Tingkatan sikap manusia ketika menghadapi cobaan atau dalam menerima takdir Allah.
1. Marah
Tingkatan yang pertama adalah marah dengan takdir yang Allah berikan.
Tingkatan sikap manusia ketika menghadapi cobaan atau dalam menerima takdir Allah.
1. Marah
Tingkatan yang pertama adalah marah dengan takdir yang Allah berikan.
Hidup tanpa masalah adalah sesuatu yang mustahil. Karena tidak ada satu pun manusia yang akan luput dari masalah. Dunia ini memang tempatnya ujian. Siapapun yang mengaku beriman pasti akan Allah uji sesuai dengan kadar keimanannya masing-masing.
Ada beberapa cara untuk mencintai Allah Ta'ala, diantaranya :
1. Pelajari dan hayati sifat-sifat Allah.
Allah Ta'ala berfirman :
Dalam kehidupan sehari-hari, ada beberapa kalimat yang dapat menggugurkan atau menghapus dosa.
Kalimat tersebut begitu dengan mudah dapat diucapkan, namun dalam penerapannya masih sulit dijalankan.
Berikut tujuh kalimat penghapus dosa yang dirangkum Jurnal Palopo dari beberapa sumber.
Dari Abdullah bin ‘Amr bin Al Ash ra, Nabi Saw bersabda:
“Sesungguhnya Allah azza wa jalla membanggakan orang-orang yang wukuf di Arafah di depan para Malaikat-Nya, di sore hari Arafah. Allah berfirman: lihatlah para hambaku ini yang datang kepada-Ku dalam keadaan kusut masai dan penuh debu” (HR. Ahmad)
Melihat wajah Allah Ta’ala di surga adalah kenikmatan terbesar yang akan diperoleh seorang mukmin. Orang-orang yang beriman akan melihat wajah Allah Ta’ala di akhirat, melihat secara langsung dengan mata kepala mereka, sebagaimana mereka melihat bulan purnama atau melihat matahari di siang hari yang cerah tanpa tertutup awan.
Dalam dunia psikologi, perasaan kosong dan hampa (emptiness) merupakan kondisi terkait perasaan dimana seseorang tidak merasakan senang, bahagia, harapan, kepuasan, atau keinginan terhadap sesuatu dalam kehidupan.
Sebagai seorang muslim kita tentu mengetahui bahwa tujuan kita diciptakan di dunia ini adalah bukan untuk bermain-main, melainkan untuk beribadah kepada Allah.
Firman Allah SWT,
"...Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukup kan (keperluannya)." (QS at Thalaq: 2-3).
Idealnya seorang mukmin selalu bahagia dan jauh dari rasa gundah meskipun sejatinya kehidupannya penuh dengan masalah.
Menurut Ulama Salaf ada 3 hal membuat hati seseorang dilanda gundah.
Pertama yaitu lelah dalam berjihad di jalan Allah SWT.
"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.” (QS Taubah: 111).
Kedua lelah dalam berdakwah menyampaikan syiar agama sesuai ajaran alquran dan hadits Rasul.
Comments