Firman Allah Ta’ala,
“ Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (QS. Ali Imron: 159).
Firman Allah Ta’ala,
“ Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (QS. Ali Imron: 159).
Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,
Sesungguhnya hasad adalah di antara penyakit hati. Inilah penyakit keumuman manusia. Tidak ada yang bisa lepas darinya kecuali sedikit sekali. Oleh karena itu ada yang mengatakan,
Bertobat merupakan sarana bagi manusia bukan saja untuk menghapus dosa tetapi juga untuk meraih pahala. Taubat terbaik adalah taubat nasuha. Taubat nasuha dilakukan melalui empat langkah : mengakui kesalahan, berhenti dari dosa, menyesali perbuatan dosa itu dan diikuti keinginan untuk tidak mengulangi perbuatan dosanya.
Banyak beramal shalih itu penting . Karena amal shalih merupakan bekal terbaik menuju kehidupan akhirat kita. Kita masuk surga bukan karena banyaknya ilmu kita, akan tetapi kita masuk surga sebab amalan shalih kita. Allah SWT berfirman:
Allah Ta’ala berfirman,
“Hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih adalah orang-orang yang berjalan di atas muka bumi dengan rendah hati dan apabila orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik” (QS. Al-Furqaan: 63).
Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh setiap Muslim untuk bisa menjadi sahabat Allah.
Pertama, jadilah Muslim yang berjiwa besar
Seorang Muslim harus menghindar dari sifat kikir dan pelit.
Allah Ta'ala berfirman :
Allah tidak hanya mencatat amal perbuatan yang kita lakukan, namun Allah juga mencatat semua pengaruh dari perilaku dan perbuatan kita.
Setiap Muslim pasti mendambakan kehidupan yang penuh keberkahan, yakni kebaikan yang melimpah (al-khair al-wafir).
Rasulullah SAW lewat beberapa hadistnya mengingatkan kepada kaum Muslimin bahwa takabur atau sombong dapat menghalangi seseorang masuk surga, sebagaimana hadits yang diriwayatkan Muslim dari Abdullah bin Mas’ud R.A. sebagai berikut: “Tidak akan masuk surga orang-orang yang dalam hatinya terdapat rasa takabur atau sombong meskipun hanya sekecil biji sawi“
Setiap anak Adam pasti memiliki dosa, Oleh karena itu seorang Muslim hendaknya mengetahui perkara-perkara yang bisa menghapus dosa tersebut supaya dia keluar dari dunia ini dalam keadaan sebersih mungkin dari dosa.
Comments