Slider

Slider
teguhpriyanto. Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Pengantar

Ini blog bisnis dan pendidikan...
Mohon bantuannya untuk koreksi dan perbaikan serta tambahan materi....
Jangan lupa untuk like blog ini dengan cara klik G+ warna biru...
Mari berkembang dan maju bersama...terima kasih

Technology

Technology

Games

Games

Saturday, May 2, 2026

Seorang Mukmin Tidak Akan Melakukan Kesalahan yang Sama

Dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi saw. beliau bersabda: “Seorang mukmin itu tidak akan terperosok ke dalam lubang yang sama dua kali.” (HR. Al-Bukhari).


Terkadang ketika kita mengulangi kesalahan yang sama, kita sering bergumam dalam hati “manusia adalah tempatnya salah dan lupa”. 

Sekilas kalimat tersebut terlihat sungguh biasa. Namun adakah yang menyadari jika kalimat tersebut bisa bernilai posistif dan bermakna tauhid manakala dijadikan sebagai bentuk pengakuan kita sebagai manusia yang lemah, manusia yang cenderung berbuat salah, manusia tanpa daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Alloh SWT

Dengan pengakuan itu kita menjadikannya sebagai sarana bermuhasabah dalam menyelami kelemahan diri lalu kemudian memperbaikinya.

Allah selalu memberi ampunan pada setiap hamba yang datang kepada-Nya, sebab Allah Maha Pengampun. Bahkan untuk seseorang yang melampaui batas sekalipun. 

Firman Allah Ta'ala :

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" (QS Az-Zumar :54)

Ya Allah Yang Maha Pemberi Karunia, lindungi kami, kel, shbt dan kel nya membuat suatu kesalahan yang sama, Engkau jaga kami dan ampuni kami..Aamiin.

Thursday, April 30, 2026

Ada Pintu Syurga di Rumah Kita

Kisah Teladan


Belajarlah dari pengalaman kebaikan dan kesalahan orang lain, karena kita tidak pernah cukup waktu untuk mendapatkan semuanya seorang diri.

Seorang sahabat Nabi yang mulia Iyas bin Mu'awiyah menangis sejadi-jadinya ketika salah satu dari anggota keluarganya meninggal, maka seseorang bertanya: "Mengapa Anda menangis sedemikian rupa"?

Maka dijawab: "Tidaklah aku menangis karena kematian, karena yang hidup pasti akan mati, akan tetapi yang membuatku menangis karena dahulu aku memiliki dua pintu ke syurga, maka tertutuplah satu pintu pada hari ini dan tidak akan di buka sampai hari kiamat, aku memohon kepada Allah agar aku bisa menjaga pintu yang ke dua". Ternyata yang meninggal adalah Ibu yang dicintainya.

Sahabat Syurgaku.. Kedua orang tua adalah dua pintu menuju syurga, yang kita dapat menikmati bau harumnya setiap pagi dan petang, Rasulullah bersabda: "Orang tua adalah pintu syurga yang paling tengah, maka jangan sia-siakanlah pintu itu atau jagalah ia". (HR. Tirmidzi)

Pintu syurga yang paling tengah, yang paling indah, yang paling elok. Maka masihkah engkau sia-ssiakan pintu itu? Bahkan engkau haramkan dirimu untuk memasukinya?

Rasulullah bersabda: "Celaka, celaka, celaka.. dikatakan pada beliau, siapa wahai Rasulullah.

Maka beliau bersabda: "Siapa saja yang menjumpai kedua orang tuanya, baik salah satu atau kedua-duanya di kala mereka lanjut usia, akan tetapi (perjumpaan tersebut) tidak memasukannya ke syurga. (HR. Muslim)

Semangat bermuamalah dan beribadah.. Semoga Allah Ta'ala memberikan kita kesempatan untuk berbakti kepada kedua orang tua kita, dan dikumpulkan kita bersama mereka di syurga-Nya yg penuh kenikmatan.. Aamiin..

Wednesday, April 29, 2026

Amalan Pembuka Rezeki yang Berkah dalam Hidup Sehari-hari

Rezeki dapat diartikan sebagai segala bentuk keberlimpahan materi dan non-materi yang diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-Nya.

*1.Menjaga Tali Silaturahmi*

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa ingin dilapangkan pintu rezeki untuknya dan dipanjangkan umurnya hendaknya ia menyambung tali silaturahmi.” (HR. Bukhari) 


*2. Meningkatkan Kualitas Ibadah*

Allah SWT berfirman, “Dan Kami mengadakan timbangan keadilan untuk hari kiamat, maka janganlah seseorang itu merugikan dirinya sendiri. Dan jika ada kebaikan seberat biji zarrah, niscaya Kami akan memperolehnya (balasan) dan Kami cukup dengan (menghitung) segala amal-amal perbuatan.”(QS Al Anbiya: 47).


*3. Menjaga Perilaku dan Akhlak Baik*

Allah SWT berfirman, “Dan sesungguhnya engkau berbudi pekerti yang agung.”(QS Al-Qalam:4) 

Ayat ini merujuk kepada akhlak yang mulia yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam kehidupan sehari-hari, kita perlu meneladani akhlak beliau yang penuh dengan kasih sayang, kejujuran, dan keadilan. Dengan menjaga perilaku dan akhlak yang baik, kita akan memperoleh simpati dan kepercayaan dari orang lain, yang pada gilirannya membuka peluang rezeki yang lebih luas.


*4. Selalu Bersyukur dan Mengucap Alhamdulillah*

Hal ini dijelaskan dalam firmanNya: “Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”(QS Ibrahim:7) 


Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang Allah pakaikan baginya kenikmatan hendaklah banyak mengucapkan Alhamdulillah. Barangsiapa yang banyak dosanya hendaklah beristighfar kepada Allah. Dan barangsiapa yang lambat datang rezekinya hendaklah banyak mengucapkan la hawla wala quwwata illa billah (tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).” (HR at-Thabrani)


*5. Rajin Bersedekah*

Allah Swt berfirman, “Katakanlah: “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya).” Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.”(QS Saba:39) 

Nabi SAW bersabda, “Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim). 


Ya Allah Yang Membentuk Rupa, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya menjalankan amalan pembuka rezeki yang berkah.... Aamiin.

Tuesday, April 28, 2026

Antara dua tangisan: Lahir disambut, mati diantar

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh. 

Pernahkah kita merenung: hidup kita diawali tangis, diakhiri pun dengan tangis. Lahir kita disambut tangis bahagia. Mati kita diantar tangis kehilangan. Di antara dua tangisan itu, apa yang sudah kita lakukan?

1. Hidup Adalah Ujian, Mati Adalah Kepastian

Allah berfirman:  

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا  

_Allażī khalaqal-mauta wal-ḥayāta liyabluwakum ayyukum aḥsanu ‘amalā_  

*Artinya: "Dialah yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya."* — QS. Al-Mulk: 2


Kita lahir bukan untuk selamanya di dunia. Kita hadir untuk diuji. Lahir kita disambut adzan di telinga kanan, iqamah di telinga kiri. Itu isyarat: hidupmu dimulai dengan panggilan shalat, maka isilah hidup dengan shalat. Dan nanti saat mati, kita dishalatkan. 4 takbir, tanpa ruku dan sujud. Seakan Allah berkata: "Shalatmu sudah selesai."


2. Setiap Jiwa Pasti Merasakan Mati

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ  

_Kullu nafsin żā`iqatul-maut_  

*Artinya: "Setiap yang bernyawa akan merasakan mati."* — QS. Ali Imran: 185


Rasulullah ﷺ bersabda:  

أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ يَعْنِي الْمَوْتَ  

_Akṡirū żikra hāżimil-lażāt ya’nī al-maut_  

*Artinya: "Perbanyaklah mengingat pemutus kelezatan, yaitu kematian."* — HR. Tirmidzi no. 2307, hasan

Kenapa harus diingat? Supaya kita tidak terlena. Kain kafan tidak punya saku. Gelar tidak dibawa ke liang lahat. Yang ikut cuma 3: sedekah jariyah, ilmu bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakan — HR. Muslim.


3. Bekal Terbaik Adalah Takwa

وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى  

_Wa tazawwadụ fa inna khairaz-zādit-taqwā_  

*Artinya: "Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa."* — QS. Al-Baqarah: 197


Hasan Al-Bashri berkata: _"Wahai anak Adam, engkau hanyalah kumpulan hari. Jika satu harimu berlalu, maka hilanglah sebagian dirimu."_

Contoh Real yang Menyentuh:

Kisah 1: Tangis yang Berbeda

Ada bayi lahir di RS. Satu ruangan penuh tangis bahagia. Ayah sujud syukur, ibu meneteskan air mata haru, kakek-nenek adzan di telinga si bayi. 60 tahun kemudian, orang yang sama wafat. Di ruangan yang sama, tangis kembali pecah. Tapi kali ini tangis kehilangan. Yang membedakan: tangis pertama karena "dia datang", tangis kedua karena "dia pergi". Pertanyaannya: antara datang dan pergi, apakah kita meninggalkan jejak kebaikan?


Kisah 2: Pemuda yang "Merasa Masih Lama"

Seorang pemuda 22 tahun, rajin nongkrong, shalat bolong-bolong. Saat dinasihati ia jawab, "Santai, masih muda. Taubat nanti kalau udah tua." Qadarullah, 1 minggu kemudian ia kecelakaan dan wafat. Ibunya yang cerita sambil nangis: "Andai anak saya tahu umurnya cuma sampai 22 tahun, mungkin dia tidak menunda shalat."  

Kain kafan tidak nanya umur di KTP, jamaah.


Kisah 3: Yang Diantar dengan Doa

Tahun 2023 di Solo, seorang tukang becak wafat. Beliau tidak kaya, rumah ngontrak. Tapi saat jenazahnya lewat, puluhan anak yatim mengantar sambil baca Quran. Ternyata tiap hari ia sisihkan 2 ribu dari penghasilannya untuk traktir makan anak yatim. Lahirnya dulu mungkin biasa saja. Tapi matinya diantar doa. Itulah husnul khatimah.

Kita tidak bisa memilih kapan lahir. Kita juga tidak bisa memilih kapan mati. Tapi kita bisa memilih: mau dikenang sebagai apa di antara dua tangisan itu.

Rasulullah ﷺ bersabda:  

الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ  

_Al-kayyisu man dāna nafsahū wa ‘amila limā ba’dal-maut_  

Artinya: "Orang yang cerdas adalah yang menghisab dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian." — HR. Tirmidzi


Mari hitung amal kita hari ini. Jika malam ini kita dipanggil, cukupkah bekal kita? 

Semoga Allah wafatkan kita dalam keadaan husnul khatimah, diantar dengan doa, bukan dengan umpatan.  

اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا حُسْنَ الْخَاتِمَةِ  

_Allāhummarzuqnā ḥusnal-khātimah_  

Artinya: "Ya Allah, karuniakan kami akhir yang baik."


Wallahu a’lam bish-shawab.  

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Monday, April 27, 2026

Cara Berdzikir yang Paling Disukai Allah Ta'ala

Dzikir merupakan sebaik-baik amalan yang paling suci. Rasulullah Saw menegaskan dalam sabdanya: “Tidakkah kalian ingin kuberitahu tentang sebaik-baik amalan yang paling suci di sisi Tuhan kalian, paling tinggi menyertai derajat kalian, lebih baik dari menafkahkan emas dan perak, juga lebih baik dari musuh yang membunuh (di antara kalian) lalu kalian membunuhnya? Para sahabat menjawab “tentu saja, Ya Rasulullah”. Nabi berkata “berdzikir kepada Allah Taala” (HR Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Tirmidzi)


Sedangkan cara berzikir yang paling disukai, Allah firmankan dalam beberapa surat Al-Qur'an , antara lain:

*1. Dengan cara rendah diri*

 Allah Ta'ala berfirman : Katakanlah (Muhammad), "Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, ketika kamu berdoa kepada-Nya dengan rendah hati dan dengan suara yang lembut?" (Dengan mengatakan), "Sekiranya Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur." (QS Al Anam : 63). 


*2. Dengan suara lembut*

 Allah Ta'ala berfirman: "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS Al Araf :55).


*3. Dengan rasa takut kepada Allah*

Allah Ta'ala berfirman: "Dan ingatlah Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, pada waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lengah." (QS Al Araf: 205).


*4. Dengan tidak mengeraskan suara*  

 Allah Ta'ala berfirman: "Dan ingatlah Tuhanmu dalam hatimu dengan rendah hati dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, pada waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lengah." (QS Al Araf: 205).


Ya Allah Yang Maha Mengadakan, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya dapat istiqomah berdzikir dengan cara yang disukai Allah Ta'ala.

Aamiin.

Sunday, April 26, 2026

5 Alasan Utama Mengapa Kita Perlu Berzikir

Berzikir adalah ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam, dengan makna mendalam dan luas. Secara bahasa, zikir berarti mengingat, menyebut, atau peringatan. Dalam konteks Islam, zikir berarti mengingat Allah SWT dengan menyebut nama-Nya.


Lalu, apa saja alasan yang dapat kita jadikan landasan untuk senantiasa berzikir? Berikut adalah lima alasan utama diantaranya.

*1. Berzikirlah karena kita beriman kepada Allah SWT*

Allah SWT berfirman :

“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras…” (Q.S. al-Hadid: 16).


*2. Berzikirlah karena kita merasa penuh dengan dosa*

Allah SWT menjelaskan mengenai peran dzikir di dalam Al-Qur’an yaitu,

“…, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Q.S. al-Ahzab: 35).


*3. Berzikirlah karena kita perlu bersyukur*

Firman Allah Ta'ala :

“Dan ingatlah, ketika Tuhanmu memaklumkan: ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu; tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih’.” (Q.S. Ibrahim: 7).


*4. Berzikirlah karena kita punya nafsu untuk diatur*

Allah SWT berfirman di dalam Al-Qur’an yaitu,

“Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (Q.S. an-Nisa: 103).


*5. Berzikirlah karena setan selalu membersamai kita*

Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda,

“Tidaklah duduk suatu kaum yang berzikir nama Allah melainkan dinaungi oleh para malaikat, dipenuhi mereka oleh rahmat Allah SWT dan diberi ketenangan kepada mereka.” (HR. Muslim, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

Ya Allah Yang Maha Pencipta, mampukan kami, keluar, shbt dan kel nya senantiasa diberi taufik dan hidayah untuk selalu berzikir kepada-Mu.

Aamiin