Salah satu syarat agar ibadah puasa kita diterima Allah Subhanahu wa ta'ala adalah menahan hawa nafsu .
Hanya saja, sebagai manusia yang banyak khilaf dan kesalahan , kita terkadang tidak mampu mengendalikan amarah dan emosi yang ada di dalam benak.
Islam telah mengajarkan kita untuk dapat menahan hawa nafsu. Salah satu cara yang selalu dianjurkan adalah dengan berwudhu. Namun, alangkah lebih baiknya jika wudhu juga dibarengi dengan melafalkan doa-doa yang bisa digunakan untuk meredam amarah atau emosi.
Berikut do’a yang dapat dilafalkan ketika kita merasa emosi atau marah : *A’uudzu billahi minas syaithanir rajiim.* Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”
Rasulullah Saw terlebih dahulu menyadari bahaya dari kondisi seseorang yang sedang dilanda amarah, oleh karena itu Rasulullah mengajarkan bagaimana cara mengatasi emosi yang sedang bergejolak di dalam batin seseorang. *Allahummaghfir lii dzambii wadzhib ghaidzho qolbii wa ajirnii minasy syaithooni*
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kemarahan hatiku dan selamatkanlah aku dari kejahatan syaitan.
Ya Allah Al Waliyy, berilah kekuatan kpd kami, kel, shbt dan kel nya untuk dapat menahan marah
selama menjalankan ibadah puasa, dan terimalah amal ibadah puasa kami.
Aamiin.






No comments:
Post a Comment