Manusia tidak pernah luput dari kekhilafan, kesalahan dan dosa.
Sebesar apapun dosa manusia, jika dia mau jujur untuk mengakui kesalahannya, kemudian bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benarnya taubat, maka ampunan dan rahmat-Nya pasti akan diberikan kepada sang hamba.
Itulah kemurahan Allah SWT kepada hamba-Nya yang beriman.
Allah SWT memang murka terhadap manusia yang kufur dan ingkar terhadap Allah dan Rasulnya. Akan tetapi perlu kita ingat bahwa Allah memiliki sifat Al ‘Afwu (Maha Pemaaf), Al Ghofur (Maha Pengampun), At Tawwab (Maha Penerima Taubat) di mana Allah maha pemaaf,
Allah SWT berfirman : "Katakanlah, "Hai hamba-hamba- Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong." (QS. Az-Zumar 53-54)
Hendaknya seorang Hamba Allah tidak berputus asa dari rahmat Allah, walaupun dosa yang telah dia perbuat begitu besar dan banyak. Karena pintu rahmat dan taubat adalah lebih luas. Allah SWT berfirman : "Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian dia mohon ampun kepada Allah, niscaya dia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. An-Nisa : 110)
Allah Ta'ala berfirman :
"Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampunan kepada- Nya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Pe-nyayang." (QS. Al-Maa'idah : 74)
Rasulullah SAW bersabda : "Penghapus dosa itu adalah penyesalan." (HR Imam Ahmad dan Ibnu Abbas)
Ya Allah Al Mujiib, ampuni atas semua dosa, salah dan khilaf kami, kel, shbt dan kel nya, ampunilah dan terimalah tobat kami... Aamiin






No comments:
Post a Comment