Slider

Slider
teguhpriyanto. Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Pengantar

Ini blog bisnis dan pendidikan...
Mohon bantuannya untuk koreksi dan perbaikan serta tambahan materi....
Jangan lupa untuk like blog ini dengan cara klik G+ warna biru...
Mari berkembang dan maju bersama...terima kasih

Technology

Technology

Games

Games

Saturday, July 18, 2026

Teman Duduk yang Baik

Ibnu Bathal muslithal rahimahullah berkata, “Hendaklah teman dudukmu adalah orang yang membuatmu zuhud terhadap dunia dan membuatmu cinta kepada akhirat dan jauhilah engkau berteman dengan pencari dunia yang sibuk dengan obrolan karena mereka dapat merusak agama dan hatimu” (Hilyatul Auliya7/82).


Syaikh Muqbil rahimahullah menasehati kaum muslimah :

“Bersemangat untuk bergaul dengan para wanita yang salihah karena mereka akan menambah keimanan, ilmu, dan ketajaman pandangan.” (Gharatul Asyrithah 2/474) 


Ketika telah mendapatkan sahabat yang salihah maka bersabarlah dengannya dalam ketaatan pada Allah ta’ala. Allah ta’ala berfirman:

“Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap wajah-Nya.” (QS. Al-Kahfi: 28)

Hasal Al Bashri rahimahullah berkata:

“Perbanyaklah berteman dengan orang-orang yang beriman karena mereka memiliki syafaat pada hari kiamat.” (Ma’alimut Tanzil 4/268)

Begitu berharganya sahabat karena mereka bisa memberimu manfaat di dunia sekaligus di akhirat, maka cari, dan peganglah erat-erat.


Ya Allah Yang Maha Pemberi Keadilan, berilah kami, kel, shbt dan kel nya mendapatkan teman duduk yang baik, yang kelak di hari kiamat akan menolong kami ... Aamiin

Friday, July 17, 2026

Senyum, Sedekah, dan Istighfar: Amal Ringan yang Berat di Timbangan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Alhamdulillāhi Rabbil 'ālamīn. Segala puji bagi Allah SWT yang masih memberikan kita iman, Islam, kesehatan, dan kesempatan untuk memperbanyak amal sebelum datang hari ketika amal tidak dapat lagi ditambah. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, para sahabat, dan seluruh pengikut beliau hingga akhir zaman.


Banyak orang berpikir bahwa untuk masuk surga harus melakukan amal-amal yang besar. Padahal Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa ada amal-amal yang sangat ringan dilakukan, tetapi sangat berat timbangannya di akhirat, yaitu senyum, sedekah, dan istighfar.

Jangan pernah meremehkan amal kecil. Sebab yang kecil menurut kita, bisa jadi sangat besar di sisi Allah.


1. Senyum adalah Sedekah

Rasulullah ﷺ bersabda:

تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ

Tabassumuka fī wajhi akhīka laka ṣadaqah.

Artinya:

"Senyummu kepada saudaramu adalah sedekah."

(HR. Tirmidzi)


Betapa mudahnya.

Tidak perlu uang.

Tidak perlu harta.

Cukup wajah yang ramah.

Kadang ada orang yang sedang sedih. Ketika kita menyapanya dengan senyum dan salam, hatinya menjadi tenang. Mungkin senyum itulah yang dicatat Allah sebagai amal besar.


2. Sedekah Tidak Harus Banyak

Allah berfirman:

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ

Matsalulladzīna yunfiqūna amwālahum fī sabīlillāhi kamatsali ḥabbatin anbatat sab'a sanābil.

Artinya:

"Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir..."

(QS. Al-Baqarah: 261)


Allah melipatgandakan pahala sedekah.

Bukan besarnya yang Allah lihat.

Tetapi keikhlasan hati.


3. Istighfar Membuka Pintu Rahmat

Allah berfirman:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ۝ يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا ۝ وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ

Faqultustaghfirū rabbakum innahū kāna ghaffārā. Yursilis-samā'a 'alaikum midrārā. Wa yumdidkum bi-amwālin wa banīn.


Artinya:

"Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat kepadamu, memperbanyak harta dan anak-anakmu..."

(QS. Nuh: 10–12)


Istighfar bukan hanya menghapus dosa, tetapi juga mengundang keberkahan hidup.

Hadis yang Menggetarkan

Rasulullah ﷺ bersabda:

كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ، ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ، حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ: سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

Kalimatāni khafīfatāni 'alal-lisān, tsaqīlatāni fil-mīzān, ḥabībatāni ilar-Raḥmān: Subḥānallāhi wa biḥamdih, Subḥānallāhil-'Aẓīm.


Artinya:

"Ada dua kalimat yang ringan di lisan, tetapi berat dalam timbangan dan dicintai Allah Yang Maha Pengasih, yaitu: 'Subhanallahi wa bihamdih, Subhanallahil 'Azhim'."

(HR. Bukhari dan Muslim)


Contoh Nyata

Seorang nenek berusia 75 tahun tidak mampu lagi bekerja berat.

Setiap selesai salat Subuh beliau duduk di teras rumah.

Siapa pun yang lewat selalu disapa dengan senyum.

Beliau sering berkata,

"Monggo mampir, semoga sehat selalu."


Beliau juga memasukkan uang Rp2.000 setiap hari ke kotak sedekah di masjid.

Sambil berjalan atau memasak beliau terus beristighfar:

"Astaghfirullāhal-'Aẓīm wa atūbu ilaih."


Orang mungkin menganggap amalnya kecil.

Tetapi bisa jadi amal itulah yang lebih berat timbangannya daripada amal besar yang tidak ikhlas.


Kisah Sahabat

1. Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu 'anhu

L

Abu Bakar terkenal sangat lembut kepada siapa pun. Wajahnya penuh senyum, lisannya lembut, dan hartanya banyak digunakan untuk bersedekah, termasuk membebaskan Bilal bin Rabah dari perbudakan.

Beliau tidak hanya kaya harta, tetapi juga kaya senyum dan kasih sayang.


2. Kisah Seorang Pelacur yang Diampuni Allah

Rasulullah ﷺ menceritakan bahwa ada seorang wanita yang memberi minum seekor anjing yang kehausan.

Karena amal kecil itu dilakukan dengan penuh kasih sayang, Allah mengampuni dosa-dosanya.

(HR. Bukhari dan Muslim)


Kalau memberi minum seekor anjing saja dapat mengundang ampunan Allah, apalagi senyum kepada sesama, sedekah kepada fakir miskin, dan istighfar yang tulus setiap hari.

Renungan Menyentuh Hati


Kelak di Padang Mahsyar...


Mungkin kita akan terkejut.

Ada seseorang yang tidak terkenal.

Bukan ustaz besar.

Bukan pejabat.

Bukan orang kaya.

Tetapi timbangannya sangat berat.


Mengapa?

Karena semasa hidupnya ia tidak pelit tersenyum.

Tidak pelit bersedekah.

Tidak bosan beristighfar.


Sementara kita...

Mungkin pernah memiliki banyak harta.

Tetapi sulit berbagi.

Wajah selalu cemberut.

Lisan jarang memohon ampun kepada Allah.


Penutup

Mulai hari ini mari kita biasakan tiga amalan sederhana:

Tersenyumlah kepada siapa pun karena itu sedekah.

Bersedekahlah walaupun sedikit, karena Allah melihat keikhlasannya.

Perbanyak istighfar, karena kita semua adalah pendosa yang membutuhkan ampunan Allah.


Penutup 

> "Boleh jadi pada hari kiamat nanti, yang memberatkan timbangan amal kita bukanlah harta yang banyak, bukan jabatan yang tinggi, tetapi senyum yang tulus kepada sesama, sedekah yang ikhlas meski sedikit, dan istighfar yang tak pernah putus dari lisan. Jangan remehkan amal kecil, karena Allah mampu menjadikannya jalan menuju surga."

Semoga Allah menjadikan wajah kita penuh senyum yang membawa kedamaian, tangan kita ringan bersedekah, lisan kita selalu basah dengan istighfar, dan menutup hidup kita dengan husnul khatimah.

Aamiin ya Rabbal 'alamin.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Allah Tidak Pernah Mengambil Tanpa Memberi

Salah satu keyakinan terindah dalam Islam adalah bahwasanya Allah Ta’ala tidak mengambil sesuatu kecuali Dia akan memberi yang lebih baik. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Siapa saja dari hamba yang tertimpa suatu musibah, lalu ia mengucapkan, “Inna lillahi wa inna ilaihi rooji’un. Allahumma’jurnii fii mushibatii wa akhlif lii khoiron minhaa (Segala sesuatu adalah milik Allah dan akan kembali kepada-Nya. Ya Allah, berilah ganjaran terhadap musibah ang menimpaku dan berilah ganti dengan yang lebih baik)” (HR. Muslim)


Bagi siapa pun yang sedang kehilangan, ketahuilah bahwa luka ini bukan akhir dari segalanya. Ini adalah bagian dari perjalanan menuju Allah.


Dan bagi yang mungkin masih sulit menerima nasihat seperti ini, itu wajar. Karena kehilangan tidak bisa disembuhkan dengan kata-kata, tetapi dengan waktu, doa, dan kedekatan kepada Allah. Namun percayalah, suatu hari nanti kita akan memahami bahwa apa yang telah Allah ambil, bukan untuk menyakiti kita. Akan tetapi, itu untuk mengganti dengan sesuatu yang lebih baik. Mungkin bukan di dunia… tetapi pasti di akhirat.


Ya Allah Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan, beri kekuatan kpd kami, kel, shbt dan kel nya untuk bisa menerima apapun ketentuan-Mu... Aamiin

Tuesday, July 14, 2026

Mari Saling Menasehati, Agar Dicintai Allah Ta'ala

Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan agar seorang muslim dapat saling memberi nasehat tentang kebenaran syariat Islam. Allah Ta'ala juga mencintai sesama muslim yang saling menasehati. 

Melalui Al-Qur'an yang disampaikan melalui Nabi Muhammad Rasulullah Saw, sebelum orang Islam jatuh pada kerugian di akhirat maka harus diingatkan tentang kebenaran.


Sebagaimana firman Allah Ta'ala : "Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran." (QS. Al 'Ashr, 1-3) 


Begitulah Al-Qur'an mewahyukan. Begitulah Hadis mengajarkan. Agama itu adalah berisi ilmu-ilmu untuk saling menasehati. Agama Islam adalah agama nasehat. Semua sendi dalam agama Islam adalah nasehat. Dan setiap kita dalam agama ini, akan senantiasa menasehati dan dinasehati. 


Sebagaimana dalam hadis dari Tamim Ad Dariy radhiyallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Agama adalah nasehat”. Para sahabat bertanya: “Untuk siapa?”. Beliau menjawab: “Untuk Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimin dan umat muslim seluruhnya” (HR. Muslim). 

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya." (HR. Muslim)


Ya Allah Yang Maha Pemberi Balasan, mampukan kami, kel, shbt dan kel nya bisa saling menasehati dalam kebaikan dan bisa menerima nasehat demi kebaikan... Aamiin.

Monday, July 13, 2026

Harta Terbaik

Banyak macam harta di dunia ini. Tetapi ada yang terbaik, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:    

“Harta terbaik adalah lisan yang berdzikir, hati yang bersyukur dan istri mu’minah yang membantu keimanannya (suami).” (HR. Tirmidzi)


Merujuk sabda Rasulullah di atas harta terbaik itu ada tiga :

*1. Lisan yang selalu berdzikir*

Ketika lisan selalu berdzikir, disaat itulah Allah akan senantiasa mengingat dia. Sebagaimana Allah Ta’ala berfirman: 

“Karena itu, ingatlah kamu kepada‐Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada‐Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)‐Ku.” (QS. Al‐Baqarah: 152)


*2. Hati yang bersyukur* 

Hati yang bersyukur kepada Allah SWT adalah hati yang mengakui bahwa semua nikmat yang yang ia peroleh berasal dari Allah SWT. Hati yang bersyukur kepada Allah SWT, hati yang senantiasa qanaah dengan yang Allah berikan kepadanya walaupun sedikit.

Hatinya mencukupkan diri dari pemberian Allah. Ia tahu pasti bahwa Allah telah menetapkan yang terbaik baginya.

Ia merasa kaya dengan apa yang dia punya.


*3. Istri Shalihah*  

Istri yang membantu ia untuk metaati Allah SWT. Itulah seindah‐indah perhiasan dunia yang

Rasulullah disebutkan dalam haditstnya

“Dunia adalah perhiasan dan sebaik‐baik perhiasan adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim)

Al‐Imam Al‐Bazzar meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW kedatangan seorang wanita yang ingin bertanya kepadanya karena ada kebutuhan. Lalu Rasulullah bersabda kepadanya: “Apakah kamu memiliki suami?” Wanita itu menjawab, “punya wahai Rasulullah” Kata Rasulullah, “bagaimana sikap kamu terhadap suamimu?” Wanita itu berkata, “Aku terus bersungguhsungguh untuk mentaati suamiku keculi aku yang tidak mampu ya Rasulullah” Maka Rasulullah saw bersabda “Lihatlah oleh kamu bagaimana kamu dimata suamimu, karena suamimu adalah surga atau nerakamu” (HR. Ahmad)


Ya Allah Yang Maha Penerima Taubat, berilah kami, kel, shbt dan kel nya harta terbaik sesuai sabda Rasulullah...Aamiin.

Sunday, July 12, 2026

Kenali 7 Sifat Perusak Ukhuwah Islamiyah

Ukhuwah Islamiyah merupakan anugerah terindah dari Allah kepada umat Islam. Jika dinilai dengan materi, maka tak ada satupun materi di dunia ini yang dapat menandingi keindahannya, kendatipun dihimpun dari berbagai penjuru dunia.


Dai lulusan Al-Azhar Mesir Ustaz Rikza Maulan Lc MAg mengungkapkan ada tujuh sifat perusak ukhuwah Islam yang harus dihindari setiap muslim.

Tujuh sifat ini sebagaimana diterangkan Nabi dalam hadis berikut: Dari Abu Hurairah berkata, bahwa Rasulullah saw, bersabda: "Jauhilah prasangka buruk, karena prasangka buruk adalah ucapan yang paling dusta. Janganlah mencari-cari isu; janganlah mencari-cari kesalahan; janganlah saling bersaing; janganlah saling mendengki; janganlah saling memarahi; dan janganlah saling membelakangi (memusuhi). Akan tetapi, jadilah kalian hamba-hamba Allah yang saling bersaudara." (HR. Muslim)


Inilah tujuh sifat perusak ukhwah Islam :

*1. Dzan*

adalah prasangka buruk, yaitu berprasangka yang menjadi sumber dari segala bentuk keretakan ukhuwah Islamiyah. 

*2. Tahassus*

 Yaitu saling mencari-cari aib atau isu yang sedang menimpa saudaranya sesama muslim, yang sebenarnya bukan menjadi urusannya. 

*3. Tajassus*

 Sifat negatif dimana seseorang suka Mencari-cari kesalahan yang dilakukan oleh orang lain sesama muslim. 

medso

*4. Tanafus* 

Yaitu saling bersaing, saling mengejar, seperti bersaing dalam kekayaan, kendaraan, jabatan, dsb serta ketidaksukaan apabila saudaranya sesama muslim mendapatkan yang lebih baik dari dirinya. 

*5. Tahasud*

Yaitu saling hasad (saling dengki); suka terhadap keburukan dan musibah yang menimpa saudaranya, dan berduka atas kebaikan yang didapatkan muslim lainnya. 

*6. Tabaghud* 

Yaitu saling marah, saling emosi, berbalas komentar yang kasar dan kotor, baik perkataan yang langsung maupun via medsos. 

*7. Tadabur* 

Yaitu saling membelakangi, saling membuang muka, saling tidak bertegur sapa, saling menghindar satu sama lainnya


Ya Allah Yang Maha Penderma, berilah kekuatan kpd kami, kel, shbt dan kel nya dari sifat² yang dapat merusak ukhuwah islamiyah... Aamiin