Slider

Slider
teguhpriyanto. Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Pengantar

Ini blog bisnis dan pendidikan...
Mohon bantuannya untuk koreksi dan perbaikan serta tambahan materi....
Jangan lupa untuk like blog ini dengan cara klik G+ warna biru...
Mari berkembang dan maju bersama...terima kasih

Technology

Technology

Games

Games

Wednesday, February 11, 2026

Kecemasan Dunia Gelapnya Hati, Kecemasan Akhirat Terangnya Hati

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh. 

Sdrku yang dirahmati Allah,

Tidak ada manusia yang benar-benar bebas dari cemas.

Yang membedakan kita hanyalah: cemas karena apa?

Ada yang cemas hartanya berkurang, cemas jabatannya hilang, cemas citranya jatuh.

Tapi ada pula yang cemas:

“Apakah shalatku diterima?”

“Apakah hidupku diridhai Allah?”

Islam mengajarkan: tidak semua kecemasan itu buruk.

Dalil Al-Qur’an: Arah Hati Menentukan Terang atau Gelap

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا نُوَفِّ إِلَيْهِمْ أَعْمَالَهُمْ فِيهَا وَهُمْ فِيهَا لَا يُبْخَسُونَ ۝ أُولَٰئِكَ الَّذِينَ لَيْسَ لَهُمْ فِي الْآخِرَةِ إِلَّا النَّارُ

Man kāna yurīdul-ḥayātad-dunyā wa zīnatahā nuwaffi ilaihim a‘mālahum fīhā wa hum fīhā lā yubkhasūn.

Ulā’ikal-ladzīna laisa lahum fil-ākhirati illan-nār.

Artinya

“Barang siapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan balasan di dunia, tetapi di akhirat ia tidak memperoleh apa-apa selain neraka.”

(QS. Hūd: 15–16)

➡️ Ayat ini mengingatkan: jika kecemasan hanya berhenti di dunia, hati akan gelap.

Dalil Hadis: Arah Kekhawatiran Seorang Mukmin

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ جَعَلَ الْهَمَّ هَمًّا وَاحِدًا هَمَّ الْآخِرَةِ، كَفَاهُ اللَّهُ هَمَّ دُنْيَاهُ، وَمَنْ تَشَعَّبَتْ بِهِ الْهُمُومُ فِي أَحْوَالِ الدُّنْيَا، لَمْ يُبَالِ اللَّهُ فِي أَيِّ أَوْدِيَتِهَا هَلَكَ

Man ja‘alal-hamma hamman wāḥidan, hamma al-ākhirah, kafāhullāhu hamma dunyāh,

wa man tasya‘abat bihil-humūmu fī aḥwālid-dunyā, lam yubālillāhu fī ayyi awdiyatihā halak.

Artinya

“Barang siapa menjadikan akhirat sebagai satu-satunya kecemasannya, Allah akan mencukupkan urusan dunianya. Dan barang siapa kecemasannya terpecah dalam urusan dunia, Allah tidak peduli di lembah mana ia binasa.”

(HR. Ibnu Mājah)

Makna Kultum

🔹 Cemas dunia → hati gelap

Karena dunia tidak pernah memberi rasa cukup.

🔹 Cemas akhirat → hati terang

Karena kecemasan ini mendorong taubat, amal, dan perbaikan diri.


Contoh Nyata di Kehidupan

1. Kecemasan Dunia (Menggelapkan Hati)

Gelisah berlebihan soal gaji, sampai shalat ditunda

Takut miskin, sampai halal-haram diabaikan

Takut kalah saing, sampai iri dan dengki

👉 Akhirnya: banyak pikiran, sedikit ketenangan

2. Kecemasan Akhirat (Menerangkan Hati)

Takut shalatnya tidak khusyuk, lalu belajar memperbaiki

Takut hartanya tak berkah, lalu rajin sedekah

Takut lisannya melukai orang lain, lalu menjaga ucapan

👉 Akhirnya: hidup sederhana tapi damai

Penegasan Penting

Islam tidak melarang mencari dunia, yang dilarang adalah menjadikan dunia sebagai pusat kecemasan.

Karena dunia di tangan itu nikmat, tapi dunia di hati itu berat.


Penutup

Sdrku yang dirahmati Allah,

Jika hari ini kita cemas, cobalah bertanya pada diri sendiri:

“Kecemasanku ini mendekatkanku pada Allah… atau menjauhkanku?”

Jika kecemasan membuat kita rajin taubat, itu tanda hati sedang diterangi cahaya iman.

Semoga Allah mengalihkan kecemasan kita dari dunia yang fana menuju akhirat yang kekal.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.


Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

No comments:

Post a Comment