Abu Naim)


*2. Rosulluloh saw bersabda :*

"Suka membangga-banggakan kebaikan yang telah lalu, padahal ia tidak tahu apakah kebaikannya itu diterima atau tidak"


*3. Sabda Rosululloh*

" Dalam urusan dunia ia suka melihat orang yang lebih tinggi"

Firman Allah SWT " Dan celakalah bagi orang yg kafir, yaitu orang yg lebih menyukai kehidupan dunia daripada kehidupan akherat"(QS Ibrahim : 2-3)


*4. Rosulluloh bersabda* 

" Dalam urusan agama ia suka melihat kpd orang yg lebih rendah"

Firman Allah SWT " ...Maka berlomba-lombalah dalam kebaikan..."(QS Al Baqarah :148)


Ya Allah Yang Maha Merajai, jagalah kami, kel, shbt dan kel nya agar tidak tergolong orang2 yang celaka, dan berilah kemampuan untuk berbuat amal kebaikan.

Aamiin

Thursday, April 9, 2026

3 Jenis Gaya Berbicara yang Dibenci Rasulullah SAW

Rasulullah SAW bersabda:

: “Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh kedudukannya daripadaku pada hari Kiamat ialah orang yang banyak bercakap tanpa manfaat, orang yang suka memperolok atau merendahkan orang lain dan orang yang sombong dalam percakapannya”.( HR al-Tirmidzi)


Dari hadis ini, kita bisa menjumpai 3 karakter yang tidak disukai oleh Rasulullah:

*1.“Thartharun”* ; 

 Orang yang suka bercakap panjang lebar tanpa faedah, banyak berceloteh, atau gemar mencelah percakapan orang lain tanpa adab. Mereka biasanya ingin mendominasi perbualan dan kurang menghormati orang lain yang turut ingin bercakap.


*2. “Mutasyaddiqun”* ;  

 Golongan ini berbicara dengan nada meremehkan, memperolok-olokkan, atau merendahkan orang lain. Mereka mungkin menggunakan kata-kata kasar atau menyindir untuk menjatuhkan martabat orang lain.


*3. “Mutafayhiqun”* ;    

 Golongan yang suka bercakap besar, memuji-muji diri sendiri, atau menonjolkan kelebihan mereka dengan sombong. Percakapan mereka biasanya bertujuan untuk mencari perhatian dan mengagungkan diri sendiri.


Ya Allah Yang Maha Penyayang, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya menghindari 3 cara bicara yang dibenci Rosulullah.

Aamiin.

KUNCI HIDUP BAHAGIA

Agar kita merasakan hidup penuh kebahagiaan, hal-hal yang bisa kita lakukan adalah “menjaga hati” yaitu :


*1. Tidak membenci*

Janganlah kebencian menjadikan pudarnya persaudaraan sesama muslim.


(QS. Al - Hujarat : 10)

Yang artinya :

"Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat". 


*2. Tidak berkeluh kesah*

Orang-orang yang beriman jangan mudah berkeluh kesah atas segala sesuatu yang menimpanya, karena apa yang kita alami adalah sebuah proses yang harus dilalui, agar menjadi lebih dewasa.


(QS.Ali Imran : 200)

Yang artinya :

"Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung".


*3. Berprasangka baik (positive thinking)*

Kita harus senantiasa berpikir positif meskipun kerap ditimpa musibah. Karena menyadari bahwa Allah tidak pernah memberi cobaan melebihi kekuatan kita.


(QS. Al Baqarah : 286)

Yang artinya : 

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya, ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya…"


*4. Selalu memberi*

Jadilah orang yg selalu memberi karena ketika kita memberi akan ada 2 kebahagiaan yaitu kebahagian pada yg memberi dan kebahagian pada yang diberi.


(HR. Bukhari Muslim)

Rosulullah berdabda : Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah. Dan mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. Dan sebaik-sebaik sedekah adalah yang dikeluarkan dari orang yang tidak membutuhkannya.

Barangsiapa menjaga kehormatan dirinya maka Allah akan menjaganya dan barangsiapa yang merasa cukup maka Allah akan memberikan kecukupan kepadanya.


YA Allah berikanlah kemampuan kepada kita untuk dapat melaksanakan hal hal tersebut


Aamiin Ya Robbal Alaamiin

Tuesday, April 7, 2026

Keutamaan Akhlak Terpuji Sesuai Hadist

Secara bahasa akhlak seseorang diartikan sebagai budi pekerti yang dimiliki oleh seseorang terkait dengan sifat-sifat yang ada pada dirinya. 

 Firman Allah SWT

"Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu

 mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat.(QS Shad : 46)


Beberapa keutamaan memiliki akhlak yang terpuji antara lain

*1.Berat timbangannya diakhirat*

Rasulullah SAW 

"Tidak ada sesuatu yang diletakkan pada timbangan hari kiamat yang lebih berat daripada akhlak yang mulia, dan sesungguhnya orang yang berakhlak mulia bisa mencapai derajat orang yang berpuasa dan shalat. (HR Tirmidzi)


*2. Dicintai Rasul SAW*

Dari Jabir RA; Rasulullah SAW  bersabda:

"Sesungguhnya yang paling aku cintai dari kalian dan yang paling dekat tempatnya dariku di hari kiamat adalah yang paling mulia akhlaknya, dan yang paling aku benci dari kalian dan yan paling jauh tempatnya dariku di hari kiamat adalah yang banyak bicara, angkuh dalam berbicara, dan sombong" (HR Tirmidzi)


*3. Memiliki kedudukan yang tinggi*

Rasul SAW bersabda

“Tidak ada kemelaratan yang lebih parah dari kebodohan dan tidak ada harta (kekayaan) yang lebih bermanfaat dari kesempurnaan akal. Tidak ada kesendirian yang lebih terisolir dari ujub (rasa angkuh) dan tidak ada tolong-menolong yang lebih kokoh dari musyawarah. Tidak ada kesempurnaan akal melebihi perencanaan (yang baik dan matang) dan tidak ada kedudukan yang lebih tinggi dari akhlak yang luhur. Tidak ada wara’ yang lebih baik dari menjaga diri (memelihara harga dan kehormatan diri), dan tidak ada ibadah yang lebih mengesankan dari tafakur (berpikir), serta tidak ada iman yang lebih sempurna dari sifat malu dan sabar. (HR. Ibnu Majah dan Ath-Thabrani)


*4.Dijamin rumah di surga*

Dari Abu Umamah ra; Rasulullah SAW  bersabda:

"Saya menjamin sebuah rumah tepi surga bagi orang meninggalkan debat sekalipun ia benar, dan sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang tidak berbohong sekalipun hanya bergurau, dan rumah di atas surga bagi orang yang mulia akhlaknya".(HR Abu Daud)


Ya Allah As Shabuur, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya membentuk akhlak mulia agar mendapat keutamaannya..Aamiin

Monday, April 6, 2026

Amal tertahan karena dosa sosial

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillahi rabbil ‘alamin…

Segala puji bagi Allah yang telah memberi kita kesempatan beribadah… Sholat, puasa, sedekah…

Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ…

Kadang kita merasa sudah rajin ibadah Puasa jalan… sholat jalan… sedekah juga kadang jalan 😄

Tapi ada satu yang sering “tidak jalan”…

👉 hubungan dengan sesama manusia…


Ada satu hal yang sering tidak kita sadari:

👉 Amal kita bisa tertahan… bukan karena kurang ibadah… tapi karena dosa sosial


📖 Dalil 1: Amal Tidak Naik Karena Permusuhan

تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ... فَيُقَالُ: أَنْظِرُوا هَذَيْنِ حَتَّى يَصْطَلِحَا

Latin:

Tuftaḥu abwābul-jannati yaumal-itsnaini wal-khamīs… fa yuqālu: anẓirū hādzaini ḥattā yaṣṭaliḥā

Artinya:

“Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis… lalu dikatakan: tangguhkan (amal) dua orang yang bermusuhan sampai mereka berdamai.” (HR. Muslim)

💡 Makna

👉 Amal kita bisa “ditahan”…

Bukan karena kurang sholat… Tapi karena masih ada konflik dengan sesama

📖 Dalil 2: Bahaya Menyakiti Orang Lain

الْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

Latin:

Al-muslimu man salimal muslimūna min lisānihi wa yadih

Artinya:

“Seorang muslim adalah yang orang lain selamat dari lisan dan tangannya.” (HR. Bukhari & Muslim)

👉 Artinya:

Kalau lisan kita masih menyakiti… Maka kualitas keislaman kita dipertanyakan…

📖 Dalil 3: Orang Bangkrut di Akhirat

يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلَاةٍ وَصِيَامٍ... وَقَدْ شَتَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا...

Latin:

Ya’tī yaumal-qiyāmati biṣalātin wa ṣiyāmin… wa qad syatama hādzā wa ḍaraba hādzā…

Artinya:

“Dia datang di hari kiamat membawa sholat, puasa… tapi dia pernah mencaci, memukul, menzalimi orang lain… maka pahalanya diambil untuk mereka…” (HR. Muslim)

💔 Pesan Keras

👉 Ibadah banyak…

👉 Tapi habis dibagi ke orang lain…

Karena dosa sosial…


🏡 Contoh Nyata di Masyarakat

1️⃣ Tetangga Tidak Saling Sapa

Sholat rajin…

Tapi tetangga sebelah tidak disapa berbulan-bulan 😔

👉 Amal naik… tapi tertahan karena hati belum bersih

2️⃣ Mulut Tajam di Grup WA

Di grup WA: sindiran, nyinyir dan menyakitkan

👉 Jempol aktif… tapi pahala terkikis 😔

3️⃣ Durhaka Orang Tua

Rajin ibadah…

Tapi masih membentak ibu…

👉 Ini dosa sosial yang sangat berat

4️⃣ Suami Istri Tidak Harmonis

Di luar baik…

Di rumah kasar…

👉 Amal di luar bagus… tapi rusak di dalam rumah


Kadang kita ini:

👉 di masjid suaranya lembut…

👉 di rumah suaranya… speaker aktif 😄

Ini yang perlu diperbaiki…


🌟 Pesan 

Allah tidak hanya melihat: berapa banyak kita sholat, berapa lama kita puasa

Tapi juga melihat:

👉 bagaimana kita memperlakukan sesama manusia

💡 Solusi

Mulai hari ini:

🤝 Selesaikan konflik

💬 Jaga lisan

❤️ Lunakkan hati

🙏 Mudah memaafkan


“Jangan sampai kita capek ibadah… Tapi bangkrut di akhirat… karena tidak menjaga hubungan dengan sesama…”

🤲 Doa Penutup

 اللهم طهر قلوبنا من الحقد، وألسنتنا من الكذب، وأعمالنا من الرياء، واجعلنا من عبادك الصالحين

Latin: Allāhumma ṭahhir qulūbanā minal ḥiqd, wa alsinatanā minal kadzib, wa a‘mālanā minar riyā’, waj‘alnā min ‘ibādikaṣ-ṣāliḥīn

Artinya: “Ya Allah, bersihkan hati kami dari dendam, lisan kami dari dusta, amal kami dari riya, dan jadikan kami hamba-hamba-Mu yang shalih.”

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh