Slider

Slider
teguhpriyanto. Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Pengantar

Ini blog bisnis dan pendidikan...
Mohon bantuannya untuk koreksi dan perbaikan serta tambahan materi....
Jangan lupa untuk like blog ini dengan cara klik G+ warna biru...
Mari berkembang dan maju bersama...terima kasih

Technology

Technology

Games

Games

Friday, November 21, 2025

Ini Si Pemalu yang Dicintai Allah Ta'ala

 Allah subhanahu wa ta’ala menyukai sikap malu dan menutupi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala Maha Santun, Malu, lagi menutupi, menyukai sikap malu dan menutupi. Apabila salah seorang darimu mandi maka hendaklah ia menutupi.” (HR An-Nasa`i) Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Iman terbagi lebih dari tujuh puluh cabang, dan sikap malu satu cabang dari iman.” (HR Muslim)

Malu pada manusia terdiri dari tiga macam:

 *Pertama, malu kepada Allah*.

Jika seseorang malu kepada Allah, ia akan mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Malulah kalian kepada Allah dengan sungguh-sungguh rasa malu. Kemudian nabi ditanya, “Bagaimana caranya malu kepada Allah?” Dijawab, “Siapa yang menjaga kepala dan isinya, perut dan makanannya, meninggalkan kesenangan dunia, dan mengingat mati, maka dia sungguh telah memiliki rasa malu kepada Allah Ta'ala.


*Kedua, malu kepada manusia*

Orang yang punya rasa malu kepada manusia tidak akan berani melakukan dosa di hadapan orang lain. Jangankan dosa, melakukan kebiasaan jeleknya dia malu jika ada orang yang melihatnya. 


*Ketiga, malu kepada diri sendiri* 

Ketika orang punya malu kepada dirinya sendiri, dia tidak akan melakukan perbuatan dosa ketika sendirian. Ia malu jika ada orang yang melihat perbuatannya.

Rasulullah saw bersabda: ‘Sifat malu tidak datang kecuali dengan kebaikan.” Dan beliau juga bersabda: “Sifat malu adalah baik semuanya, atau beliau bersabda: semuanya adalah baik.” 

Maksudnya bahwa ia adalah sebab untuk menarik kebaikan kepadanya.

Ya Allah Ya Tuhanku, semoga kami, kel, shbt dan kel nya dapat berbuat kebaikan yang Engkau terima.

Aamiin aamiin aamiin yaa robbal'alamin 

Thursday, November 20, 2025

Mencintai Rasul saw itu kewajiban setiap muslim

Mencintai Rasul adalah :

 *1.Merupakan perintah Allah SWT*

*2.Bukti keimanan seseorang kepada Rasulullah SAW.*

Dasar hukum mencintai Rasulullah.


*1.Mencintai Rasulullah SAW termasuk persoalan ushuluddin (pokok agama) yang sangat menentukan kualitas iman seseorang*


*(QS. At-taubah : 24)*

Yang artinya :

*Katakanlah, Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah memberikan keputusan-Nya,* *Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik* 


*2.Rasulullah SAW lebih utama bagi setiap muslim daripada dirinya sendiri*


 *(QS. Al - Ahzab : 6)*

Yang artinya :

*Nabi itu lebih utama bagi orang-orang mukmin dibandingkan diri mereka sendiri...)*


*3.Mencintai Rasulullah SAW menyebabkan diampuni dosa dosanya*


*(QS. Ali imron : 31)*

Yang artinya :

*Katakanlah (Muhammad), Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu* *Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang*


*4.Mencintai Rasulullah SAW merupakan keimanan yg sempurna*


*(HR. Bukhari)*

Rasulullah SAW bersabda :

*Tidaklah salah seorang dari kalian beriman (dengan iman yang sempurna) sehingga aku lebih dicintai dari kedua orang tuanya, anaknya dan manusia semua*


*5. Allah SWT memuji akhlak Rasul SAW dan menjadikannya sebagai sosok teladan dan idola yang wajib diikuti.*


*(QS. Al - Qalam : 4)* Yang artinya :

*Sesunggguhnya engkau benar-benar berakhlak yang agung* 


*Semoga kita bisa mencintai Rosulullah SAW melebihi cinta kita kpd diri kita sendiri, sehingga kita diakherat nanti mendapat safaat dari beliau Nabi Muhammad SAW*

 

*Aamiin Ya Robbal Alaamiin*

Tipe Pertemanan Menurut Al Quran (2)

 Tipe pertemanan ternyata sudah diatur, bahkan Al-Qur'an telah menjelaskannya dalam berbagai ayat. 

Hal ini tentu tidak hanya ditujukan untuk muslim saja, tetapi bisa juga menjadi pertimbangan untuk memilih teman bagi umat beragama lain. 

Tipe pertemanan seperti apa saja yang ada dalam ayat-ayat Al Quran ?

*6. Qarin*

 Qarin adalah seorang teman berbagi banyak hal. Bahkan, seorang qarin dapat memiliki pemikiran yang sama dengan kita. 

Qarin bisa jadi memiliki sifat atau pemikiran yang buruk, maka dari itu kita harus bisa menjadi seorang yang baik seperti shiddiq atau sohib. Penjelasan tentang qarin dari Firman Allah SWT "Berkatalah salah seorang di antara mereka: "Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) mempunyai seorang teman" (QS As-Saffat : 51)

*7. Khalil*

Seorang yang disebut khalil merupakan kategori teman yang langka. Seorang khalil akan selalu mengingatmu meskipun mereka tidak sedang bersama denganmu. Bahkan, Nabi Ibrahim A.S. termasuk ke dalam golongan khalil. Nabi Ibrahim merupakan seorang khalil terhadap Allah SWT. Khalil dijelaskan dalam Surat An-Nisa ayat 125. "Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya." (QS An Nisa : 125)

*8. Rafiq*

 Seorang teman yang memberikan kenyamanan dan ketenangan disebut sebagai rafiq. Dia akan memberikanmu ‘ruang’ untuk menjadi dirimu sendiri. Rafiq dijelaskan dalam Surah An-Nisa ayat 69.

Firman Alloh SWT :

"Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya," (QS An Nisa : 69)

*9. Khazoul atau Khazala*

Merupakan salah satu tipe teman yang sepatutnya kita hindari. Tipe pertemanan ini adalah teman yang menemanimu, tapi akan meninggalkanmu ketika kamu sedang kesusahan. Bahkan jenis pertemanan ini termasuk dalam salah satu sifat setan. Khazoul dalam Surah Al-Furqan ayat 29.

Allah Ta'ala berfirman:

"Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia," (QS Al Furqan : 29) 

*10. Khadan*

 Ketika seorang perempuan memiliki ikatan pertemanan dengan laki-laki, ini disebut dengan Khadan. Pertemanan ini ditakutkan dapat menumbuhkan rasa cinta hingga menjerumus ke dalam zina. 

Khadan dijelaskan dalam Surah An-Nisa ayat 25.

Firman Alloh SWT : "Dan barangsiapa diantara kamu (orang merdeka) yang tidak cukup perbelanjaannya untuk mengawini wanita merdeka lagi beriman, ia boleh mengawini wanita yang beriman, dari budak-budak yang kamu miliki. Allah mengetahui keimananmu; sebahagian kamu adalah dari sebahagian yang lain, karena itu kawinilah mereka dengan seizin tuan mereka, dan berilah maskawin mereka menurut yang patut, sedang merekapun wanita-wanita yang memelihara diri, bukan pezina dan bukan (pula) wanita yang mengambil laki-laki lain sebagai piaraannya; dan apabila mereka telah menjaga diri dengan kawin, kemudian mereka melakukan perbuatan yang keji (zina), maka atas mereka separo hukuman dari hukuman wanita-wanita merdeka yang bersuami. (Kebolehan mengawini budak) itu, adalah bagi orang-orang yang takut kepada kemasyakatan menjaga diri (dari perbuatan zina) di antara kamu, dan kesabaran itu lebih baik bagimu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang". (QS An Nisa : 25)

Ya Allah Ya Tuhanku, semoga kami, kel, shbt dan kel nya bisa menjadi teman yang sesuai dalam Alquran.

Aamiin aamiin aamiin yaa robbal'alamin 

Wednesday, November 19, 2025

Shalat yang Paling Berat Bagi Orang Munafik

Saudaraku.. Dua shalat yang memiliki keutamaan yang besar adalah shalat Shubuh dan shalat Isya. Dua shalat inilah yang terasa berat bagi orang-orang munafik.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam bersabda, “Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang munafik selain dari shalat Shubuh dan shalat ‘Isya’. Seandainya mereka tahu keutamaan yang ada pada kedua shalat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walau sambil merangkak.” (HR. Bukhari: 657)

Ibnu Hajar mengatakan bahwa semua shalat itu berat bagi orang munafik sebagaimana disebutkan dalam firman Allah, “Dan mereka tidak mengerjakan sembahyang, melainkan dengan malas” (QS. At Taubah: 54)

Akan tetapi, shalat ‘Isya dan shalat Shubuh lebih berat bagi orang munafik karena rasa malas yang menyebabkan enggan melakukannya. Karena shalat ‘Isya adalah waktu di mana orang-orang bersitirahat, sedangkan waktu Shubuh adalah waktu nikmatnya tidur. (Fathul Bari, 2: 141)

Syaikh Ibnu Utsaimin rohimahulloh berkata, “Seseorang yang mengerjakan sebuah kebaikan lalu ia pun bersedekah, baik pergaulannya, baik akhlaknya, menyambung silaturahmi, dan selain dari itu tetapi dia tidak mengerjakan shalat maka semua perbuatan baiknya tersebut tidaklah bermanfaat bagi dirinya disisi Allah” (Dar’ut Ta’arudh, 1/187)

Mohon maaf atas segala salah dan kilaf.. Semangat berkarya dan beribadah.. Semoga kita diberikan kekuatan untuk bisa istiqomah menunaikan ibadah shalat dengan ikhlas dan khusyuk.

Aamiin.

Tipe Pertemanan Menurut Al Quran (1)

Tipe pertemanan ternyata sudah diatur, bahkan Al-Qur'an telah menjelaskannya dalam berbagai ayat. Hal ini tentu tidak hanya ditujukan untuk muslim saja, tetapi bisa juga menjadi pertimbangan untuk memilih teman bagi umat beragama lain.

Tipe pertemanan seperti apa saja yang ada dalam ayat-ayat Al Quran ? Berikut ulasannya: 

*1. Walli*

 Dalam berteman, pastinya kita ingin memiliki sosok yang bisa melindungi dan menolong kita dalam situasi apa pun. 

Allah Ta'ala berfirman : "Allah pelindung orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya adalah setan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan. Mereka adalah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya." (QS Al Baqarah : 257)

*2. Shaddiq atau Shiddiq* Kepercayaan menjadi poin penting dalam berteman.Ia akan selalu mendukungmu dalam setiap kesempatan. Memiliki teman yang dapat dipercaya bisa memberikan banyak manfaat, di antaranya dapat menjadi syafaat atau pertolongan. Teman yang dapat dipercaya disebutkan dalam Al-Qur'an. Firman Allah SWT "...dan dengan demikian, pasti Kami berikan kepada mereka pahala yang besar dari sisi Kami," (QS An Nisa : 69) 

*3. Sahib atau Sohib*

 atau yang biasa dikenal di Indonesia dengan sebutan sohib adalah mereka yang selalu mencoba untuk menolongmu dengan kemampuan terbaik yang ia miliki. Sohib juga selalu meluangkan waktunya untuk mendengarkan isi hatimu. Penjelasan tentang sahib atau sohib tertulis dalam Surah Al-Baqarah ayat 81-82.

"Tidaklah demikian! Barang siapa berbuat keburukan dan dosanya telah menenggelamkannya, maka mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya. (82)Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu penghuni surga. Mereka kekal di dalamnya." (QS Al Baqarah : 81-82)

*4. Walaja Waleja atau wali*

yaitu seseorang yang menjadi pembela. Seorang dengan kategori waleja dapat menjadi teman berbisnis yang baik, dapat membantumu dalam menyelesaikan masalah, dan merupakan salah satu tipe teman yang sangat dekat dengan kita. 

Firman Allah Ta'ala :

"Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan (begitu saja), padahal Allah belum mengetahui orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil teman yang setia selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan." QS At-Taubah : 16) 

*5. Bita’ana*

 Bita’ana memiliki arti teman yang dapat menjaga segala rahasiamu. Bita’ana dijelaskan pada Surah Al-Imran ayat 118.

"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu menjadikan teman orang-orang yang di luar kalanganmu (seagama) sebagai teman kepercayaanmu, (karena) mereka tidak henti-hentinya menyusahkan kamu. Mereka mengharapkan kehancuranmu. Sungguh, telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang tersembunyi di hati mereka lebih jahat. Sungguh, telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu mengerti". (QS Al Imaran : 118) 

Ya Allah Ya Tuhanku, berilah kami, kel, shbt dan kel nya mendapatkan teman sesuai dengan yang terkandung dalam Alquran.

 Aamiin

Tuesday, November 18, 2025

Senantiasa Taat dan Mingingat-Nya (Shalat Tepat Waktu)

Saudaraku.. Dalam Al-Qur'an Allah Ta'ala tidak memuji orang yang di masjid terus, yang baca qur'an terus, yang dzikir terus, tidak..!

Tapi Allah Ta'ala puji orang yang berdagang, yang bekerja, bertransaksi, tapi jika datang panggilan Allah (adzan), dia sholat..!


Allah Ta’ala berfirman, Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak pula oleh jual beli dari mengingat Allah dan mendirikan shalat dan membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang. (Mereka mengerjakan yang demikian itu) supaya Allah memberikan balasan kepada mereka (dengan balasan) yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan, dan supaya Allah menambah karunia-Nya kepada mereka. Dan Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa batas.”

_(QS. An-Nuur: 37-38)_


Ringkasan Tafsir “Laki-laki” Pada ayat ini disebut hanya laki-laki, karena merekalah yang memakmurkan masjid. Para wanita tidak diwajibkan untuk mengerjakan shalat Jumat dan shalat berjamaah di masjid.


“Yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah”, Allah mengkhususkan perniagaan di dalam ayat ini, karena perniagaanlah yang paling banyak melalaikan manusia dari mengerjakan shalat dan ketaatan, sehingga mereka tidak mendatangi masjid untuk mendirikan shalat di dalamnya.


Mohon maaf atas segala salah dan kilaf.. Semangat berkarya dan beribadah.. Semoga kita diberikan kekuatan untuk bisa taat dan istiqomah menunaikan shalat berjamaah di masjid.

Aamiin

Wednesday, November 12, 2025

Inilah Rahasia Sedekah yang Wajib Kaum Muslim Tahu!

Inilah rahasia sedekah dan ganjaran 700 kali lipat yang perlu diketahui umat muslim. Mengapa?

Karena amalan sedekah ini dapat memadamkan murka neraka Jahannam .


Diriwayatkan dari Ali radhiyallahu 'anhu ia berkata: "Rasulullah SAW bersabda: "Ketika sedekah keluar dari tangan seseorang maka sedekah itu jatuh di kuasa Allah terlebih dahulu sebelum berada di tangan orang yang menerimanya." Kemudian sedekah itu mengatakan lima kalimat, yaitu:

1. Aku adalah hal yang kecil, kemudian kamu membuatku besar. 

2. Aku adalah hal yang sedikit, kemudian kamu membuatku menjadi banyak. 

3. Aku adalah hal yang tidak disukai, kemudian kamu menyukaiku. 

4. Aku adalah hal yang akan sirna, kemudian kamu membuatku tetap ada. 

5. Kamu adalah orang yang menjagaku, maka kini aku adalah yang menjagamu.


Diriwayatkan dari Mak-hul asy-Syami bahwa ia berkata: "Ketika seorang mukmin mengeluarkan sedekah maka ia diridhoi. Kemudian neraka Jahannam mendekat dan berkata: "Ya Allah! izinkan aku bersujud syukur kepada-Mu! Sesungguhnya Engkau telah menyelamatkan salah seorang dari umat Muhammad SAW dari siksaku karena aku malu dengannya kalau aku menyiksa salah seorang dari umatnya. Wajib bagiku mentaati-Mu."


Firman Allah Ta'ala : "Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan harta-harta mereka di jalan Allah adalah seperti satu biji yang menumbuhkan 7 tunas dimana setiap satu tunasnya terdapat 100 biji. Allah akan melipat gandakan (amal) hamba yang Dia kehendaki. Dan Allah adalah Dzat Yang Maha Luas (anugerah) dan Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah: 261)


Ya Allah Ya Tuhanku, berilah kekuatan kpd kami, kel, shbt dan kel nya agar istiqomah dalam bersedekah.

Aamiin aamiin aamiin yaa robbal'alamin 

Tuesday, November 11, 2025

3 Hal yang Membuat Hati Dilanda Gundah

Idealnya seorang mukmin selalu bahagia dan jauh dari rasa gundah meskipun sejatinya kehidupannya penuh dengan masalah.


Menurut Ulama Salaf ada 3 hal membuat hati seseorang dilanda gundah. 

Ulama salaf berkata:

“Tidaklah jiwa seseorang dirundung oleh rasa gundah karena memikirkan piutang yang tidak kuasa ia bayar melainkan perasaan itu menjadikannya tidak kuasa untuk berpikir dengan jernih.” (Fathul Bari, Ibnu Hajar Al-Asqalani, 11/174)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jiwa seorang mukmin tergantung kepada hutangnya hingga dibayarkan hutangnya.” (HR. Ahmad)


Ada lagi masalah yang membuat kepala pusing dan hati penuh penyakit lantaran hal ini sangat membebani hati, yaitu penyakit hasad. Sebagian ulama mengatakan:

“Orang yang paling banyak di rundung rasa gundah adalah orang yang paling besar rasa hasadnya dan orang yang paling bahagia kehidupannya adalah orang yang paling besar rasa qona’ahnya.” (Majmu’ Rasa`il oleh Ibnu Rajab 1/67)

Allah SWT berfirman

“Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. An-Nisa`: 32)


Penyakit lain yang membuat hati resah ialah kurang mensyukuri nikmat dan merasa selalu kurang dengan karunia Allah Ta’ala. Orang yang tidak qana’ah dan selalu merasa kurang dengan pembagian rezeki akan berupaya mengejar dunia.

Penyakit inilah yang membuatnya tidak lapang dada dan tidak berprasangka baik kepada Allah Ta’ala . Allah Ta’ala berfirman:

“Dan sekiranya Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya niscaya mereka akan berbuat melampaui batas di bumi, tetapi Dia menurunkan dengan ukuran yang Dia kehendaki. Sungguh, Dia Mahateliti terhadap (keadaan) hamba-hamba-Nya, Maha Melihat.” (QS. Asy-Syura’: 27)


Ya Allah Ya Tuhanku, jauhkan kami, kel, shbt dan kel nya dari hutang, hasad, dan tidak bersyukur agar hidup kami terbebas dari perasaan gundah, gelisah.

Aamiin aamiin aamiin yaa robbal'alamin 

Monday, November 3, 2025

Lemah Lembutlah dalam Bertutur Kata

Firman Allah Ta’ala,

“ Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (QS. Ali Imron: 159).


Keutamaan bertutur kata yang baik. 

*Pertama: Sebab Mendapatkan Ampunan dan Sebab Masuk Surga*

Dari Abu Syuraih, ia berkata pada Rasulullah saw. 

“Wahai Rasulullah, tunjukkanlah padaku suatu amalan yang dapat memasukkanku ke dalam surga.” Beliau bersabda,

“Di antara sebab mendapatkan ampunan Allah adalah menyebarkan salam dan bertutur kata yang baik.”

(HR. Thobroni) 


*Kedua: Mendapatkan Kamar yang Istimewa di Surga Kelak*

Dari ‘Ali, Nabi saw bersabda, “Di surga terdapat kamar-kamar yang bagian luarnya dapat dilihat dari dalam dan bagian dalamnya dapat dilihat dari luar.” Kemudian seorang Arab Badui bertanya, “Kamar-kamar tersebut diperuntukkan untuk siapa, wahai Rasulullah?” Beliau pun bersabda,

“Kamar tersebut diperuntukkan untuk siapa saja yang tutur katanya baik, gemar memberikan makan (pada orang yang butuh), rajin berpuasa dan rajin shalat malam karena Allah ketika manusia sedang terlelap tidur.”( HR Tirmidzi dan Ahmad) 


*Ketiga: Bisa menggantikan Sedekah*

Dari Abu Hurairah, Nabi saw bersabda,

“Tutur kata yang baik adalah sedekah.”(HR Ahmad)


*Keempat: Menyelematkan Seseorang dari Siksa Neraka*

Dalilnya adalah hadits Adi bin Hatim di atas. Ibnu Baththol mengatakan, “Jika tutur kata yang baik dapat menyelamatkan dari siksa neraka, berarti sebaliknya, tutur kata yang kotor (jelek) dapat diancam dengan siksa neraka.”


*Kelima: Dapat Menghilangkan permusuhan*

Ibnu Baththal mengatakan, “Ketahuilah bahwa tutur kata yang baik dapat menghilangkan permusuhan dan dendam kesumat. Lihatlah firman Allah Ta’ala,

“Tolaklah (kejelekan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia.” (QS. Fushilat: 34-35). 


Ya Allah Ya Tuhanku, berilah kemampuan kpd kami, kel, shbt dan kel nya agar dapat bertutur kata lembut agar mendapatkan keutamaannya.

Aamiin aamiin aamiin yaa robbal'alamin 

Saturday, November 1, 2025

Adab Kebaikan

 *Adab Kebaikan*


Muhammad bin Abi Zaid al-Maliki rahimahullah mengatakan, “Ada empat hadits yang mengumpulkan semua tuntunan adab-adab kebaikan.

*Pertama:*

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, Muslim).

*Kedua:*

“Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat.”(HR Tirmidzi dan Ibnu Majah) 

*Ketiga:*

“Janganlah engkau marah.” (HR. al-Bukhari).

*Keempat:*

“Tidaklah beriman salah seorang diantara kalian, sampai ia suka sekali berbuat yang baik kepada saudaranya, sebagaimana dia suka diperlakukan baik pula oleh saudaranya.”

(HR. al-Bukhari dan Muslim).”


Ya Allah Ya Tuhanku, semogalah kami, kel, shbt dan kel nya dapat menjalani adab² kebaikan

Aamiin aamiin aamiin yaa robbal'alamin