Slider

Slider
teguhpriyanto. Theme images by kelvinjay. Powered by Blogger.

Pengantar

Ini blog bisnis dan pendidikan...
Mohon bantuannya untuk koreksi dan perbaikan serta tambahan materi....
Jangan lupa untuk like blog ini dengan cara klik G+ warna biru...
Mari berkembang dan maju bersama...terima kasih

Technology

Technology

Games

Games

Monday, December 1, 2025

Mengapa Kita Harus Bisa Menjaga Lisan Kita (Diam)

Ada 6 (enam) keutamaan diam dalam Islam

1. Ibadah yang paling ringan tapi tinggi

Rasulullah SAW. ditanya, “Siapakah Muslim yang paling utama?” Beliau menjawab,“Orang yang bisa menjaga lisan dan tangannya dari berbuat buruk kepada orang lain.” (HR. Bukhari).

Saturday, November 29, 2025

Jagalah Hak Allah Niscaya Dia Akan Menjagamu

Menjaga hak Allah artinya menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. 

Ada satu nasihat indah disampaikan Nabi shollalohu 'alaihi wasallam kepada sahabat kecil beliau Abdullah bin Abbas (Ibnu Abbas) radhiyallahu 'anhuma. 

Berikut potongan hadisnya: "Jagalah hak Allah, niscaya Allah akan menjagamu." (HR at-Tirmidzi dan Ahmad)

Secara spesifik dapat diartikan berusaha untuk mentaati syariat Allah seperti menjaga sholat 5 di awal waktu, mengeluarkan zakat, berpuasa Ramadhan, menunaikan haji, menjaga silaturahim, tidak menzalimi orang lain, dan menjauhi perkara maksiat. 

Syukur yang Mengundang Keajaiban

Alhamdulillah, pagi ini kita kembali diberi kesempatan membuka mata, menghirup udara segar, dan melangkah dalam kesehatan.

Setiap detik yang kita jalani adalah hadiah besar dari Allah, meski sering kali kita lupa menyadarinya.

Allah mengajarkan bahwa syukur adalah pintu keajaiban. Keajaiban ketenangan, keajaiban rezeki, keajaiban kemudahan hidup.

Friday, November 28, 2025

Tiga Wasiat Nabi Dalam Habluminallah dan Habluminannas

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda, “Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada. Iringilah keburukan dengan kebaikan, niscaya kebaikan tersebut akan menghapuskan (keburukan). Dan pergauilah manusia dengan akhlak yang mulia." (HR. At-Tirmidzi).

Hadits di atas mengandung 3 wasiat Nabi yang sangat penting, yakni wasiat tentang hubungan secara vertikal manusia kepada Allah (habluminallah) dan hubungan secara horizontal sesama manusia (habluminannas).

Thursday, November 27, 2025

Hati-hati Meninggalkan Ibadah karena Takut Riya, Itulah Riya!

Terkadang banyak orang tak sadar telah terjebak ke dalam riya ketika beribadah. Para ulama mengatakan, orang yang meninggalkan amal ibadah karena takut riya, itulah riya. Menurut bahasa, riya (الرياء) berasal dari kata الرؤية (ru'yah) yang artinya menampakkan. Riya adalah menampakkan ibadah atau amal kebaikan agar dilihat dan dipuji orang lain. Riya termasuk syirik kecil dan penyakit hati yang dapat menghilangkan pahala amal saleh.

Wednesday, November 26, 2025

2 (dua) Sikap yang Harus Dipenuhi Setiap Muslim agar Amal Diterima Allah SWT

 Kedua syarat tersebut dirumuskan ulama sebagai berikut, 

Pertama, Memurnikan ibadah kepada Allah semata (tauhid) dan tidak melakukan kesyirikan. 

Kedua, Mengikuti tuntunan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. 

Monday, November 24, 2025

Membaca Al-Qur'an dan Berselawat Sebelum Tidur, Perintah Rasulullah SAW pada Muslim

 Dalam kitab' Durratun Nashihin' disebutkan sebuah riwayat bahwa pada suatu malam menjelang tidur, Nabi Shallallahu alaihi wa sallam berwasiat kepada istrinya Aisyah. 

1. Bacalah Surat Al-Ikhlas tiga kali, dengan begitu seakan-akan kau mengkhatamkan seluruh Al-Qur’an. ” [Bismillaahir rahmaanir rahiim, Qulhuallaahu ahad’ Allaahushshamad’ lam yalid walam yuulad’ walam yakul lahuu kufuwan ahad’ (3x)]. 

Friday, November 21, 2025

Detik Pertama di Alam Kubur dan Pertemuan Para Kekasih Iman”?

Yuk Tahajud... Banguuuun 

Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh. 

Setiap manusia pasti memasuki satu tempat yang tidak pernah ditinggali sebelumnya: alam kubur. Alam yang sunyi… tapi justru di sanalah Allah muliakan orang beriman dan uji orang yang lalai. Hari ini kita renungkan, apa yang dialami ahli kubur pertama kali, dan apakah mereka bisa bertemu keluarga atau saudara seiman di sana.

1. Detik Pertama Masuk Kubur: Tiga Hal Besar yang Dialami Manusia

a. Didudukkan dan ditanya oleh malaikat Munkar–Nakir

Inilah momen paling menentukan.

Dalil Hadis

النَّبِيُّ ﷺ قَالَ: «إِنَّهُ إِذَا وُضِعَ الْعَبْدُ فِي قَبْرِهِ… فَيَقُولَانِ لَهُ مَنْ رَبُّكَ؟ وَمَا دِينُكَ؟ وَمَنْ نَبِيُّكَ؟»

Latin: Innahu idzā wuḍi‘a al-‘abdu fī qabrihi… fa yaqūlāni lahu: man rabbuka? wa mā dīnuka? wa man nabiyyuka?

Terjemahan: “Sesungguhnya ketika seorang hamba telah diletakkan di kuburnya… maka dua malaikat datang dan bertanya: Siapa Rabb-mu? Apa agamamu? Siapa nabimu?”

(HR. Abu Dawud)

Maknanya

Jika imannya kuat, jawaban keluar mudah seperti mengalir. Jika hidupnya lalai, lisannya terkunci — bukan karena tidak tahu, tapi karena tidak mengamalkan.

b. Kubur menjadi taman surga atau lubang neraka

Jika jawabannya benar dan amalnya baik, kuburnya lapang.

Dalil

قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: «إِنَّ الْقَبْرَ رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ، أَوْ حُفْرَةٌ مِنْ حُفَرِ النَّارِ»

Latin: Innal qabra rawḍatun min riyāḍil jannah aw ḥufratun min ḥufarin nār.

Terjemah: “Sesungguhnya kubur itu bisa menjadi taman dari taman-taman surga, atau lubang dari lubang-lubang neraka.”

(HR. Tirmidzi)

c. Ruh orang beriman diberi kenyamanan dan kabar gembira

Allah berfirman tentang orang beriman ketika wafat:

Qur’an اَلَّذِينَ تَتَوَفّٰىهُمُ الْمَلٰٓئِكَةُ طَيِّبِيْنَۙ يَقُوْلُوْنَ سَلٰمٌ عَلَيْكُمْۗ ادْخُلُوا الْجَنَّةَ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ

Latin: Alladzīna tatawaffāhumul-malāikatu ṭayyibīn, yaqūlūna salāmun ‘alaikum, udkhulul-jannata bimā kuntum ta‘malūn.

Terjemah: “Orang-orang yang diwafatkan para malaikat dalam keadaan baik; para malaikat berkata: ‘Salam sejahtera atas kalian, masuklah ke surga karena amal kalian.’”

(QS. An-Nahl: 32)

Ini menunjukkan sambutan lembut untuk ruh mukmin.

2. Apakah Ahli Kubur Bisa Bertemu Keluarga dan Orang Seiman?

Jawaban ringkas:

Ya, ada riwayat shahih bahwa ruh orang beriman saling bertemu.

Dalil Hadis


عَنْ اِبْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا:

«إِنَّ أَرْوَاحَ الْمُؤْمِنِينَ تَلْتَقِي، فَيَسْأَلُ بَعْضُهَا بَعْضًا»

Latin: Inna arwāḥal-mu’minīna taltaqī, fa yas’alu ba‘ḍuhā ba‘ḍan.

Terjemahn: “Sesungguhnya ruh-ruh orang beriman saling bertemu, dan sebagian bertanya kepada sebagian yang lain.”

(HR. Thabrani)


Penjelasannya

Ruh orang beriman berkumpul di tempat khusus namanya Illiyyin (tinggi).

Mereka saling mengenal, sebagaimana mereka dulu saling mengenal di dunia.

Mereka bertanya tentang keluarga yang masih hidup.

Dalil Qur’an tentang ruh orang saleh dikumpulkan bersama

وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُوْلَ فَاُولٰٓئِكَ مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ

Latin: Wa man yuṭi‘illāha war-rasūl fa ulā’ika ma‘alladzīna an‘amal-lāhu ‘alaihim.

Terjemah: “Siapa yang taat kepada Allah dan Rasul, mereka akan bersama orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah.”

(QS. An-Nisa: 69)

Ayat ini menjadi landasan bahwa di alam barzakh pun mereka bersama.

3. Bisakah orang yang mencintai karena iman dipertemukan?

Betul. Cinta karena Allah membuat mereka dikumpulkan kembali setelah wafat.


Dalil Hadis

قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: «الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ»

Latin: Al-mar’u ma‘a man aḥabb.

Terjemah: “Seseorang akan bersama dengan orang yang ia cintai.”

(HR. Bukhari)

Hadis ini berlaku: Di dunia, Di alam barzakh (kubur), Di akhirat Selama cintanya karena Allah, bukan karena dunia.

4. Contoh Nyata yang Menggugah

Contoh 1 — Orang tua yang wafat

Banyak keluarga bercerita, setelah ayah/ibu wafat, mereka bermimpi ayah tersenyum berkata:

“Alhamdulillah, aku tidak sendiri. Aku ditemani orang-orang baik.”

Ini sesuai dengan hadis bahwa ruh mukmin saling berkumpul dan gembira.

Contoh 2 — Para sahabat Nabi

Di antara sahabat yang wafat lebih dahulu, mereka bertemu ruh-ruh sahabat lain. Ketika sahabat berikutnya wafat, ruh-ruh itu menyambut dan bertanya:

“Bagaimana keadaan keluarga kita di dunia?”

Ini menggambarkan betapa luasnya rahmat Allah, hingga dalam kubur pun Allah tidak biarkan seorang mukmin sendirian.

Contoh 3 — Mukmin yang saling mencintai

Dua sahabat yang rajin saling mengingatkan shalat berjamaah dan sabar dalam musibah—ketika wafat, mereka akan dikumpulkan bersama di Illiyyin, saling menyemangati menunggu hari kebangkitan.


Penutup

Saudaraku yang dirahmati Allah…

Detik pertama di kubur adalah ujian besar, tetapi setelah itu bagi orang beriman adalah: ketenangan, kedamaian, pertemuan dengan sesama mukmin, dan penantian menuju surga.

Maka mari kita perbaiki iman, perbaiki amal, dan perbanyak cinta karena Allah, agar kelak ketika masuk kubur, kita tidak sendirian… tetapi disambut oleh malaikat dan sahabat-sahabat beriman.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Ini Si Pemalu yang Dicintai Allah Ta'ala

 Allah subhanahu wa ta’ala menyukai sikap malu dan menutupi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala Maha Santun, Malu, lagi menutupi, menyukai sikap malu dan menutupi. Apabila salah seorang darimu mandi maka hendaklah ia menutupi.” (HR An-Nasa`i) Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Iman terbagi lebih dari tujuh puluh cabang, dan sikap malu satu cabang dari iman.” (HR Muslim)

Malu pada manusia terdiri dari tiga macam:

 *Pertama, malu kepada Allah*.

Jika seseorang malu kepada Allah, ia akan mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Malulah kalian kepada Allah dengan sungguh-sungguh rasa malu. Kemudian nabi ditanya, “Bagaimana caranya malu kepada Allah?” Dijawab, “Siapa yang menjaga kepala dan isinya, perut dan makanannya, meninggalkan kesenangan dunia, dan mengingat mati, maka dia sungguh telah memiliki rasa malu kepada Allah Ta'ala.


*Kedua, malu kepada manusia*

Orang yang punya rasa malu kepada manusia tidak akan berani melakukan dosa di hadapan orang lain. Jangankan dosa, melakukan kebiasaan jeleknya dia malu jika ada orang yang melihatnya. 


*Ketiga, malu kepada diri sendiri* 

Ketika orang punya malu kepada dirinya sendiri, dia tidak akan melakukan perbuatan dosa ketika sendirian. Ia malu jika ada orang yang melihat perbuatannya.

Rasulullah saw bersabda: ‘Sifat malu tidak datang kecuali dengan kebaikan.” Dan beliau juga bersabda: “Sifat malu adalah baik semuanya, atau beliau bersabda: semuanya adalah baik.” 

Maksudnya bahwa ia adalah sebab untuk menarik kebaikan kepadanya.

Ya Allah Ya Tuhanku, semoga kami, kel, shbt dan kel nya dapat berbuat kebaikan yang Engkau terima.

Aamiin aamiin aamiin yaa robbal'alamin 

Thursday, November 20, 2025

Mencintai Rasul saw itu kewajiban setiap muslim

Mencintai Rasul adalah :

 *1.Merupakan perintah Allah SWT*

*2.Bukti keimanan seseorang kepada Rasulullah SAW.*

Dasar hukum mencintai Rasulullah.


*1.Mencintai Rasulullah SAW termasuk persoalan ushuluddin (pokok agama) yang sangat menentukan kualitas iman seseorang*


*(QS. At-taubah : 24)*

Yang artinya :

*Katakanlah, Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasul-Nya serta berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah memberikan keputusan-Nya,* *Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik* 


*2.Rasulullah SAW lebih utama bagi setiap muslim daripada dirinya sendiri*


 *(QS. Al - Ahzab : 6)*

Yang artinya :

*Nabi itu lebih utama bagi orang-orang mukmin dibandingkan diri mereka sendiri...)*


*3.Mencintai Rasulullah SAW menyebabkan diampuni dosa dosanya*


*(QS. Ali imron : 31)*

Yang artinya :

*Katakanlah (Muhammad), Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu* *Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang*


*4.Mencintai Rasulullah SAW merupakan keimanan yg sempurna*


*(HR. Bukhari)*

Rasulullah SAW bersabda :

*Tidaklah salah seorang dari kalian beriman (dengan iman yang sempurna) sehingga aku lebih dicintai dari kedua orang tuanya, anaknya dan manusia semua*


*5. Allah SWT memuji akhlak Rasul SAW dan menjadikannya sebagai sosok teladan dan idola yang wajib diikuti.*


*(QS. Al - Qalam : 4)* Yang artinya :

*Sesunggguhnya engkau benar-benar berakhlak yang agung* 


*Semoga kita bisa mencintai Rosulullah SAW melebihi cinta kita kpd diri kita sendiri, sehingga kita diakherat nanti mendapat safaat dari beliau Nabi Muhammad SAW*

 

*Aamiin Ya Robbal Alaamiin*