FADILAH DZIKIR KEPADA ALLAH
1. Diingat Oleh Allah
Jika kita ingat Allah maka Allah lebih ingat kepada kita
(QS. Al Baqarah : 152) Yang artinya :
FADILAH DZIKIR KEPADA ALLAH
1. Diingat Oleh Allah
Jika kita ingat Allah maka Allah lebih ingat kepada kita
(QS. Al Baqarah : 152) Yang artinya :
Allah Ta'ala berfirman :
" Maka apabila kamu telah menyelesaikan salat (mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah salat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. “ (QS An Nisa : 103)
Sebagai sesama saudara tentu saja, kita dilarang bagi sesama muslim untuk saling menjatuhkan dan saling menghina.
Islam melarang untuk menyakiti hati orang lain khususnya sesama muslim. Di dalam Al-Quran dan hadist dijelaskan banyak hal mengenai larangan untuk menyakiti hati orang lain.
Berikut adalah dalil-dalil Al-Quran agar tidak menyakiti hati orang lain.
1. Mencaci Maki Akan di Balas di Neraka
1. Untuk Beribadah kepada Allah
(QS.Az Zariyat 56), yang artinya : "Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku."
Jadi pada prinsipnya manusia hidup itu untuk ibadah, jadi seluruh kegiatan hidup bisa jadi ibadah apabila diniatkan karena ibadah.
Manusia tidak pernah luput dari kekhilafan, kesalahan dan dosa.
Sebesar apapun dosa manusia, jika dia mau jujur untuk mengakui kesalahannya, kemudian bertaubat kepada Allah dengan sebenar-benarnya taubat, maka ampunan dan rahmat-Nya pasti akan diberikan kepada sang hamba.
Itulah kemurahan Allah SWT kepada hamba-Nya yang beriman.
Sifat sombong adalah larangan keras dari Allah SWT yang termaktub dalam ayat ayat Al Qur'an antara lain :
1. (QS. Al Isra' : 37) Allah SWT Berfirman :
"Dan janganlah engkau berjalan dibumi ini dg sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi, dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung".
🟢 Pembukaan
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah ï·» yang masih memberi kita lisan untuk berkata dan hati untuk memilih: berkata benar… atau berkata dusta.
Bapak Ibu yang dirahmati Allah, Hari ini kita hidup di zaman yang aneh.
Orang jujur dianggap ada maunya. Orang lurus dibilang tidak fleksibel, yang tidak ikut arus malah disebut aneh.
Assalamualaikum Warrahmatullah Wabarakatuh.
Saudaraku yang dirahmati Allah,
Tidak ada manusia yang benar-benar bebas dari cemas.
Yang membedakan kita hanyalah: cemas karena apa?
Ada yang cemas hartanya berkurang, cemas jabatannya hilang, cemas citranya jatuh.
Tapi ada pula yang cemas:
“Apakah shalatku diterima?”
Menikmati nikmat Allah adalah dengan menggunakannya dalam perkara yang halal untuk menuju akherat.
1. Kita butuh dunia karena hidup di dunia, tetapi dunia hanyalah jembatan menuju akhirat.
Kita mencari didunia untuk bekal di akherat.
Ternyata seorang hamba yang dicintai oleh Allah itu memiliki beberapa tanda:
1. Kesalehan
Ketika Allah mencintai seorang hamba, Allah akan memberikan kekuatan kepadanya untuk menjadi hamba yang saleh.
Allah mudahkan ia untuk berbuat kebaikan maka ibarat perjalanan, kesalehan akan muncul dalam diri seseorang setahap demi setahap.
Comments