Slider

Slider
teguhpriyanto. Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Pengantar

Ini blog bisnis dan pendidikan...
Mohon bantuannya untuk koreksi dan perbaikan serta tambahan materi....
Jangan lupa untuk like blog ini dengan cara klik G+ warna biru...
Mari berkembang dan maju bersama...terima kasih

Technology

Technology

Games

Games

Friday, February 20, 2026

Bukan Sekadar Lapar, Tapi Belajar Sabar

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang masih memberi kita nikmat iman, nikmat Islam, dan nikmat kesempatan menjalani ibadah puasa.

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita Muhammad ﷺ.

Sdrku yang dirahmati Allah…

Puasa itu bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Kalau hanya lapar, orang diet juga lapar. Kalau hanya haus, orang kerja berat juga haus. 


Tapi puasa adalah latihan sabar.

📖 1. Puasa dan Sabar Itu Satu Paket

Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ


Yā ayyuhalladzīna āmanū ista‘īnū bish-shabri wash-shalāh, innallāha ma‘ash-shābirīn.

Artinya:

"Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan dengan sabar dan shalat. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar." (QS. Al-Baqarah: 153)

Sebagian ulama menafsirkan bahwa yang dimaksud sabar di sini termasuk puasa, karena puasa adalah bentuk sabar yang paling nyata.

📖 2. Puasa Disebut Bulan Kesabaran

Rasulullah ﷺ bersabda:

الصَّوْمُ نِصْفُ الصَّبْرِ


Aṣ-ṣawmu niṣfuṣ-ṣabr.

Artinya:

"Puasa itu setengah dari kesabaran." (HR. Tirmidzi)

Kenapa? Karena dalam puasa ada:

Sabar menahan lapar

Sabar menahan emosi

Sabar menahan lisan

Sabar menahan pandangan

Sabar menahan keinginan

🌿 Bukan Sekadar Lapar

Kalau puasa hanya lapar, maka:

❌ Masih marah-marah

❌ Masih ghibah

❌ Masih mudah tersinggung

❌ Masih emosi di jalan

Maka Rasulullah ﷺ mengingatkan:

فَإِذَا كَانَ يَوْمُ صَوْمِ أَحَدِكُمْ فَلَا يَرْفُثْ وَلَا يَصْخَبْ


Fa idzā kāna yaumu shaumi aḥadikum falā yarfuts walā yashkhab.

Artinya:

"Jika salah seorang di antara kalian sedang berpuasa, maka jangan berkata kotor dan jangan berteriak-teriak." (HR. Bukhari dan Muslim)

Puasa bukan hanya menahan perut, tapi juga menahan karakter buruk.

🌾 Contoh Real di Masyarakat

1️⃣ Di Rumah

Biasanya sebelum puasa, kalau anak rewel langsung naik nada.

Saat puasa? Kita belajar berkata lebih lembut.

Bukan karena lemas, tapi karena sadar: "Saya sedang latihan sabar."

2️⃣ Di Jalan

Macet, diserobot, diklakson.

Kalau tidak puasa mungkin sudah turun dari motor.

Tapi saat puasa kita ingat: "Saya sedang dididik Allah."


3️⃣ Di Kantor

Ada rekan kerja menyebalkan.

Biasanya ingin membalas.

Saat puasa kita belajar menahan, karena Allah berjanji:

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

"Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar."

Dan kalau Allah sudah bersama kita, masalah terasa ringan.

🌤️ Hikmah Besar

Kalau sebulan kita berhasil sabar…


InsyaAllah setelah Ramadhan:

Lebih tenang dalam rumah tangga

Lebih bijak dalam mengambil keputusan

Lebih adem di masyarakat

Lebih kuat menghadapi ujian hidup

Karena hidup ini tidak akan bebas dari masalah.

Tapi orang sabar selalu punya ketenangan.


🌸 Penutup

Hadirin yang dirahmati Allah…

Puasa bukan lomba siapa paling lapar.

Tapi lomba siapa paling sabar.

Karena lapar hanya terasa beberapa jam…

Tapi sabar membentuk karakter seumur hidup.

Semoga puasa kita bukan hanya menahan makan,

Tapi juga menahan amarah, menahan lisan, dan menahan ego.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.


Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

No comments:

Post a Comment